Kaka Ipar

Kaka Ipar
Steven mampir kerumah


__ADS_3

Sansan baru saja tidur jam 5 pagi, dan kembali bangun jam 8 pagi Bukan karena Gilang yang rewel tapi karena semalaman berfikir tentang Steven yang tiba tiba kembali lagi kekehidupannya...


"Are you ok Sansan?" Kata Ikbal yang baru keluar dari kamar mandi


"Eh.. I ok." Kata Sansan tersenyum tipis


"Kalau gak enak badan gpp istirahat aja.. Titip in sama Luna. Dia juga suka gendong Gilang kan.." Kata Ikbal


"Heh? Gak usah. Gilang kan anak kita masa dititipin sama orang lain." Kata Sansan Ketus


"Yaudah terserah, Aku pergi kuliah dulu ya.. Ada bimbingan skripsi. Uang bulanan udah aku tf ke rekening kamu." Kata Ikbal yang pergi membawa laptop dan raselnya


Hubungan Sansan dan Luna memang belum membaik, Tapi sesekali Luna datang karena dia tak tega kepada Sansan yang repot mengurusi Gilang seharian... Tapi terkadang Sansan masih saja tak terima dengan keadaan. Menganggap Luna sebagai saingan nya dirumah ini...


Diperjalan menuju kampus, Ikbal berpapasan dengan Steven.. Steven sedang berjalan di trotoar sedangkan Ikbal menggunakan motor...


"Steven." kata Ikbal merasa bahwa Steven adalah temannya jadi dia menyapanya


"Hey bal.. Apa kabar lo?" Kata Steven


"Baik baik, di Indo loh sekarang.. Gimana kabar anak anak? Mereka kayanya agak sensi gitu sama gw." kata Ikbal sekalian curhat


"Baik.. Baik.. Gimana nih udah nikah punya anak? Enak?" kata Steven


"Ya gitu lah.. Mampir dong kerumah, Lu kan gak dateng pas gw married." kata Ikbal


"Boleh boleh.. kapan nih?" kata Steven


"Yah sorean gimana? Tar gw kabarin kalau beres bimbingan." kata Ikbal

__ADS_1


"Oh ok ok.. Kabarin tar gw telepon no lo deh." kata Steven


"Ok duluan bro." kata Ikbal yang melajukan motornya


Steven memang sengaja berjalan di area tempat ikbal biasa lewati agar bertemu dengannya.. Sesuai dengan keinginannya...


Setelah Ikbal selesai bimbingan dia langsung menghubungi Steven untuk kerumahnya...


Ternyata Steven lebih dulu sampai dari Ikbal sehingga dia mengetuk pintu rumah terlebih dahulu..


*tokk..tokkk...tokkk*


"Iya tunggu sebentar" Kata Luna yang berjalan menuju pintu utama dirumah Fajar family


*krekkk*


"Eh haii... steven. Apa kabar?" kata Luna menyapa


"Iya haha.. masuk masuk..." kata Luna mempersilahkan Steven untuk masuk


Sedangkan Luna beranjak untuk membuatkan minum ke dapur... Luna membawakan Minum dan duduk diruang tamu...


"Kemana aja kamu steven? Nikahan Ikbal gak dateng, nikahan aku juga gak dateng." kata Luna


"Haha... iya nih baru pulang dari Singapur ngurus bisnis mama papa.. Kebetulan tadi ketemu Ikbal jadi mampir.." kata Steven


Tak lama setelah itu Ikbal datang..


"Assalamm'ualaikum.." Kata Ikbal

__ADS_1


"Waalaikumsalam.." Kata semua orang dirumah


"Eh.. Bro udah nyampe keduluan wkwk.. Yaudah gw panggilin istri gw dulu ya.." Kata Ikbal sedangkan Luna pamit kebelakang karena Ikbal yang telah datang


"Ya.. Tenang." Kata Steven


Ikbal memanggil Sansan dikamarnya, Sansan sedang menidurkan Gilang..


"San.. ada temen aku datang.. Bawa aja Gilangnya.. sekalian dikenalin." kata Ikbal


"Ahhh... Iya.." kata Sansan tidak nampak kecurigaan


Setelah Dia berjalan keruang tamu, Sansan terkejut Ternyata tamu yang datang adalah orang yang tak ingin dia temui.. Orang yang dia hindari selama 1 tahun... Ayah biologis dari anaknya.. Bahkan Ikbal saja tida tau bahwa Sansan dan Steven sudah kenal sejak lama..


Sansan terbengong sendiri.. Mata nya tak berkedip dan bibir nya terbuka sedikit..


"San.. sansan..." kata Ikbal menepuk bahu Sansan yang menggendong Gilang


"Hehhh... iya apa sayang?" kata Sansan


"Ini temen aku... Steven." kata Ikbal memperkenalkan


"Steven.. Ini istri gw, Sansan." kata Ikbal


Steven tersenyum menatap Sansan terlihat cemas melihat nya...


"Hi.. Steven.." kata Steven mengulurkan tangan dan tersenyum..


tangannya meremas sedikit jemari Sansan

__ADS_1


"Hehh... Iya Sansan.. senang bertemu kamu." kata Sansan pira pura baru mengenalnya


__ADS_2