
Aku benar benar patah hati, Terluka berkali kali...
"Masih mau sama Ikbal?" Kata Ka Casandra
"Heemm.. Gak tau ka.." Kata Luna
Mereka sedang berada dikamar Casandra, Ka Casandra membawa luna ke kamarnya untuk sekedar beristirahat...
"Nginep aja disini, udah Malem juga.. Kali kali tidur dikamar kaka.. Sebelum kaka Nikah." Kata Ka Casandra
"Kaka jadi Nikah sama Kaka Tama?" Kata Luna
"Jadi dongg... Kata Ka Casandra bersemangat." Kata Ka Casandra
"Terus nikahan Ikbal gimana?" Kata Luna
"Gak tau, udah Kaka kali baru dia..." Kata Ka Casandra
"Lagian kamu masih mikirin Ikbal aja, Gimana kalau kamu pertimbangin adik kaka yang satu lagi Candra, Candra gimana?" Kata Ka Casandra melihat ke arah Luna dengan alis yang dinaik turunkan
Sadar atau tidak, Muka Luna memerah dengar pertanyaan Ka Casandra..
"Apaan sih kaka.." Kata Luna tersenyum malu
Akhirnya malam itu Luna menginap dirumah Ikbal.. Atau sekarang kita memanggilmya rumah Candra saja ya.
Saat Ka Casa sudah terlelap, tiba tiba Luna memikirkan kata kata Ka Casa barusan..
"Apa harus ya Luna buka hati Luna buat Ka Candra, Tapi kan Ka Candra gak pernah bilang kalau Dia ngejar Luna.. Iya sih beberapa kali Luna dengen Ka Candra bilang menyayangi luna, menyayangi luna.. Itu sebagai apa ya?? Pacar???? Tapi tapi.. Bisa jadi sebagai adik kan sama kaya Ridwan agak Luna Adiknya.. Luna bingunggg." Kata Luna didalam hati
"Aaaahhhh ngapain mikirin hal itu dulu.." Kata Luna meremas dan mengacak acak rambunya
"Pending sekarang pikirin gimana ngadepin Ikbal setelah semua kejadian ini, Baik kan? Atau Cuek? atau sosoan gak perduli?" Kata Luna tanpa sadar menggerakan tangannya
Hingga tidak sadar dia pun tertidur...
...****************...
Diruang makan..
Setelah sholat subuh, Luna membantu Tante Tira membuat sarapan pagi untuk keluarganya... Kemudian mereka makan dimeja makan, Luna duduk disebelah Ka Candra, sedangkan Ikbal dan Sansan duduk di meja depan Luna dan Candra.. Om Lukman duduk di kursi utamana.. Sedangkan Tante Tira duduk diseberang Om Lukman.. Ka Casandra duduk disebelah Ka Candra..
__ADS_1
Dia berbisik kepadaku bahwa tak ingin duduk disebelah Sansan... Dan aku hanya tersenyum
"Aaahhh kurang Tama nihhh..." Kata Ka Casandra berteriak
"Hufttt Meja makan, waktunya makan jangan ngomongin kemana aja.." Kata Tante Tira
"Lagian beginian acara berdua duaan berasa gak punya pasangan tau mah.." Kata Ka Casandra nyerocos
"Telepon dong ka.." Kata Luna
"Sibuk, Buat nikahan Kaka donggg..." Kata Ka Casandra menggoda Luna
Luna hanya terdiam menatap Candra..
"Luna hari ini kerja?" Tanya Om Lukman
"Enggak om, Luna ambil libur. Belakangan banyak lembur jadi disuruh libur sama temen." Kata Luna
"Ohh syukur deh, bisa istirahat.." Kata Om Lukman
Tumben Om Lukman hari ini menanyakam sesuatu, biasanya sikap nya acuh tak acuh kepadanya tapi juga hangat dan menerima nya dikeluarga nya.
"Jadi rencana kemana Luna hari ini?" Kata Tante Tira
*Trengg...*
Suara Sedok dan garpuh yang diadukan dengan piring..
"Ikbal kenyang, mau ke Kamar." Kata Ikbal berdiri tapi melihat ke arah Luna
"Kenapa tuh anak." Kata Luna didalam hati
"Tante Om, Ka , Lun.. Sansan juga ke kamar ya." Kata Sansan
Baru pertama kali Luna mendengar Sansan berbicara setelah beberapa hari..
Mereka meneruskan Makan tanpa memperdulikan Ikbal..
*kringgkringg.*
"Wa siapa?" Kata Luna memegang hpnya dan membuka pesan
__ADS_1
Rupanya pesan dari Ikbal,
Luna membacanya dengan emosional..
"Dih najis gak jelas" Kata Luna bergumam kecil hanya terdengar oleh Ka Candra
"Siapa?" Kata Ka Candra sambil minum
"Ini temen wa aku, kapan masuk katanya..Lupa kayanya dia aku libur." Kata Luna berbohong
Padahal sewaktu ada wa, Ka Candra memperhatikan Luna yang membuka pesan. Membaca wa yang dikirim adiknya.. Tapi pura pura tidak tahu...
"Terus kamu mau masuk kerja?" Kata Ka Candra
"Hehhh enggak lah, kan udah janji mau pergi bareng kaka." Kata Luna melihat candra dan tersenyumm dia baru ingat kalau mereka sedang makan ada juga ortu dan Ka Casandra disana.. Luna memperhatikan mereka dengan rasa malu muka nya memerah, Sedangkan Ka Candra tersenyum Bangga
Luna melihat Ka Casandra tersenyum seperti tidak mendengarkan apapun, sedangkan orang tua Ka Candra saling menatap dan tersenyum...
Luna yang malu buru buru tertunduk dan melanjutkan makan...
Ka Candra memerhatikan Luna dan tersenyum senyum sendiri, sebari sesekali melirik kakanya dan tersenyum dengan rasa kemenangan.. Tidak pernah Ka Candra merasa sebahagia ini.. Gadis yang dia kejar sekarang mulai membuka hatinya untuk dia..
"Dih najis lo.." Kata Ka Casandra tanpa sadar dan langsung buru buru makan takut terdengar Luna
"Traktir makan." Kata Tante Tira memberi kode kepada anaknya
Jari Candra menujukan tanda setuju...
"Kenapa ko gak diabisin?" Kata Luna kepada Ka Candra yang tidak sadar dengan percakapan diantara Ibu dan Anak Anaknya..
"Ehhh ini mau makan lagi." Kata Ka Candra sembari memegang sendok dan garpuh nya
Luna hanya menganggukan kepalanya..
Ka Candra melirik Papahnya Yang menatapnya..
Jari Om Lukman menunjukan tanda "Mantap 👍"
__ADS_1
Sedangkan jari Ka Candra menunjukan tanda "Ok 👌👌" Matanya berkedip bangga