Kakak Iparku Ayah Dari Anakku

Kakak Iparku Ayah Dari Anakku
HAYOLOH


__ADS_3

...****************...


Dika langsung bangkit dari duduknya. Ia berlari cepat kearah audina. Tanpa diduga lelaki itu memeluk pinggang Audina dan mencium rakus bibir pink milik perempuan itu.


Tangan kanan dika yang menganggur dipakainya untuk memegang pipi audina, agar ciuman lebih dalam.


Semua yang berada disana menatap terkejut. Kaivan buru-buru menutup mata adrean. Sedang matanya masih melihat adegan kiss didepan sana secara gratis.


Audina pukul dada dika karena nafasnya akan habis. “Hah ... hah ... dasar orang gila!” umpat Audina pada dika. Sedangkan Dika hanya terkekeh saja.


Dia lalu berjalan lebih dulu kearah rosi. Dan memeluknya erat. “Kangen nenek!” ucap audina.


“Sama, sayang!”


Dika dari belakang menyeret audina untuk duduk disampingnya. Memisahkan pelukan dramatis antara dua perempuan berbeda umur itu.


“Dika. Jangan tanya-tanya dulu ke audina!” peringat dulu rosi.


Dika pun harus mengangguk pasrah.


“Kau mau menjelaskannya, nak?”


“Iya nek.” Jawab audina. “Adrean yang pertama sadar, kalo kakak ada hubungannya sama kecelakaan mobil yang aku alami. Dari sana, adrean cari semua informasi tentang kakak dan banyak hal yang didapat. Yang bisa aku simpulkan dari informasi itu, kakak selalu siksa ratu, putrinya karena dia mendapat banyak tekanan dari beberapa pihak. Termasuk papah.” Jelas audina. Sebenarnya banyak yang telah ia tahu. Tapi sepertinya biar lah ia pendam saja.


“Mereka tahu identitas asli kamu, dari siapa?” tanya penasaran Dika.

__ADS_1


“Nenek. Waktu itu digudang nenek bilang semua rencananya ke aku. Dan minta buat kerjasama sama orang lebih banyak. Supaya kejahatan papah cepat terungkap.”


“So, rencana kita selanjutnya apa?” Audina bertanya dengan menatap mereka satu persatu.


“Menurut saya. Dika harus tetap mengikuti alur permainan kirani. Dan kita ungkap saat acara pernikahan sepupu kirani. Disana pasti ada delan juga. Kita bisa sekalian mengungkap kejahatan yang delan lakukan terhadap, istri dan kedua anaknya.” Pendapat Kaivan lumayan disetujui oleh semuanya. Tapi tidak dengan Dika. Lelaki itu menggeleng tegas. “Aku tak mau jadi boneka perempuan itu lagi.”


Audina mengangguk. “Kita pakai ide itu aja.” Audina hiraukan tatapan memelas Dika.


Pertemuan mereka pun bubar. Mereka memberi ruang untuk Audina dan Dika.


Dika tatap wajah audina. Perempuannya selalu cantik, meski masih ada sisa luka dikepalnya. Dika elus pelan luka itu. “Maaf, aku kasar. Masih sakit gak?” tanya Dika. Lantas memunculkan gelengan dari audina.


“Kemana aja? Kok aku cari gak ketemu-ketemu? Padahal udah aku cari pakai jurus hacker,”


“Serius nih?”


“Marah?”


“Lihatnya gimana?” jawab Dika dalam hati.


“Yah, aku pergi nih kalau kamu marah,” Audina sudah akan bangkit tapi Dika segera memeluk. Dia menghirup banyak-banyak harum Audina di cekung lehernya.


“Aku tanya serius, Na. Jawab.”


“Iya-iya. Kemarin aku tinggal di villa punya nenek. Kalo kamu tanya, kenapa gak bilang-bilang kamu tentang rencananya. Itu karena aku mau tahu aja, kamu serius gak cinta sama aku. Soalnya kalau cintanya ke Kirani, aku mau pergi aja selesai ungkap kejahatan papah,” Jujur audina dengan mengelus-elus rambut lebar Dika. “Eh, waktu Adrean telepon aku. Ada suara kamu, terus kamu bilang cinta sama aku. Jadi, ya aku balik aja.” Setelah berucap itu Audina angkat wajah Dika. Seketika mata audina terkejut, “kok sedih?” tanya Dika. Ia melihat mata Dika sudah dibasahi air mata begitu banyak.

__ADS_1


Sebab malu, Dika berlindung kembali ditubuh audina dan mengangkat tubuh perempuannya ke atas meja. Audina kaget. Dia pegang erat kedua bahu tegap Dika.


“Boleh, aku ulang lagi?” izin Dika. Saat dika akan maju menyerang, audina menghindar. “Na, kenapa?”


“Jawab dulu. Kamu yang kasih uang banyak diatas meja waktu aku kasih keperawanan aku?” tanya segera audina.


“Bukan. Bukan aku,” dika langsung buru-buru menyerang bibir yang sejak tadi menggoda iman dika. Tapi sialnya audina kembali menjauh. “Apalagi sih na??” kesal dika.


“Terus siapa? Dan kamu kemana?”


“Aku pergi kerumah karena ayah tiba-tiba mau nikahin aku sama Kirani. Udah ya? Please??” minta lelaki itu dengan puppy eas nya. Berhasil merobohkan tembok besar yang sudah audina bangun.


Tanpa menjawab. Audina tarik wajah dika dan mengecup bibir tebal milik lelakinya. Disela-sela ciuman dika tersenyum. Dia lalu ***** mulut audina dan memasukkan lidahnya kedalam. Mengajak audina bergelut lidah bersama.


Audina lakukan apa mau dika, dia begitu semangat memajukan wajah dan memiringkannya. Audina melepas tautan mereka, lalu tangan dika, membawa kedua dahi mereka bersatu. Masih dengan nafas yang tak beraturan, dika tatap audina. “I love you, sky,”


“Kok sky?”


“Kamu kaya langit buat hidup aku. Jawab dong!”


“Hahaha, dasar. I love you too, bird.” Balas audina.


“Kok bird?” kini dika yang bertanya.


Audina tak langsung menjawab, melainkan memajukan diri dan membisikkannya ditelinga dika. “Soalnya burung punya kamu udah tegang.”

__ADS_1


...****************...


__ADS_2