
*****Rio Reynaldi*****
Source : Google
Ya, Rio Reynaldi adalah namaku. Aku saat ini bekerja di salah satu bank swasta di Ibukota (Jakarta), usiaku saat ini genap 27 tahun. Aku di kenal memiliki sifat cuek, sederhana, namun romantis dan perhatian. Selama ini aku dibesarkan oleh kakak perempuanku. Kami tinggal berdua setelah ibu dan bapak meninggal karena kecelakaan 11 tahun yang lalu, saat itu usiaku masih 16 tahun dan masih duduk di bangku SMA.
Setelah kedua orang tuaku meninggal, kakaklah yang membesarkan dan membantu mengurus semua biaya pendidikanku hingga aku tamat S1 (ekonomi perbankan). Kakak dan Almarhum kedua orang tuaku sangat menyayangiku walaupun aku hanya anak angkat bagi mereka.
Sedih rasanya mengingat bahwa aku dilahirkan tanpa mengetahui siapa kedua orang tuaku, dan yang lebih menyakitkan lagi kedua orang tuaku sengaja membuangku dan membiarkan aku tergeletak di depan halaman rumah yang kini menjadi rumahku . Ya, aku ditemukan oleh ibu dan bapak di halaman rumah pada pukul 03.15 dini hari. Kalau tidak salah bapak menceritakan bahwa kejadian itu terjadi pada hari senin, tepatnya tanggal 29 Maret 1993.
Almarhum bapak telah menceritakan semuanya tentang asal-usulku sebenarnya. Rasa kecewa, sedih dan marah yang aku rasakan saat bapak menceritakan semua kenangan pahit itu. Kenangan saat orang tua kandungku hanya meninggalkan sepucuk surat yang diletakan di samping tubuh mungilku. Ya, surat yang berisi tentang permintaan untuk mengurus dan membesarkan diriku bagi siapa saja yang bersedia dan tidak memiliki anak.
Bapak yang kala itu sudah memiliki kak Naya, memutuskan untuk menerima dan mengadopsiku sebagai anaknya. Padahal saat itu keadaan ekonomi bapak dan ibu tidak terlalu baik, tetapi mereka tetap memutuskan untuk mengurus dan membesarkanku hingga kini.
Ah sudahlah, aku tidak mau lagi mengingat kejadian pahit itu. Aku hanya menganggap bahwa orang tua kandungku adalah almarhum bapak dan ibu yang saat ini telah tiada. Ingatan cerita itu hanya membuat dadaku sesak dan sakit. Beruntungnya aku masih memiliki keluarga, ya.... dia adalah kakak perempuanku, kakak sekaligus keluarga satu-satunya yang aku miliki.
*****Naya Azalea*****
Source : Google
Dia adalah kakak perempuanku. Kak Naya aku memanggilnya. Saat ini usianya memasuki 31 tahun
Kak Naya memiliki wajah yang cantik, dengan bibir tipis dan hidungnya yang mancung, serta rambutnya yang hitam dan panjang, selalu membuatku terpana saat memandangnya. Kak Naya memiliki sifat penyayang, perhatian, mudah bergaul, penyabar namun agak sedikit pemalas.
__ADS_1
Bagiku kak Naya adalah wanita yang sempurna. Bayangan kak Naya selalu menemani di setiap hari-hariku. Aku sadar bahwa aku tak pantas membayangkan dan memikirkan ini kepada orang yang telah menjaga dan mengurusku selama ini.
Kak Naya rela memutuskan untuk berhenti pada kuliahnya di fakultas kedokteran karena terpaksa harus menjadi tulang punggung dan menafkahi biaya pendidikanku. Padahal saat itu kakak sudah memasuki semester akhir, tetapi kakak memilih untuk melupakan cita-cita mulianya demi masa depanku.
Saat ini kakak masih bekerja di perusahaan retail sebagai supervisor setelah bekerja selama 10 tahun. Kakak memulai karirnya sebagai tenaga kasir. Penampilan kakak yang menarik menjadi salah satu daya tariknya dalam hal memikat konsumen dan pelanggan.
*****Sapta Risandi*****
Source : Google
Sapta panggilan akrabnya. Sapta merupakan salah satu konsumen setia di tempat kakak bekerja. Kakak mengenalnya sejak pertama kali bertemu saat masih bertugas sebagai kasir. Hingga saat ini Sapta selalu menyempatkan berkunjung menemui kakak hanya untuk sekedar mengantarkan makanan untuk kakak.
Posisinya sebagai CEO salah satu perusahaan terkemuka di Jakarta membuat gaya hidupnya mewah.
Dia dapat melakukan dan memberikan apapun yang kak Naya butuhkan tanpa kak Naya memintanya. Namun sayangnya kakak tidak semudah itu untuk didekati oleh Sapta. Saat ini pun hubungan mereka masih sebatas teman saja, yaa.... itu yang aku tahu.
Sapta memiliki karakter yang dominan kurang baik, yaitu mudah marah, kasar, sering berfoya-foya dan suka berganti-ganti pasangan (pacar). Namun perasaan cintanya pada kak Naya terlihat tidak main-main. Dia serius menunjukan niatnya untuk meminang kak Naya dan menjadikannya sebagai pendamping hidupnya.
Hal ini tentu membuat aku cemburu pada Sapta. Ya, bagaimana tidak, aku hanya seorang pegawai swasta biasa, sedangkan Sapta merupakan CEO di perusahaan milik ayahnya. Tentunya perbedaan kami berdua sangat jauh.
*****Amelia*****
Source : Google
__ADS_1
Amel sapaannya. Dia merupakan teman satu fakultasku saat kuliah dulu dan kini menjadi teman sekantorku. Dia merupakan anak semata wayang dari keluarga yang berada dan terpandang.
Saat ini ia bekerja sebagai salah satu teller yang bertugas melayani seluruh nasabah yang datang.
Karakter yang dimiliki Amel yaitu mandiri, mudah bergaul, dan sangat rendah hati. Aku dan rekan-rekan di kantor sangat menyukai sosoknya itu. Aku termasuk pria yang beruntung yang bisa dekat dan berteman dengannya.
Kedekatanku dengan Amel selama ini hanya sebatas teman dan rekan kerja saja, namun ternyata Amel memiliki perasaan lain terhadapku. Dia diam diam menyimpan perasaannya padaku. Sayangnya perasaan Amel itu tak akan pernah terjadi, karena aku memiliki wanita lain yang telah merebut hatiku.
Perasaanya terhadapku membuat Amel menjadi wanita yang posesif, mudah marah, manja, dan menghalalkan segala cara agar dia bisa mendapatkan cintaku. Ya, dia berani melakukan apa saja agar keinginan dan tujuannya terwujud. Sifat Amel ini sangat bertentangan dengan yang ku kenal dulu.
Semua masalah mulai muncul saat Amel mengetahui bahwa kak Naya bukanlah kakak kandungku, ia juga mengetahui bahwa kak Naya merupakan wanita yang aku cintai selama ini. Ia marah dan kecewa padaku, hingga memutuskan untuk membuat hubungan aku dan kak Naya menjadi renggang.
"Mungkinkah perasaanku terhadap Amel dapat berubah dan mulai mencintainya?"
"Akankah Aku bisa memiliki hati kak Naya dan menjadikannya wanita satu-satunya dalam hidupku?"
"Siapakah yang akan kakak pilih nanti sebagai pria masa depannya, aku ataukah Sapta?"
(Semua pertanyaan ini muncul dalam benakku, namun aku berharap apapun yang akan terjadi nantinya adalah yang terbaik bagiku, kak Naya dan semuanya).
**************
Readers..... ikuti terus ya setiap episodenya, agar tahu mengenai kelanjutan kisahku (Kakakku Wanita yang Kucintai).
Semoga kalian suka ya dengan kisah yang ku tulis ini. Kalian boleh tinggalkan jejak kalian disini, baik itu like atau komentar yang berisi saran maupun kritikan, agar Author bisa memperbaiki cerita dan penulisan di setiap episode yang akan di up. Terima kasih 🙏
Selamat membaca readers... 😘
__ADS_1