
"Glasia" Kata Luna yang tepat berada dibelakang Candra dan Ridwan
Glasia yang memang akan menemui Luna tersenyum begitu melihat pasien dan juga teman barunya sudah mulai keluar dari kamarnya.
"Luna.." Kata Ridwan, Candra dan Santi secara bersamaan
"Hai.. Santi!" Kata Luna
Santi berlari memeluk Luna..
"Kangen banget sama Luna." kata Santi
"Haha.. Aku juga kangen." kata Luna
"Kita ngobrol yuk?" Kata Luna
"Boleh." Kata Santi yang menggangdeng tangan Luna
Luna juga mengajak Glasia yang sudah berada didekatnya..
"Seneng banget gw. Liat Luna udah kaya biasanya." Kata Candra yang memlihat luna,glasia dan santi pergi membelakangin kedua lelaki itu
"Gw juga seneng... Adik gw." Kata Ridwan
"Eh apa lo. Males gw punya abang kaya lo." Kata Candra
Mereka berdua berdebat kembali...
------------------------------------------------------------
Kamar Villa
"Seneng banget deh Luna udah mau keluar kamar." Kata Glasia
__ADS_1
"Iya ini juga berkat kalian kan.. Selalu dukung aku. Bener kata gladi banyak banget orang yang sama aku." kata Luna
"Alhamdulillah.." Kata Santi
"Kita liburan disini beberapa hari lagi ya.. Baru kita pulang ke kota. Ok?" kata Luna
"Baik Luna." kata Santi dan Glasia kompak
Mereka bertiga mengobrol hingga larut malam..
"Luna waktunya tidur." kata Candra yang cemberut karena cemburu setelah Luna sembuh Luna bukan langsung mengobrol dengannya malah memilih kedua teman perempuannya itu...
"Sebentar lagi." kata Luna yang melanjutkan ceritanya kepada dua temannya
"Luna." kata Candra memelas
"Apa??" Kata Luna yang akhirnya melihat wajah Candra yang sedih tampak jelas
"Haha... Kenapa kamu ko kamu nekuk gitu mukannya?" Kata Luna
"Apaan sih?" kata Luna yang kemudian pamit kepada glasia dan Santi
"Hati hati Luna." kata Glasia dan Santi
Luna yang menggangdeng tangan Luna merasa ada rasa takut yang tiba tiba menghampirinya..
Luna terdiam mematung..
"Luna? Kenapa?" kata Candra
"Eh... Gpp.. dada aku sesek." Kata Luna memegang dadanya yang sakit
Candra yang melihat Luna mulai tersungkur langsung panik memanggil teman temannya..
__ADS_1
"Glasia... Santi... Ridwan." Kata Candra lantang
"Cepetan woyyy..." Kata Candra yang lagi lagi berteriak
Candra langsung membopong Luna kembali kekamar dan memesan kamar lain agar Luna bisa istirahat disana..
"Kenapa Luna?" Kata Ridwan
"Gak tau, Tadi pas gandeng gw keluar tiba tiba gw rasain geter badannya.. Terus bilang sesek." Kata Candra menjelaskan
"Kayanya Luna masih trauma deh." Kata Glasia
"Trauma?" kata Candra
"Iya.. Trauma bersentuhan sama cowok." Kata Glasia
"Terus kita sekarang gimana?" kata Ridwan
"Ya nunggu.. Sabar." kata Glasia
"Aku nungguin Luna disini ya?" kata Santi
"Iya aku juga.. Kalian balik kekamar aja. Biar gw sama Santi aja. Sekalian tukar pikiran juga." Kata Glasia yang mempersilahkan Ridwan dan Candra keluar dari kamar.
Glasia dan Santi pun Tidur dikamar yang telah Candra persiapkan.. Mereka menemani Luna yang tadi sesak hingga pingsan...
KEESOKAN HARINYA
Luna kembali sadar dan beraktifitas seperti biasa... Setelah 7 hati mendapatkan terapi dari Dokter Glasia akhirnya Luna kembali seperti biasa.. Liburan pun berakhir sehingga Luna, Candra dan teman temannya kembali ke kota menjalankan hidup mereka kembali...
"Dahh... Sampai jumpa lagi ya." Kata Luna yang lebih tampak bersemangat
"Ya dadah Luna..." Kata Glasia
__ADS_1
"Nanti kaka kerumah ya..." Kata Ridwan yang berteriak didalam mobil
Mereka pun berpisah dipersimpangan jalan saat sudah sampai dikota...