
Hari hari berganti,
Sudah lebih dari dua bulan. Sansan juga tidak datang untuk mencari masalah dengan Luna.. Luna sibuk mempersiapkan pernikah Ka Casandra, Casandra menyerahkan persiapan kepada Luna dan Candra. Mereka berdua adalah orang kepercayaan Casandra untuk saat ini. Sedangkan Ikbal dan Sansan mereka memilih untuk lebih menepi kepinggiran kota karena keadaan sansan yang hamil yang tidak ingin banyak diketahui teman dan orang orang disekitarnya...
"Gimana kabar adik kaka?" kata Luna
"Ikbal?" Kata Candra
"Heem.." kata Luna
"Kamu masih inget sama cinta kamu?" kata Candra
"Kan dia adik ipar aku sekarang. Masa aku gak bisa perhatian sebagai kaka?" Kata Luna tersenyum manis kepada calon masa depannya
"Bisa aja jawabnya.. Baik kayanya.. Tapi belakangan Ikbal suka ngeluh kelakuan Sansan yang banyak nuntut. Kaya shopping sesuka hati. Gak mau masak. Bahkan kadang Ikbal kelaparan." Kata Candra mengeluh tentang adiknya
"Dia memilih jalan ini. Seharusnya dia juga bisa menanggung semuanya kan." Kata Luna tegas
"Iya... Jadi setelah Ka Casa Nikah. Kita nyusulkan?" Kata Candra menggoda Luna
"Aku pikirin dulu ya.." Kata Luna memegang kepala seolah sedang berpikir
Candra melihat kekasih nya hanya tersenyum dan menyentuh kepalanya..
Mereka pun melanjutkan untuk mengurus keperluan Casandra untuk menikah.. mereka memesan beberapa baju seragam juga untuk keluarga mereka..
------------------------------------------------------------Hari Pernikahan Casandra Tiba...
Hari pernikahan yang Ka Casandra tunggu tunggu telah tiba... Luna menjadi pendamping perempuan untuk menemani kaka iparnya... Casandra juga sebenarnya menguruh Sansan untuk menjadi pendamping lainnya.. Tapi karena kehamilan Sansan yang semakin membesar Sansan dan Ikbal memutuskan untuk tidak datang kepernikahan kaka perempuan mereka...
"Luna. Dimana Ikbal?" Kata Ka Casandra sedang duduk didepan cermin menunggu akad nikah yang sebentar lagi akan dimulai
"Maaf ka.. Kayanya gak dateng." Kata Luna
__ADS_1
"Gak datang? Mentang mentang pacar sedang hamil. Ikbal bodoh menghamili perempuan tidak tahu malu kaya Sansan." Kata Ka Cansandra meremas baju pengantinya
"Ka jangan marah. Nanti make upnya gak bagus lagi." Kata Luna
Diluar ruang make up...
Semua orang sudah berkumpul diaula... Calon suami Ka Casandra sudah datang. Tamu tamu juga sudah duduk kursinya masing masing...
"Eh ko saya gak lihat adiknya yang terakhir ya?" Kata Ibu Ibu 1
"Ikbal bu?" Kata Ibu Ibu 2
"Ehh bukannya si Ikbal itu hamilin anak orang ya. Mana berani dia dateng ke nikahan kakanya.. Malu malu in keluarga." Kata Ibu ibu 3
Mereka berbincang cukup keras hingga terdengar ke keluarga mempelai pria...
Ibu dari Tama Calon suami Ka Casandra mendengarnya...
Dia menepuk pundak anak tunggalnya..
"Ibu. Udah ya bahasnya nanti aja.." kata Ka Tama
"Gak gak... Ibu gak terima. Mana bisa Ibu menikahkan anak ibu dengan keluarga yang seperti itu. Ibu gak nyangka kalau keluarga Fajar mendidik anak kaya gitu. gak Ibu gak terima batal aja batal." Kata Ibu Tama
"Ibu Tama gak mau. Tama mau Casandra bukan perempuan lain." Kata Ka Tama tegas
Mereka beragumen semua mendengarnya.. Hanya kesedihan yang menjalar kedalam hati Ka Casandra.. Dia tidak pernah menyangka akan mengalami hal seperti ini.. Pernikahan yang dia harapkan berubah menjadi pertikaian ibu dan anak. Ini semua karena adiknya yang membuat malu keluarga. Sudah tidak datang. tapi tetap membuatnya merasakan malu luar biasa di depan orang banyak...
"Ibu.... Maaf.." Kata Luna pelan
"Tolong jangan seperti ini." Kata Luna
"Kamu, Kamu siapa? Oh saya ingat kamu sahabat Ikbal kan! Kamu yang hamil anak Ikbal? Iya?" Kata Ibu Tama
__ADS_1
Semua menjadi semakin rumit, Sekarang Malah Luna yang dianggap hamil...
"Bukan Luna yang hamil. Luna calon istri saya.." Kata Candra tegas
"Maaf Ibu, Semua akan kami jelaskan nanti. Tolong berikan kesempatan untuk Ka Casandra dan Ka Tama menikah terlebih dulu." Kata Luna tak pantang menyerah
"Gak, Sekarang! Atau saya bawa pulang anak saya!" Kata Ibu Tama lebih galak dari se ekor harimau
"Ok saya akan menjelaskannya." Kata Papa Ka Casandra dan Candra yang langsung mempersilahkan Ibu Tama kesebuah ruangan untuk berbicara secara kekeluargaan...
************************************************************
Assalamm'ualaikum wr.wb..
Hai semua teman teman online aku yang selalu setia membaca novel ku ini...
Selamat Pagi. Selamat Siang dan selamat malam!
Maaf banget karena belakang baru bisa upload novel lagi, Aku sedang ada dalam masalah yang alhamdulillah sudah bisa aku tangani.. Kalian harus tetap semangat ya!
Oh iya selamat menunaikan Ibadah untuk kalian yang menjalankan! Semoga kita bisa lancar menjalankannya, jangan lupa untuk mengkodo ketika batal ya... Dan jangan godin inget!
Untuk Teman yang berbeda agama, Terima kasih sudah menjungjung tinggi rasa toleransi diantara umat manusia...
Dan untuk kita semua tetap jaga kesehatan, jangan lupa menerapkan 3M.. Mencuci Tangan ... Menjaga jarak dan Menjauhi kerumunan..
Tetap sehat!
Tetap semangattt!!
**Wasalamm'ualaikum wr.wb..
^^^^^^Salam,^^^^^^
__ADS_1
^^^Luthfiana**^^^