Jodohku Gebetan Temanku

Jodohku Gebetan Temanku
positif


__ADS_3

Adzan subuh sudah berkumandang, Darra terbangun dan bergegas untuk mengambil air wudhu tapi perut nya lagi-lagi kurang bersahabat,ia memuntahkan isi perutnya ke kloset berkali-kali,hingga terasa sedikit lega ,ia mulai duduk di atas bath up dengan pandangan menerawang,


"Harusnya seminggu yang lalu aku udah haid,tapi kok kali ini telat ya?"tanya Darra dalam hati


Dan ternyata Rizki mendengar semua nya dari balik pintu,


"Sayang,kamu baik-baik aja?"tanya Rizki dengan mengetuk pintu


"Iya bang tenang,sebentar lagi aku keluar!"teriak Darra dari dalam kamar mandi


Darra pun keluar dan sudah mengambil air wudhu,


"Tunggu aku ,kita jama'ah"


"Iya bang"


Dan pemandangan ini adalah do'a yang selalu Darra panjatkan,bisa berjamaah bersama suami.


Mereka menunaikan nya dengan khusyuk, diakhiri dengan Darra yang mencium tangan Rizki,


"Bang,aku nanti mau ke apotik sebentar boleh?"


"Mau beli apa,biar pesen aplikasi aja"


"Masa beli 1 biji aja pake aplikasi sih bang!"


"Yaudah aku yang beli,mau beli apa?"


"Test pack aja kok"


"Test pack,yakin kamu?"


"Ya biar yakin makanya aku beli alat itu,aku juga sebenarnya ragu bang dan aku gak mau akhirnya kamu kecewa dengan hasilnya"


"Sayang denger aku,aku ga peduli dan aku tunggu kabar baik itu Sampai kapanpun"


Darra hanya bisa memeluk suami tercinta nya karena ia tak bisa berkata-kata lagi tapi hal itu pun terjadi lagi,


Uweeeekkkkk!


Darra mengeluarkan isi perutnya yang hanya air tepat dibaju Rizki,


"Aduh sayang maafin aku,sini aku bersihin"


"Udah kamu tiduran ayo aku bantu"ucap Rizki dengan membuka baju nya dan mengangkat tubuh darra ke atas ranjang


"Aku minta tolong ambilin air putih hangat bang"


"Iya sayang,terus apa lagi?"


Darra hanya menggeleng dengan memejamkan mata dan Rizki bergegas menuruni anak tangga untuk mengambil air,tak butuh waktu lama Rizki sudah membawa air hangat tapi Darra terlelap.


"Kasihan kamu sayang,muka kamu juga pucet"ucap Rizki dalam hati dengan mengusap pipi Darra


Rizki turun kembali menuju dapur dan membuat sarapan untuk Darra,kali ini ia membuat nasi goreng dan tak lama kemudian nasi goreng pun siap,dia pun membawa nya penuh semangat,


Tiba dikamar Rizki meletakan sepiring nasi goreng di nakas samping ranjang dan ponselnya berbunyi,


Mama calling...


"Assalamualaikum mah?"


"Waalaikum salam,Rizki kamu kesini gak?"

__ADS_1


"Rizki kesitu mah nanti agak siangan karena Darra masih kayak semalam dan Rizki khawatir juga ninggalin nya"


"Ya ampun,ya udah kamu jaga Darra aja karena orangtuanya sisi juga sebentar lagi sampai"


"Oke oke mah,kabarin Rizki kalo ada apa-apa"


"Siap sayang,kamu jangan lupa bawa Darra juga ke dokter ya karena mama khawatir juga!"


"Iya mah, yaudah Rizki tutup dulu"


Selesai percakapan mereka, Rizki bergegas turun dan mengendarai motor balap nya menuju Apotek 24jam membeli pesanan Darra,


Sementara itu Darra yang tengah tertidur, mendengar bunyi ponselnya berdering,


Rio calling...


"Halo Rio?"


"Halo Ra,Lo dimana kok gue telepon Rizki gak diangkat-angkat ya?"


"Gue dirumah Yo, Rizki ada kok emang kenapa?"


"Ini gue udah mau sampe tapi gue balik ke Bogor dulu nemuin ortu,nanti Lo shareloc rumah sakitnya"


"Astaga iya Yo nanti gue bilang Rizki juga ya"


"Sip,yaudah gue tutup dulu ya"


Sambungan terputus, Darra lanjut menelpon suaminya yang dia kira ada dilantai bawah.


Tak ada jawaban , Darra lanjut menelpon dengan menuruni anak tangga sambil mencari-cari sekeliling rumahnya.


Dan akhirnya telepon tersambung,


"Halo sayang,kenapa?"


"Aku diapotik beli pesanan kamu"


"Emang ada yang buka masih jam 06.00 gini!"


"Apotik 24jam banyak Darra!!"


"Yaudah cepetan pulang aku mau ngomong!"


"Iya iya!"


"Perasaan emang dia dari tadi ngomong,apa tadi lagi buang angin?hahaha"gumam Rizki dengan tertawa kecil


Sampailah didepan rumah ,Rizki langsung beranjak masuk ,dia melihat istrinya sedang menikmati nasi goreng di meja makan,


"Lho kok disini kamu makan nya,udah enakan emang?"


"Udah kok bang,mana pesanan ku?"


"Nih aku beli dua"


"Aku pesen satu kok beli dua sih bang!"


"Ya kalo meragukan kan masih ada satu"


"Ini alat canggih bang,bukan janji laki-laki yang suka meragukan!hehe"ucap darra dengan tertawa


"Oh jadi kamu ragu sama aku ?"

__ADS_1


"Aku ga bilang kamu,dan laki-laki jutaan didunia ini huh sensitif!"seru darra meninggalkan Rizki yang duduk dikursi meja makan


"Mau kemana kamu?"


"Tunggu disitu,aku gak lama!"teriak darra


Tak lama Darra keluar dari kamar mandi dekat dapur dengan wajah penuh haru menghampiri Rizki dan duduk disebelahnya,


"Kenapa Ra ,kamu abis ngapain sih?"


"Lihat ini bang"ucap darra menunjukan hasil testpack


Rizki pun menerima dan melihat nya,walaupun dia tidak tahu cara mengetahui dan membedakan hasilnya,


"Yaudah kamu jangan sedih gitu,mungkin belum rezeki sayang"imbuh Rizki dengan memeluk istrinya itu dengan lembut


"Gimana aku gak terharu kalo hasilnya positif!"seru Darra


"Hah!"seru Rizki melepas pelukan nya


"Ya aku percuma tunjukin ke kamu,kamu ga bisa bedain ternyata"


"Ya aku mana pernah pake itu, ada-ada aja kamu!"


"Emang kamu dari kemarin ngajak perang!"


"Emang boleh sayang kalo lagi hamil?"tanya Rizki dengan memainkan alisnya turun naik


"Hah?"


"Becanda sayang,jangan marah-marah ah masih pagi"


"Astaga!"


"Apah si sayang ngagetin aja deh!"


"Rio telepon tadi dan dia juga telepon kamu"


"Masa,coba aku cek"


"Iya dia udah mau sampe ,dan kamu mesti shareloc alamat RS nya"


Rizkipun mengirim pesan pada Rio,


("Gue udah share loc tuh,Lo ketemuan aja sama gue kalo berangkat karena bokap gue belum tahu hal ini"


("Oke thanks bro")


Selesai mengirim pesan ,Rizki beranjak ke kamarnya dan diikuti Darra dibelakangnya,Rizki bergegas mandi dan memakai baju yang sudah disiapkan oleh Darra,


"Bang,kamu ke rumah sakit jam berapa?"


"Tadinya aku udah izin ke mama untuk jagain kamu aja disini,tapi karena Rio datang hari ini aku harus ke sana"


"Aku ikut!"


"Mau ketemu Rio?kalo mau ketemu biar nanti Rio aku ajak kesini"


"Kenapa sih kamu masih sensitif sama dia,aku kesana mau jenguk sisi bang!"


"Sayang,aku bukan sensitif atau cemburu atau apalah itu,tapi aku takut kamu kenapa-kenapa"


"Aku kuat bang,aku tuh lagi hamil bukan lagi sakit"

__ADS_1


"Astaga,yaudah ayo sekalian kita cek kandungan kamu"


"Ide bagus!"


__ADS_2