
Awalnya Sansan beranggapan bahwa Steven sudah pergi dari rumah itu, Dia akan tenang dan bisa makan dengan nyaman. Tetapi dia salah Steven Ikut makan bersama mereka.. Dia tepat duduk dihadapannya..
"Sansan mari makan." kata Luna yang sedang menata piring piring
Sansan hanya menganggukan kepala nya saja...
"Steven..." Kata Sansan dengan Spontan yang kaget melihat Steven duduk disebrangnya
"Hai.." kata Steven
Sansan yang canggung, Langsung terdiam diri matanya berbolak balik melirik kanan dan kiri tak ingin menatap mata Steven...
"Kenapa San?" kata Steven
"Heh?? Gpp gpp..." kata Sansan
Sansan tak menyangka bahwa Steven juga ikut makan bersama mereka..
"Ohh kirain gw gak boleh ikut makan." kata Steven
Sedangkan mama yang sudah duduk langsung tercengang mendengar ucapan Steven..
"Kenapa gak boleh?" kata Mama dengan nada sedikit nyinyir
Tangannya membuka Piring dan mengambil sendok melihat ke arah Sansan..
"Sansan??? kenapa gak boleh?" Kata Mama menanyakan ulang
"Hah? Enggak ma.. Boleh ko.. kan aku gak bilang gak boleh.. Cuma kirain udah pulang gitu." kata Sansan beralasan
"Kamu lupa ya? Tamu yang kerumah wajib makan dulu." kata Mama
"Iya ma.. maaf." kata Sansan
"Yaudah lanjut makan." Kata Mama
__ADS_1
"Selamat makan semua..." Kata Steven
Dimeja makan karena Sansan dan Steven bersebrangan.. steven berulang kali menggona Sansan.. Kaki nya mengarah pada Kaki Sansan.. Mengusapnya dengan Ujung jari jempol kaki nya..
Sansan agak terganggu dengan kelakuan Steven.. Dia beberapa kali memelototi Steven yang melihatnya dengan tatapan menggoda..
Dengan memberikan kode mata Sansan seharusnya Steven mengerti bahwa Sansan sedang terganggu dengan sikapnya.. Bukan nya melepaskan nya dia malah semakin menjadi jadi.. Bahkan sentuhan itu sudah sampai pada paha mulus dengan menggunakan rok pendek yang dipakai Sansan..
Sansan yang kesal langsung menyudahi makan Malam nya dan pamit menuju kamar...
"Sialan." kata Sansan kesal
"Ngapain si itu orang?" Kata Sansan
"Pake acara mancing mama ngomong lagi." kata Sansan
Dia mondar mandir dan sesekali menggigit ujung kuku jari tanganya..
"Gimana nih? Gimana kalau dia tiba tiba bilang sama keluarga Ikbal?" Kata Sansan
Seseorang mengetuk pintu kamar..
Sansan membuka kan pintu, Itu adalah Luna. Luna mengantarkan Gilang yang sudah rewel karena lapar ingin minum asi...
"Emmm San.. Ini Gilang nya.. Minta Asi kayanya." kata Luna yang sesekali melihat Sansan dan Gilang bergantian
Sansan yang emang sedikit panik langsung membawanya tidak memberikan rasa terima kasih dan langsung menutup pintunya...
Luna yang bingung dengan sikap Sansan langsung kembali bawah...
Ternyata diruang tamu Ikbal dan Steven berbincang bincang dengan Santainya...
Ikbal juga sesekali mengeluarkan lawakan khasnya saat nongkrong dulu...
"Eh Gw jadi kangen anak anak yang lain deh..." Kata Ikbal
__ADS_1
"Lah kan lo udah punya anak.. Atau itu bukan anak lo lagi.." Kata Steven
"Hah?" Kata Ikbal langsung diam
"Dih bercanda kali.." Kata Steven yang memukul bahu Ikbal
"Hahaha... Gak lucu bangsat." kata Ikbal sambil tertawa
"Terus gimana lo sama Luna? Jadi Kaka Ipar?" kata Steven
"Bukannya dulu lo..." Kata Steven terputus
"Ya biasa aja.. Kan Nikah nya sama Abang gw. Jadi ya udah lah.. Gak usah bahas masa lalu... Lo aja gimana? Udah dapet Calon Istri belom?" Kata Ikbal
"Wah... Gw udah dapet.. bahkan dia hamil anak gw. Tapi nikahnya sama cowok lain." kata Steven
"Serius lo? Gila mau maunya aja tuh cowok nikahin Cewe yang hamil anak orang lain.. Keterlaluan sih." kata Ikbal
...------------------------------------------------------------Promo sedikit...
Siapa tau kalian ada yang minat...
Salah sendiri gak pernah komen... Mending balas saya dengan mendownload aplikasi dibawah ini...
Dari pada gabut mending baca berita, nonton video/dengerin musik.. download dan masukin kode aku... bisa dapet bonus...
indo today S1W3H9
Resso GBN5X87VUWPHW
Hello D92404531
Tiktok ori GBMZW49MHXYWF
100% membayar.. Kumpulkan poin sampe bisa ditukarkan dengan uang... terus udah bisa tinggal masukin nomber akun dana kalian...
__ADS_1