
malam ini Rizki begitu merasa rapuh, bagaimana kesungguhannya tak dipercaya dan diragukan atas alasan masalalunya yang telah hilang begitu saja karena kehadiran darra.
malam ini ,diteras rumah dia menyendiri ditemani kopi dan sebatang rokok, ya Rizki memang nyaris tak terlihat seorang perokok,namun jika puncak ketenangan nya tidak stabil dia melampiaskan dengan cara itu.
ada pesan masuk namun bukan dari darra yang diharapkannya,melainkan grup alumni fakultasnya yang men-share info pendaftaran dan syarat ikut test untuk beasiswa S2 di kampusnya dulu.
entah apa Rizki dengan pikiran nya yang sibuk dengan ponselnya,dan ternyata dia mencoba peruntungan nya untuk melanjutkan S2 nya di salah satu universitas dibandung.
dan itu artinya jika Rizki lolos , otomatis usaha yang dirintis nya akan ditangani oleh kakak laki-laki nya.
tak mau tertinggal dan hilang kesempatan ,esok hari Rizki berangkat menggunakan mobilnya menuju kota kembang.atas musyawarah orangtua dan keluarga ,mereka menyerahkan pada Rizki,akhirnya Rizki mantap dengan jalannya.
sementara darra yang tak mengetahui niat Rizki masih belum menghubungi Rizki,entah malu atau marah.pun sebaliknya,Rizki tak berniat untuk menceritakan nya pada darra,karena
ini bagian dari tujuan nya untuk melupakan perasaan pada gadis yang sama 1 tahun yang lalu.sosok yang tak benar-benar percaya dengan kesungguhan Rizki,dan Rizki memilih untuk tidak lagi egois memaksakan cintanya..
3 hari berlalu Rizki yang masih di kost teman satu perjuangan nya masih menunggu hasil test itu,dan kelolosan akan diumumkan 2 hari lagi.jika Rizki lolos dia akan lebih lama untuk orientasi dan memenuhi syarat-syarat selanjutnya.
tanpa sadar darra kehilangan (lagi) sosok yang selalu standby disisinya.dan dia benar-benar merasa bersalah atas sikap dan Tutur nya malam itu.bagaimana Rizki dimatanya tak cukup bisa meyakinkan dirinya.diana yang selalu dia cemburui dalam hati ,selalu berkelebat dikepala, walaupun diana sahabat nya sendiri tapi nyatanya kisah mereka pernah ada, walaupun sekarang Diana telah menjadi istri orang,kali ini darra meragukan nya pada Rizki.
derrttttttt!!!!
"halo??!! assalamualaikum",sapa darra,
"Ra ni gue Diana,Lo ga lagi kerja kan,nanti kaya waktu itu maen matiin aja Lo!!"
"kagaaa!!!w tadi masuk pagi,kenapa?",jawab darra yang bergumam dalam hati,
panjang umur nih anak,gue lagi mikirin dia nelepon.
"itu gue ngajak Lo Ama Rizki dinner bareng yuk!!"
"iya insyaallah!!,Lo WA aja orangnya".
"Lo aja ,Lo kan pacarnya!!"
__ADS_1
"gue lost contact udah 4 hari kayanya",
"kenapa lagi sih Lo pada!!gue nih yang harus turun tangan buat beresin?!!"
" ga usah macem-macem na!!, duduk manis aja Lo diranjang nunggu firman balik kerja!!,ga usah pusing mikirin gue".
"ya gue gemesss sama Lo berdua,udah jadian masiih aja berantem"
"yang jadian siapa?!gue gak pernah jadian Ama dia,Lo kali yang pernah hubungan Ama dia".
"kok Lo sensi gitu Ra?ini ada hubungan nya Ama gue?!kan gue udah jelasin dan Lo mengiyakan ,gue kira udah beres!
"yaudah ,gue kabarin lagi nanti,gue ngantuk na!",
"oke oke!!",jawab Diana yang tak habis fikir ,baru kali ini darra bisa marah begitu.
tak ingin berlarut lama,dan menjadi salah faham yang tak berujung ,Diana menelpon Rizki yang sedang selesai sholat isya,
dreeettttt!!
"halo na kenapa?!"
"gak gue ga berantem ,emang kenapa na?"
"itu tadi gue telepon ,gue ngomng baik-baik dia nge-gas terus gue kena semprot juga,ini ada hubungan nya Ama gue juga Ki?!dia cemburu Ama gue?!
"kayanya si,yaudahlah lagian gue juga ga ada apa-apa sama dia,dia gak pernah jawab pernyataan gue,dia masih ragu sama gue".
"Lo nyerah?"Lo ga perjuangin ,padahal Lo tau dia selama ini ga pernah nolak keberadaan Lo !!
"cara Yang kaya gimana lagi yang bisa disebut perjuangan menurut dia?!"
lama Diana bingung menjawab,
"diem kan Lo,ga tau kan jalan pikiran temen Lo juga?!keberadaan gue sekarang adalah bagian perjuangan,bukan untuk dia tapi diri gue".
__ADS_1
"maksud Lo apa Ki?gue gak ngerti"
"gue ngambil keputusan ikut test pendaftaran beasiswa di Bandung,kalo lolos ya gue kost disini,lanjutin kuliah gue...gue capek sama kisah gue sendiri,udah saatnya gue sadar mungkin.nanti kalo ada jodoh bakal ketemu entah disana atau dikota ini".
"gue speechless, Lo berdua buat gue gemess!!yaudah terserah kalian,gue tutup dulu ,bye!
dan Diana merasa kebingungan dan tak membiarkan dua teman nya itu seperti orang gila pastinya saat ini ,dengan ego masing-masing membuat mereka melukai diri sendiri.
kling!!
"gue udah telepon Rizki !!",pesan diana masuk ponsel darra
"gak peduli,bukan urusan gue ,Lo mau balikan juga ga peduli!"
"dasar bocil ,gue udah punya suami!!jangan ungkit masa lalu diluar kuasa gue dan Rizki!!kita adalah bukti dari takdir nya.
gue udah memilih apa yang menjadi takdir gue dan Lo masih punya pilihan untuk menentukan takdir Lo!!" balas Diana gemas.
"yaudah na ,makasih Lo udah ingetin, sorry kalo gue emosi ,udah malem gue tidur dulu",jawab darra yang lelah juga dengan ego nya.
"Rizki berangkat ke Bandung dari 3 hari lalu ,dan bukan 3 hari doang kalo dia lolos test beasiswa S2 nya",sambut Diana tanpa aba-aba.
darra yang mendengar ,tak bisa berkata-kata..
hanya mampu mengakhiri telepon Diana.kedua kalinya Rizki pergi dan menghilang entah kali ini darra sadar atau tidak.belajar atau tidak dari setiap langkahnya.
"apa kamu sebegitu marah dan kecewa sama aku bang?!menghukum aku dengan cara seperti ini,kamu selalu tau kelemahan aku!",ucap darra lirih dalam hati.
hari-hari dilalui darra ,bekerja berganti hari berganti shift.membuatnya melampiaskan perasaan nya lewat pekerjaan.terlebih sudah ada 2 pasien yang kontrak untuk home visit n care.membuatnya kadang harus standby dimanapun berada.berjaga dikediaman pasien pun dilakukan atas perjanjian kedua pihak.membuatnya tak sempat waktu memikirkan urusan hati karena memang itu yang diinginkan nya.
ini hari penentuan kelolosan Rizki atas keberhasilan nya,antara tegang, senang dan ragu pastinya,senang karena berhasil melanjutkan pendidikan nya dan ragu akan meninggalkan orang yang dia cintai.
sementara darra yang saat ini dinas malam ,setelah kemarin dinas luar untuk home care merasa agak lelah,kali ini bukan semata lelah tubuhnya namun pikiran nya juga.bukan salah RS memang karena darra yang meminta ikut ambil bagian dalam waktu yang berdekatan dengan dinas RS nya tanpa jeda libur.
wajahnya pucat,langkah nya gontai didepan ruang obat, darra menghamburkan tubuhnya dilantai....
__ADS_1
**bagaimana readers??apa yang terjadi pada darra?!
like, koment ya guys!!🤗🙏🙏biar author tmanah motivasinya👍**