Kaka Ipar

Kaka Ipar
Salahpaham


__ADS_3

Chandra melajukan mobilnya menuju swalayan tempat calon istrinya bekerja...


"Hallo!" Kata Luna


"Aku diparkiran." Kata Candra


Tiba tiba saja Luna mematikan teleponya.


Tidak lama dari Candra yang menelpon Luna, Luna datang mengetuk pintu mobil dan masuk duduk disebelah Candra..


"Kenapa ko cemberut?" Kata Candra memegang pipi Luna


Luna yang spontan menepis tangan Candra dari pipinya...


Candra tau, ada sesuatu yang akan Luna bicarakan sekarang.


"Kamu tadi dari mana?" Kata Luna


"Dari bukit bintang, kenapa?" Kata Candra


"Ketemu Violet?" Kata Luna


"Kebetulan ketemu. Kenapa? Ko tiba tiba tanya itu." Kata Candra


"Nih!!" Kata Luna menunjukan wa



Candra hanya terdiam melihat apa yang Luna perlihatkan kepadanya...


"Sayang,.." Kata Candra memegang kepala Luna yang dihempaskan menjauh dari dirinya


Candra melihat sikap calon Istrinya cemburu kepadanya...


"Kita pulang ya." Kata Candra menyalakan mobil segera pergi meninggalkan tempat parkiran


Candra tau kali ini Luna cemburu padanya, Bagaimana caranya Candra menjelaskan kepada Luna disaat Luna sedang tidak ingin berbicara dengannya...


"Sayang, Aku beneran cuman ketemu Violet disana. Gak sama sekali janjian. Aku juga gak nyangka kalau dia peluk aku dari belakang. Aku gak minta kamu buat percaya sama aku. Tapi ini kenyataannya." kata Candra mencoba menjelaskan


"Terus. Kenapa kamu kesana? Aku tau itu tempat duku kalian berdua sering main Ka Candra!" Kata Luna sedikit emosional dan menatap kedua mata Candra


"Berhenti." kata Luna


"Apa?" kata Candra yang terus melajukan laju mobilnya


"Aku bilang berhenti Candra!!!" Kata Luna marah dan tidak memakai panggilannya dengan sopan


Candra yang mendengarkan perkataan Luna tersentak dan segera memberhentikan mobilnya.


Luna yang sudah marah tak bisa menahanya, Dia membuka pintu mobil dan melangkahkan pergi menggunakan angkot untuk pulang.


Candra masih dalam keadaan diam, Mobilnya belum melaju. Perasaan nya mulai hancur karena sikap Luna hari ini. Tidak pernah terbayang tiba tiba Luna marah dan memanggilnya tidak seperti biasanya.

__ADS_1


Apakah Candra salah? Candra memang seharusnya tidak pergi ke bukit tempat dulu dia bermain. Tapi Candra kesana hanya untuk mengenang bukan untuk bertemu dengan Violet. Candra tidak tau bahwa Violet akan datang. Lebih sakitnya lagi kenapa tiba tiba Luna menerima fotonya yang dipeluk oleh Violet.


"Ahhhhh..." Amarah Candra meluap


"Sialan!" Kata Candra berteriak didalam mobil


"Demi Tuhan Luna! Aku pilih kamu Luna!!" kata Candra meneteskan air mata


Candra yang marah kepada Violet segera menghubungi Violet untuk memperjelas semuanya.


"Hallo!" Kata Candra


"Candra, Kenapa kangen ya?" kata Violet manja


"Aku minta ketemu. SEKARANG!!" kata Candra meninggikan nadanya


"TEMPAT BIASA!" kata Candra lagi


dia mematikan teleponnya..


Mereka akan bertemu di bukit tempat biasa mereka bertemu dan bermain semasa masih selalu bersama.


"Violet!" Kata Candra yang melihat Violet sedang melihat pemandangan ditemoat yang sama mereka bersama dahulu


"Candra." Kata Violet yang berlari hendak memeluknya untuk kedua kalinya hari ini


Candra yang kapok dengan apa yang terjadi padanya hari ini segera menghindar dan menjauh dari Violet.


Violet langsung terdiam membeku karena tau rencana gagal.


"Kenapa? Kamu kenapa!" Kata Violet seolah tidak tau


"Violet! Cukup sekali aja aku bilang.. Aku bukan lagi Candra yang dulu! Aku udah gak ada perasaan lagi sama kamu.. Tolong jangan ganggu aku! ataupun Luna lagi." kata Candra tegas


"Tapi.." kata Violet


"Gak ada tapi! Aku gak bisa. Cukup sampai disini." kata Candra hendak meninggalkan Violet ditempat itu


"Candra. Ok aku gak akan ganggu kalian lagi. Tapi tolong izinin aku peluk kamu buat terakhir kalinya." kata Violet


"Aku mohon.." kata Violet


Candra yang percaya akan ucapan Violet, Dia kembali membalikan badan melangkahkan kaki lalu memeluk Kekasih masa kecilnya...


"Ini yang terakhir.." kata Candra


"Baik." kata Violet memedamkan wajahnya di dada Candra


"Candra! Violet." kata Luna yang tiba tiba datang dari belakang Candra


Candra yang kaget tersentak langsung melepaskan peluka Violet dan memalingkan pandangannya kepada Luna.


"Lunaa.." kata Candra pelan namun terdengar

__ADS_1


Luna yang melihat pemandangan didepan matanya segera membalikan badan dan pergi meninggalkan Candra yang sekarang mengejarnya dengan berlari...


"Lunaaa..." Kata Candra memanggil


"Lunaaaaa..." kata Candra terus memanggil Luna yang sekarang menaiki Taxi dan pergi meninggalkan Candra yang terus berlari mengejarnya...


 


(Luna....)


Luna sedang bekerja di swalayan. Tiba tiba saja saat akan pulang fia mendapatkan wa dari orang yang tidak dikenalnya.


Disana ada foto Candra dan Violet yang sedang memeluk Candra dari belakang. Luna merasakan sakit hati seketika. Dia takut apa yang dia khawatirkan akan menjadi kenyataan. Dia pernah kehilangan seseorang yang berarti dalam hidupnya. Apakah harus dia kehilangan untuk kedua kalinya?


Dengan amarah nya Luna menelepon Candra meminta untuk bertemu dengannya.


Walau sudah dijelaskan oleh Candra, Hati kecil nya masih tidak menerima.


Apakah Luna egois? Tapi Luna tidak sanggup menghadapi kenyataan.


Luna sedikit marah dan berbicara dengan nada tinggi pada Candra, Dia ingin pulang sendiri. Luna takut kalau dia terus bersama dengan Candra, Dia akan lepas kendali dan meminta putus kepada Candra...


Tapi, seusai pergi meninggalkan Candra didalam mobil. Dia menenangkan diri disalah satu taman dekat dengan rumahnya...


Tiba tiba. Violet mengirimkan letak lokasi. Dia sangat penasaran apa maksud dari tujuan Violet kepadanya...


Seusai sampai disana bertapa semakin sakit hati nya. Candra memeluk Violet dengan eratnya.. Bahkan memejamkan mata seolah menikmati pelukan hangat diantara keduanya..


"Candra! Violet." kata Luna


Candra membalikan badan menghadap kepada Luna dengan rasa kaget...


Luna tak tahan, Luna pergi meninggalkan mereka berdua.


Menangis, Yang ada difikirannya sekarang semua telah usai. Orang yang kali ini memenuhi hatinya akhirnya berhianat. Tak ada ornag yang benar benar mencintai Luna sejak awal.


Luna tak menghiraukan panggilan Candra yang terus memanggilnya berulang kali. Dia berfikir untuk segera pergi dari tempat ini. Tak mau bertemu kembali dengan Candra. Dan tak akan pernah bisa percaya dengan seorang laki laki lagi...


Dia menaiki taxi dengan terpaksa karena hanya itu yang ada.. padahal uang yang ada didompetnya pas pasan. Tapi dia terpaksa. dari pada terkejar oleh Calon suaminya yang memeluk wanita lain tepat dihadapannya.. Lebih baik menghabiskan uangnya untuk pergi dari tempat itu...


Didalam Taxi Luna terus menangis tanpa henti, Candra yang dia anggap sebagai pelindung ternyata bisa mengkhianatinya. Padahal katanya Dia hanya sayang kepadanya. Tapi kenapa saat kekasih kecilnya kembali dia malah berpaling dari dirinya... kecewa menghampiri dirinya.. Yang ada difikiran nya sekarang bagaimana dia untuk pergi sementara dari kehidupan Candra saat ini....


------------------------------------------------------------Hai! Assalamm'ualaikum teman teman online!


Maaf seandainya jika aku memakai foto orang lain didalam novel. Sungguh ini hanya semata mata untuk kepentingan Ilustrasi .. Bukan disengaja untuk menjiplak karya seseorang...


Terima kasih...


Dan ingat tetap patuhi protokol kesehatan dimana pun kalian berada.


Wassalamm'ualaikum....


^^^Salam,^^^

__ADS_1


^^^Luthfiana^^^


__ADS_2