
Ridwan menelpon Candra, Mereka satu angkatan.. Mereka juga saling kenal.. Buka karena Luna tak sopan memanggilnya nama. Tapi ridwan yang suruh untuk panggil nama saja. Alasannya agar Ridwan tidak terlalu terlihat 2 tahun lebih tua dari Luna...
"Hallo! Candraa.. Apa kabar lo!" Kata Ridwan
"Siapa? Baik Alhamdulillah." Kata Candra
"Ini gw, Ridwan. Temen tongkrongan Ikbal.. Temen SMA lo juga." Kata Ridwan
"Ridwan, Ya gw inget.. Kenapa, Kenapa? Ada apa?" Kata Candra
"Ini gw, Luna, Kemal, Yoga abis ketemu Adik lo si Ikbal.. Sepet gw hajar juga. Gatel sih tangan gw. Sorry ya." Kata Ridwan
"Oh ya ya terus terus gimana?" Kata Candra
"Lo mending temuin deh, jemput ya jemput.. Gw sharelok nanti.. Juga ini Lunaa.." Kata Ridwan
"Luna? Luna kenapa Luna?" Kata Candra panik
"Ini Lunaa... Lunaaa.." Kata Ridwan
Sedangkan Luna menyilangkan jari nya agar Ridwan tidak berkata tentang tamparan adiknya..
"Lunaa..... Luna gw anterin pulang donggggg.. Hahaha." Kata Ridwan sekalian mematikan teleponnya
...****************...
Ridwan mengatarkan Luna pulang menggunakan mobilnya.
"Masih sakit?" Kata Ridwan
"Lumayan.. Ridwan gak apa apa anterin Luna?" Kata Luna
"Gak apa apa, santai.. Kan Ridwan udah anggap Luna adik Ridwan sejak Luna nolak Ridwan." Kata Ridwan tersenyum
"Hmm Makasih ya, Udah ngertiin Luna." Kata Luna
"Ngomong ngomong ko, Aku gak boleh kasih tau Candra kamu ditampar?" Kata Ridwan
"Nanti Ka Candra marahin Ikbal. Malah makin panjang urusannya.." Kata Luna pasrah
"Tapi makasih ya udah nganterin pulang." Kata Luna
"Santaiii.." Kata Ridwan
Jam 17.24
*Tokk..Tokk..Tokk..*
"Assalamualaikum Luna.." Kata Candra datang kerumah Luna karena ingin berterima kasih
"Sebentar.. Waalaikumsalam.." Kata Luna berlari dari lantai atas
Kebetulan hari ini mama pergi kerumah Tante/Adik mama di luar kota..
"Ka Candra. Masukk.." Kata Luna mempersilahkan masuk
"Mama mana?" Kata Ka Candra
"Kerumah tante yang di Kota B." Kata Luna
"Bentar aku buatin minum ya.." Kata Luna
"Bentar bentar, duduk.. " Kata Ka Candra menyadari ada yang sesuatu dipipi Luna
__ADS_1
Candra mengusap rambut yang menutupi kedua pipi Luna..
"Awww..." Kata Luna
"Ini kenapa? Dua duanya ko merah bengkak?" Kata Ka Candra Panik
"Ditampar ya? Ditampar siapa?" Kata Ka Candra emosi melandanya saat ini
"Enggak, Gak apa apa ko. " Kata Luna
"Enggak gak, ini bengkak.. Duduk kompres ya.. Kaka bantu.." Kata Ka Candra berlari ke arah dapur mencari es didalam kulkas
Sadar tak sadar Candra bertidak seolah olah ini rumahnya, tatak rama dan sopan santunya hilang begitu saat mengetahui orang yang dia lindungi sepenuh hati terluka saat tidak berada didekatnya..
Candra terburu buru, berlari kesana kemari..
"Sini kaka kompres, Ini sama siapa sih?" Kata Ka Candra
"Gak apa apa, bukan sama siapa siapa." Kata Luna
"Pegang.." Kata Ka Candra menyodorkan Sapu tangan berisi Es Batu
Dia mengambil hpnya, mencari kontak bernama Ridwan. Pantas saja seperti nya tadi Ridwan ingin mengatakan sesuatu tapi tertahan..
"Kaka mau telepon siapa?" Kata Luna
"Ridwan, kamu gak mau ngomong.." Kata Ka Candra tegas
"Hallo! Kenapa Candra?" Kata Ridwan
"Eh lu jelasin ya, ini cewe gw kenapa pipinya bengkak?" Kata Ka Candra
"Hehhh? Itu tadi duhh,, emang luna gak bilang?" Kata Ridwan
"Ditampar adik lo!" Kata Ridwan
"Ikbal?" Kata Ka Candra
"Iya gitu deh, dah dulu ya gw lagi kerja." kata Ridwan langsung dimatikan
Ridwan tak ingin terlibat dengan urusan mereka, Jika Candra marah kepadanya.. Ridwan tak yakin akan baik baik saja keadaanya..
"Kerumah Kaka yuk?" Kata Ka Candra menarik tangan Luna secara halus tapi dipaksa
"Ngapain sih?" kata Luna
"Hayuk cepet.. Kunci Rumahnya kaka tunggu dimobil." Kata Ka Candra
...****************...
Sampai dirumah Ikbal / Ka Candra.
*Tokk..Tokkk..Tokk...*
"Assalamualaikum Mah Pah.." Kata Ka Candra langsung membuka pintu rumahnya
Mama dan Papahnya yang ada dikamar, langsung berlari ke arah ruang tamu menjumpai anaknya..
"Mana si Ikbal?" Kata Ka Candra
"Di atas, dikamar sama pacarnya.. Kenapa? ko panik marah marah gitu.." Kata Mama
"Mana panggil cepet, gak terima Candra.. Selama ini Candra terlalu manjain anak kaya Dia." kata Ka Candra
"Cassaaa panggilin adikmu Ikbal Cepett.." Kata Mama berteriak kepada Ka Casandra
__ADS_1
Ka Casandra yang merasa ada masalah yang besar langsung memanggil adiknya untuk pergi keruang tamu..
Ikbal dan Sansan langsung keruang tamu diikuti oleh ka Casandra..
Luna yang diam dibelakang Ka Candra langsung menarik tangan Candra ketika akan mendekati adiknya.. Candra melihat ke arah Luna, luna pun menggelengkan kepalanya..
Candra yang luluh segera mundurr..
"Ehhhh..." Kata Ka Candra Menarik nafas
"Ikballl!!!!" Kata Ka Candra Berteriak kepada Adiknya
Ikbal yang syokk langsung terpelongo mendengar pertama kalinya Dia mendengar Abangnya marah kepadanya.
"Apa Bang?" Kata Ikbal sedikit mundur
"Kamu!! kamu keterlaluan tau gak!" Kata Ka Candra marah
"Keterlaluan apa?" Kata Ikbal
"Liat ini.." Kata Ka Candra membuka masker yang dipakai oleh Luna untuk menutupi pipinya yang bengkak
"Apa?" Kata Ikbal Nada lebih tinggi
"Apa? Kamu fikir Abang gak tau kamu tampar Luna?" Kata Ka Candra
"Kamu ngadu ya Luna, Perempuan gak tau diri." Kata Ikbal menujuk Luna
"Heh! Kamu tunjuk siapa? Luna??? Luna yang udah banyak berkorban buat kamu!!! Kamu Giniin dia? Siapa yang gak tau malu!!!!" Kata Ka Candra Emosinya sudah meluapp jika bukan karena Luna yang melarang mungkin dia sudah menampar adiknya balik
"Udah... Udahhh..." Kata Papa
"Ikbal! Bener kamu tampar Luna?" Kata Papa
"Iya, Kenapa? Salah? Dia bilang anak yang dikandung Sansan bukan anak ku. Siapa yang keterlaluan? Pantes dia ditampar.. Jalangg.. Dateng bawa 3 cowo. Siapanyang gak tau diri? Sekarang juga beraninya buat Abang aku yang gak pernah marah.. Jadi marah sama aku.. " Kata Ikbal
"Ikballlll!!!" Kata Candra berteriak mendekati Adiknya yang ditarik kembali oleh Luna
"Udah ka udahh.." Kata Luna Pelan
"Ikbal! kamu bisa gak sih dewasa sedikit." Kata Ka Casandra terpancing oleh sikap adik nya
"Luna kamu gpp?" Kata Mama
Luna hanya menggelengkan kepalanya..
"Kalian bela cewe gak tau diri ini,,.." Kata Ikbal
"Kamu yang gak tau diri Ikbal!!! Udah salah hamilin anak orang! sekarang kamu marah marah sama orang yang udah nemenin kamu selama ini.. Siapa yang gak tau diri.." Kata Ka Casandra
"Udah Casa udah..." Kata Mama
"Ikbal! Minta maaf.." Kata Papa
"Minta maaf? Ogahhh.." Kata Ikbal membalikan badan menarik tangan pacarnya untuk kembali ke kamar
"Ikballlll!!!!" Kata Candra Berteriak
"Ka , Udah.." Kata Luna
"Egghhhhhhh..." Kata Ka Candra melepaskan amarahnya dengan gerakan tangan
"Udah udah, duduk yukk. kita bicara baik baik.. Casa minta tolong bawain obat ya buat Luna.." Kata Mama
"Iya ma.." Ka Casandra
__ADS_1