
Setelah Sansan keluar dari rumah sakit Keadaan yang memulai membaik Keluarga Ikbal membicarakan tentang pernikahan antara Ikbal dan Sansan.
"Jadi kapan acaranya?" Kata Mama Sansan
"Terserah Ibu saja." kata Papa Lukman
"Kalau begitu minggu depan saja." kata Papa Sansan
"Silahkan." kata Papa Lukman
"Saya mau acara nya meriah." kata Mama Sansan
Mama Tira dan Papa Lukman saling menatap.
"Apa gak sebaiknya sederhana saja? Ikbal dan Sansan kan sudah punya anak." kata Papa Lukman
"Bapa ini bagaimana sih. Kalau bukan Anak bapa hamilin anak sayam Ini juga gak akan kejadian. Saya minta Pernikahan yang mewah." kata Mama Sansan menaikan nada bicaranya
Papa Lukman hanya menundukan kepada dan mengehela nafas panjang..
"Maa.. Gpp mah.. Aku juga mau ko sederhana aja." kata Sansan
"Sansan masa ka..." kata Mama Sansan tidak melanjutkan karena tangannya dipegang oleh suaminya
"Gpp mah.. Yaa.." kata Sansan meyakinkan
"Ok." kata Mama Sansan mengalah
Hari pernikahan tiba..
Hari pernikahan sederhana yang dihadiri kerabat dekat dan anggota keluarga berjalan dengan Hikmat.. Ikbal dan Sansan pun Sudah resmi menjadi sepasang suami Istri...
"Ehhh... Ehhh.. Gak keliatan ya bekasan lahirannya." kata Ibu yuli kerabat Ikbal
"Iya bu. Tapi gak nyangka ya. Padahalkan Nak Ikbal itu anak baik baik. Bisa bisa nya hamilin anak orang." kata Ibu tere
"Heh! Ibu ibu kalau masih mau gosipin anak saya meningan ibu ibu keluar. Pergi." kata Mama Sansan
Papa Lukman yang mendengerkan segera menghampiri Ibu ibu rumpi yang sekarang sedang diceramahi oleh mama Sansan.
__ADS_1
"Sudah sudah... Ibu ibu mohon jangan buat gaduh diacara pernikahan anak saya ya.." kata Papa Lukman
"Kalau bukan karena Pa Lukman orang yang baik baik. Saya jambak juga nih ibu ibu satu. ajarin anaknya yang bener." kata Ibu Tere
Ibu ibu rumpi pun pergi meninggalkan Pernikahan..
"Sayangg..." Kata Sansan memegang tangan Ikbal
"Udah ya. Udah.. Kamu duduk dulu jangan mikirin apa apa lagi.." Kata Ikbal menenangkan Sansan
Luna dan Candra hanya menonton dari kejauhan sambil saling membercandakan satu sama lain. Tidak menampik apapun yang dikatakan orang orang disekitarnya..
"Kamu kenapa cantik?" Kata Candra
"Dih gombal ya kamu. Kamu kenapa?" kata Luna
"Ganteng?" kata Candra
"Jelek... Hahahaha." kata Luna mencubit pipi Candra
"Ihhh kamu ya. Nyebelin." kata Candra balik mencubit pipi Luna
"Yaudah ayok." kata Candra yang berdiri menarik tangan Luna untuk berfoto bersama Pangantin
"Eh... Ehh.. Kita kan mau foto keluarga. Ko?" Kata Ikbal memberhentikan Candra yang berjalan bersama Luna
"Ya kan kita keluarga." kata Candra
"Gak gak. Dia bukan siapa siapa. Gak sudi gw." kata Ikbal dengan nada tinggi
"Ikbal!!!" kata Candra Berteriak hingga tamu yang datang pun memerhatikan nya saat ini
"Apa? Mau marah?" kata Ikbal
"Ka. Udah..." kata Luna
"Dia keterlaluan sayang..." kata Candra
"Pergi lo Luna." kata Ikbal
__ADS_1
"Kalau bukan karena gw yang berjuang biayain hidup lo. Lo gak akan bisa nikah sama dia.. Inget ya Ikbal. Mulai sekarang gw gak perduli sama lo lagi." kata Candra yang tidak tahan dengan perlakuan Ikbal.
Candra menarik tangan Luna dan pergi dari pernikahan adiknya itu...
"Candra... Candraa..." kata Papa Lukman meneriaki nama anaknya
Candra yang sudah kepalang tanggung. Tidak memperdulikan panggilan Papa tercintanya.
"Kamu tuh sayang jangan terlalu baik. Padahal biarin aja aku pukul adik aku." kata Candra masih kesal
"Sayang... Jangan kaya gitu... Nanti malah makin kusut." Kata Luna mencoba menenangkan
"Tapi... Keterlaluan dia tuh sayang..." kaya Candra meninju setir mobilnya
"Udah ya... Kan gimana pun adik kamu." Kata Luna menenangkan
Luna pun berhasil menenangkan Candra...
*kringgg... kringgg...kringgg...*
Suara telepon Candra.
"Siapa tuh sayang?" kata Luna yang melepaskan tanganya daro Candra
"Ka Casa." Kata Candra yang menepikan mobilnya
"Hallo! Apa ka?" kata Candra datar
"Kamu dimana?" kata Ka Casandra
"Jalan ka. Kenapa?" Kata Candra
"Kamu tuh ya... Kalau apa apa tuh jangan marah kaya tadi.. Sabar." Kata Ka Casandra
"Ah dia disabarin makin ngelunjak ka." kata Candra
"Udah sini kerumah kaka... Makan Malem disini.. Sekalian ngobrol." kata Ka Casandra
Setelah itu, Candra dan Luna pun pergi kerumah Ka Casandra...
__ADS_1