
Keadaan kantin sekolah sangat ramai pada jam istirahat ini, meskipun terlihat ramai mereka selalu antusias pergi ke kantin selain untuk mengobati rasa lapar mereka, mereka juga punya tujuan lain untuk pergi ke kantin, bagi para cowok kantin itu bagai kan tempat tongkrongan asik mereka karna selain desain kantin ini di buat senyaman mungkin oleh pihak sekolah mereka juga bisa melihat cewek cewek cantik di sana. Dan para cewek nya juga tak jauh beda dengan alasan para cowok ,, karna mereka juga bisa melihat cowok most wanted yang tampan itu.
Terlihat dari lorong menuju area kantin segerombolan cewek Hits sekolah berjalan secara anggun menuju kantin.
Kedatangan ke empat cewek Hits itu tak luput dari pandangan para penghuni kantin, apalagi para mahluk laki laki yang ada di kantin seketika mata mereka tertuju ke arah ke empat wanita cantik itu berada, bagaikan melihat bidadari dari khayangan mereka melongo dan melebarkan matanya kesenangan karna apa yang mereka nantikan datang juga..
Mereka langsung tidak fokus dengan kegiatan mereka, ada yang terlalu banyak menumpahkan saos sambal di mangkok mereka, ada yang menabrak orang lain karna mata mereka mengikuti ke empat cewek itu berjalan dan menabrak satu sama lain, ada yang diam diam memotret mereka untuk di abadikan, dan lain sebagainya.
"Gilaaa,, nikmat mana yang kau dusta kan siang ini tuhaann..." Ucap salah satu penghuni kantin itu sambil menopang dagu nya dengan kedua tangan nya dengan binar bahagia di kedua matanya...
"Astaga.... Pasti langit lagi ke ke sepian deh karna bidadari bidadari nya ada yang menetap di bumi.. " sahutan demi sahutan terdengar lirih di setiap kantin. Memuji keindahan ciptaan tuhan itu dengan decak kagum membuat para cewek di sana berdecak iri kepada mereka,, tapi mereka tidak berani menunjukan nya secara terang terangan karna bisa gawat kalau berurusan dengan mereka..
Ke empat cewek itu terus berjalan dengan anggun nya menuju meja yang mereka ingin kan tanpa menghiraukan decakan kagum dari orang orang di kantin itu,, mereka terus berjalan sesekali mengeluarkan tawa merdu yang membuat siapa saja terpesona dan akan ikut tersenyum melihat nya..
Mereka terdiri dari ke empat cewek cantik di sekolah. Yaitu KANIA LARASATI VIOLETTA: cewek cantik bermata bulat dengan warna coklat jernih, mempunyai bulu mata lentik, alis tebal yang terkesan pas di wajahnya, mempunyai hidung mancung Bangir, bibir tipis berwarna pink alami, pipi sedikit chuby, rambut panjang coklat bergelombang yang indah, tubuh langsing seperti model tinggi badan yang pas tidak terlalu tinggi memberi kesan imut dan cantik untuk nya.
Yang ke dua yaitu STEVY ANGGUN LESMANA: cewek cantik dengan warna rambut coklat bergelombang yang lebih pendek dari Kania, bermata hitam legam, hidung mancung bibir agak tebal berwarna pink alami, halis tebal yang pas dengan wajahnya, tubuh langsing tak jauh beda dengan Kania, memiliki sifat tegas dan sedikit galak jika di ganggu.
Yang ke tiga yaitu MAYA FRAQUEENZA: cewek cantik bermata bulat hitam legam, putih bersih, hidung mancung bibir tipis pink alami, sedikit chuby , berambut hitam sebahu, lebih pendek sedikit dari sahabat sahabatnya,, terkesan imut dan menggemaskan bagi yang melihatnya.
Dan yang ke empat yaitu VANIA LAURENIA: cewek cantik tidak jauh berbeda dengan sahabatnya mempunyai badan yang body goals putih bersih, hidung mancung bibir tipis, rambut coklat sepunggung bergelombang.
"Rame banget, kita duduk di tempat biasa kan."keluh Maya sambil mengedarkan pandangan nya ke seluruh penjuru kantin, sambil berjalan dengan santai.
__ADS_1
Mereka pun berjalan menuju meja di pojok ruangan dekat jendela, yang memang pas di gunakan untuk bersantai atau nongkrong nongkrong cantik di kantin.
"Hay, kalian udah selesaikan makan nya, bisa tinggalin tempat ini kan kita mau duduk nih."ucap Vania dengan senyum penuh makna yang masih terlihat cantik sambil bersedekah dada dengan angkuh.
"Ii... Iya udah kok, kita udah kelar iya ga." Jawab cowok berkulit sawo matang sambil gugup antara senang dan takut akan ancama sambil melirik teman nya yang duduk di depannya salah tingkah.
"I..iya iya kita baru aja mau pergi.. silahkan duduk". Ucap cowok berkaca mata itu sambil salah tingkah sendiri karna melihat ke empat cewek cantik ada di depan dia.
Sambil berdiri mempersilahkan ke empat cewek itu untuk duduk dengan manis di meja itu, mereka berpamitan untuk pergi dari sana.
Tapi sebelum mereka membalikan badan dengan sempurna salah satu cewek cantik itu memanggil mereka kembali.
"Tunggu... " Ucap Vania
"Eh.. i... Iya ada yang bisa kita bantu". Ucap salah satu cowok itu gugup, siapa yang ga gugup coy ketemu bidadari di depan mata, rasa nya tuhh kayak nano nano loe tau kan nano nano asem manis rasanya, udah lah lupakan.
"Kita belum pesan makanan, bisa kalian pesan kan buat kita kan."ucap Vania sambil tersenyum jenaka.
Setelah kepergian kedua cowok tadi, ke empat cewek itu pun langsung menyemburkan tawa mereka dengan geli karna berhasil menjahili cowok cowok tadi.
" Haa.. ha.. ha.. Bego banget sihh, mau aja di suruh suruh, Lo lihat kan muka nya cengo kayak ga pernah lihat cewek aja." Ucap Maya yang sedari tadi sudah menahan tawa mu supaya tidak meledak seperti tadi.
Sahabat nya yang lain tersenyum puas dengan pemandangan tadi.
Sambil menunggu pesanan mereka datang, mereka tak henti henti nya bercengkrama mengobrol barang branded yang lagi diskon atau ngobrol ngaler ngidul yang tidak penting pun mereka obrolkan, seperti tidak pernah kehabisan bahan obrolan begitu lah orang lain melihat nya persahabatan yang terjalin selama tiga tahun selama mereka masuk SMA tetap terjalin dengan baik walau masalah kecil kerap menghampiri persahabatan mereka tetapi mereka tetap kompak dalam segala hal.
Tak lama pesanan mereka pun datang, tanpa banyak kata mereka pun langsung melahap makanan mereka dengan santai sesekali di selingi obrolan ringan.
"Mereka kok lama banget sihh,, kata nya cuman sebentar." Ucap Maya dengan wajah merenggut nya sambil bersandar di kursi.
Membuat Stevy memutar bola mata nya jengah melihat tingkah sahabatnya yang manja itu.
"Kayak yang ga ketemu setahun aja loe". Ucap Stevy ketus. Membuat muka Maya tambah menekuk mendengar nya.
"Loe kan ga tua rasa nya kangen sama pacar itu gimana rasa nya Stevy , ga ketemu satu jam aja rasa nya kayak setahun tau ga, maka nya sana punya pacar biar ngalamin." Ucap Maya sambil cemberut kesal.
__ADS_1
Mendengar ucapan Maya kepada Stevy sontak saja membuat atmosfer di sekita mereka berubah tegang, Kania dan Vania melirik Stevy sekilas dan melorotkan mata nya pada Maya yang tidak bisa mengontrol mulutnya kalau sedang kesal.
Seakan tersadar dengan situasi di sekitarnya yang berubah tegang maya melirik Stevy yang tertegun sejenak dia berusaha mengubah mimik wajah nya seperti biasa.
"Loe tau kan menanti kabar orang yang kita sayang itu gimana rasa nya dan itu ga seberapa sama perasaan loe itu."ucap Stevy lirih dengan pandangan kosong menatap gelas minumnya.
"Eh.. bukan gitu maksud gue Stev, maaf ya gue ga maksud kok sumpahh."ucap Maya dengan penuh rasa bersalah pada Stevy,,
" Ya udah, loe juga kalau ngomong asal ceplos aja." Ucap Kania menengahi
Dari kejauhan terlihat ke empat cowok tampan nampak berjalan menuju area kantin. Mereka berjalan dengan gaya cool mereka dengan pandangan lurus ke depan, di barisan depan dua cowok berjalan dengan gaya angkuh dan cool nya membuat para cewek disana memekik tertahan melihat ke tampanan nya, sedangkan dua orang lain nya berjalan di belakang mereka yang satu nampak tebar pesona ke pada cewek cewek yang ada di sana yang hampir membuat mereka pingsan di tempat karna ke Demangan, dan yang satu lagi tampak menahan kesal dan malu karena kelakuan sahabat satu nya itu yang tebar pesona seakan pria paling tampan di dunia.
"Hay, Devy makin seksi aja, nanti kencan sama gw ya, ok cantik." Gombal Leo sambil memperlihatkan senyum maut nya pada cewek itu dan tidak lupa mengedipkan sebelah matanya genit, membuat cewek itu tersipu malu oleh rayuan leo sang buaya darat itu, dia mengangguk malu sambil tersenyum menunduk menyembunyikan semburat merah pada pipi nya, dan berlalu dari hadapan leo.
Ricard rasanya hampir muntah mendengar gombalan sahabatnya itu.
Dan berlalu menyusul kedua sahabatnya yang berjalan lebih dulu menuju meja sang kekasih masing masing.
" Hay babe, sorry nunggu lama, biasa tadi kita main main dulu". Ucap sang ketua genk Rega sambil mengusap ujung kepala kekasih nya mesra.
"Its ok babe, ga masalah, aku ngerti kok."balas kania sambil bersandar pada lengan kokoh sang pacar.
"Sayang.. kamu lama banget sihh aku kan kangennn.." ucap manja Maya pada sang kekasih Alvin sambil memeluk lengan kokoh Alvin manja.
Alvin hanya membalas dengan senyum dan mengacak puncuk kepala sang kekasih gemas..
"Manja banget sih nenek lampir" ucap Leo keki menatap dua sejoli itu.
Maya langsung melotot kan matanya pada Leo sebagai tanda protes karena di sebut nenek lampir oleh leo.
"Apaan sih loe sirik aja." Ucap Maya sewot sambil menendang betis leo kencang, membuat cowok itu mengerang sakit akibat tendangan itu, tidak mau kalah Leo pun hendak membalas perbuatan Maya dengan cara menarik rambut Maya, tapi langsung di tepis oleh Alvin sambil melotot kejam.
Maya pun langsung berlindung pada Alvin dan menjulurkan lidah nya pada leo meledek, dan di balas Leo dengan pelototan sebal.
Mereka pun hanya menonton tanpa ada niat untuk melerai sedikit pun karna sudah biasa seperti itu.
"Oh ya sayang, nanti malam aku jemput kamu ya seperti biasa, oke." Ujar Rega sambil menatap mata sang kekasih dengan kalem.
"Oke, nanti kabarin aja ya, takutnya aku ke tiduran lagi."balas Kania sambil tersenyum.
"Gue yakin nanti malam kita bakalan menang lawan mereka." Ucap Alvin dengan senyum setan nya itu.
__ADS_1
Waaaaahhh mereka mau ngapain ya nanti malam....
Vote dan komen ya gaaisss ini cerita pertama ku harap maklum ya kalau banyak typo dan alur nya agak berantakan, aku bakalan banyak belajar lagi...