
Justin menunggu kabar dari teman temannya sampai ketiduran..
*Kring..*
*Kring..*
*Kring..*
Duh Justin ketiduran.
"Wah grup nih.." Kata Justin
"Jl. Mekar Wangi??? Kos kosan?" Kata Justin
"Kemal kayanya serius. Besok aja deh kabarin Luna nya. Kasian pasti udah tidur." Kata Justin
Jam 06.45
*kringg...Kringg.. Kringg*
-Justin-
"Justin?" Kata Luna
" Hallo! Justin!" Kata Luna
"Lun, Aku udah dapet informasi dari anak anak. tapi gak tau valid gak tau gak sih. Tapi kayanya bener. Tar aku kirim wa ok.. aku kerja dulu bye.." Kata Justin menutup teleponnya
"### Alhamdulillah banyak yang membantu.. Kebetulan aku libur." Kata Luna
Setengah Dua..
jl. Mekar Wangi...
"Kemallll..." Kata Luna melambaikan tangannya
"Sorry agak telat, Macet hhe.. Yuk langsung aja." Kata Kemal
__ADS_1
"Iya Makasih." Kata Luna naik ke motor kemal
beberapa menit kemudian, didepan kosan...
"Disini?" Kata Luna
"Iya disini, Aku liat dia keluar dari kosan ini." Kata Kemal
"Nomber kamarnya?" Kata Luna
"Gak tau sih, tapi temen aku ngekos disini. Aku telepon dulu ya." Kata Kemal
"Okk.. Makasih.." Kata Kemal
Kemal mengeluarkan hpnya menelepon temannya..
"Heem." Kata Kemal mengangguk
"Hallo! Wan dimana lo?gw depan kosan lu nih.. kedepan gw ada urusan sama lo nih.." kata Kemal
Kemal mematikan teleponnya..
"Ada?" Kata Luna
"Ada." Kata Kemal
*Tek.. tek.. tek..*
"Ridwan?" Kata Luna
"Luna, Kemal ngapain kesini?" Kata Ridwan
"Katanya kamu gak tau Ikbal dimana.. tapi ko kamu disini?" Kata Luna
"Lah aku emang gak tau Ikbal dimana.." Kata Ridwan
"Ngomongnya di kosan lu.. gak enak disini." Kata Kemal
Mereka bertiga melangkah menuju kosan Ridwan..
"Jadi gimana ada apa?" Kata Ridwan
"Lu kenal Ikbal?" Kata Kemal
"Kenal, temen tongkrongan.. kenapa?" Kata Ridwan
"Ikbal kabur.." Kata Kemal
"Gw tau, dari Luna kemaren..." Kata Ridwan
__ADS_1
"Gw liat Ikbal keluar dari sini." Kata Kemal
"Waittt bentar Ikbal? keluar dari kosan disini? gw gak pernah liat Ikbal disini. Sumpah!" Kata Ridwan
"Lun aku serius, gak pernah liat Ikbal..." Kata Ridwan
"Ok ok gini aja kita tungguin dikosan temen gw.. Kita pantau Ikbal." Kata Ridwan
"Ok!" Kata Luna
sedangkan Kemal mengangguk
Mereka mengetuk pintu teman Ridwan dekat dengan gerbang...
"Bro gw numpang disini ya, ada perlu mantau orang nih." Kata Ridwan
"Mantau? mantau siapa lu?" Kata Yogi
"Mantau temen gw, Ikbal kabur dari rumah katanya disini ngekos. Siapa tau bener." Kata Ridwan
Sebari bercerita Ridwan juga memperkenalkan Luna dan Kemal kepada Yoga..
"Bentar bentar,, Ikball???? Ikballllllll???????" Kata Yoga berfikir keras
"Kaya nya gw tau yang namanya Ikbal, tapii gw taunya pacar si Sansan." Kata Yoga meyakinkan dirinya sendiri
"Kemaren gw ketemu sama Sansan, sama cowok. Dia manggil Ikbal." Kata Yoga mengingat kejadian kemaren
"Yoga tau no kamarnya berapa?" Kata Luna
"Bentar, Gw perhatiin sih dia masuk ke kamar atas lantai 2." Kata Yoga
"Tapi aku lupa nomber nya." Kata Yoga
"Bentar bentar... Nomber 2...1...6..." Kata Yoga mencoba mengingat nomber kamar yang dimasuki Sansan kemaren
"Ya ya 216." Kata Yoga
"Bentar bentar, Itu Ikbal itu Ikbal..." Kata Kemal
"Sssstttt..." kata Luna
"Pantau pantau, Iya naik tangga... Duh gak keliatan nanti kekamar no berapa.." Kata Luna
"Gw keluar dulu, dia mungkin gak curiga sama gw." Kata Yoga
"Thank ya Ga." Kata Luna
Beberapa menit kemudian...
__ADS_1
"Bener.. 216." Kata Yoga
Mereka pun menyusun rencana untuk bertemu dengan Ikbal...