
****** lanjutan *******
Kania pun terdiam dan duduk di depan warung si abang rambe sambil mata terus melihat ke arah motor lelaki itu. Si abang rambe pun keluar karna kebetulan warung lagi keadan sepi tak ada pembeli.
"Ngapain ko, nongkrong sendiri sih!!" Sapa si abang sedikit mengagetkan kania.
"Hih abang ngangetin aja!" Jawab kania.
"Cantik cantik ko ngelamun!" Ucap si abang. "Ngelamunin apaan sih!" Tambahnya.
"Kagak!! Siapa yang ngelamun!" Jawab kania jutek.
"Lah itu tadi kaget," Jawab si abangketus sambil duduk disebelah kania.
"Yah gimana kagak kaget aaaabaanng!! Si abang atang tiba tiba gitu." Jawab kania makin ketus.
Saat si abang rambe mengajak kania mengobrol pandangan kania terus melihat motor lelaki itu dan pikirannya terus mengingat tatapan wajahnya tadi hingga membuat kania tidak fokus saat mengobrol sama si abang.
"Kamu ini saya tanya apa kamu jawab apa, saya ada di samping kamu ngajak kamu ngobrol tapi pandangan kamu terus aja melihat kedepan." Ucap si abang sambil melihat ke arah kania.
"Iya" Jawab kania.
"Hadeuhhhhh, dari tadi saya tanya apa kamu terus jawab apa." Jawab si abang sambil menggelengkan kepala. "Liat apa sih kamu!!" Tambah si abang makin pemasaran.
__ADS_1
Tiba tiba yadi dan lelaki itu datang ke warung, sontak membuat Kania kaget, saat lelaki itu melihat Kania dia langsung memberi tersenyum hangat pada Kania hingga membuat Kania mati kutu. Yadi pun langsung masuk ke dalam warung si abang disusul dengan si abang yang bergegas kedalam meninggalkan kania.
Kania pun terduduk sendiri laki-laki itu berdiri tepat dihadapan Kania sambil melihat ke arah Kania. Saat Kania dan laki laki itu saling pandang yadi yang ada di dalam warung melihat ke arah mereka berdua.
"Cie.. Cie.. Cie" Ucap yadi meledek sambil melihat ke arah Kania dan ke arah lelaki itu.
"Kenalan dong kenalan" Ucap yadi lagi meledek membuat Kania salah tingkah. "Yang satu ganteng yang satu cantik, putih putih. cocok ko cocok serasi banget" Tambah yadi lagi meledek sambil menemui Kania dan merangkul lelaki itu.
Yadi pun menyuruh lelaki itu dan Kania kenalan. Akhirnya mereka berdua pun berkenalan saling berjabat tangan menyebut nama mereka masing masing. Laki laki itu bernama Herry seorang lelaki yang sangat tampan, dan putih.
"Nah klo udah kenalan kan enak, udah saling kenal tinggal ngobrol deh!" Celetuk yadi.
Kania dan herry pun tersenyum. Karna mereka saling malu satu sama lain jadi tak ada obrolan diantara mereka, yang ada hanya candaan yadi untuk mereka berdua. Karna waktu makin malam kania pun berpamit pada yadi untuk pulang. Yadi menawarkan untuk mengantar kania pulang tapi kania menolak dia bersikukuh untuk pulang sendiri.
"Apa?" Jawab kania
Herry berencana mengajak Kania pergi besok. Seolah grogi sebelum bicara dia menggaruk garuk kepalanya.
"Besok ada acara ga?" Tanya herry sedikit gugup.
Kania pun terdiam "hmmmm, ga ada!!" Jawab Kania. "Ada apa??" Tambah Kania.
"Besok, jalan yuk sama gue!" Ucap Herry lagi.
__ADS_1
"Kemana?" Tanya Kania.
"Main aja, besok jam 10 tunggu gue di sini ya di TU" Ucap herry membuat janji pada Kania.
Kania kaget mendengar ajakan herry, senang bercampur binggung dalam hatinya. Kania baru mengenal herry malam ini tapi herry sudah mengajak Kania jalan. Kania ragu karna Kania baru mengenal herry tapi Kania pun tidak mau menolaknya.
"Iya!!" Jawab Kania sambil tersenyum. "Ya udah gue pulang ya, udah malem" Lanjut kania.
"Iya, mau gue antar" Ucap herry gugup sambil tersenyum.
"Enggak usah!!" Jawab Kania.
"Ya udah, hati hati." Ucap heri. "Jangan lupa besok jam 10" Tambah herry sambil tersenyum lebar menyakinkan Kania.
"Iya" Jawab kania. Dan Kania pun berjalan meninggalkan herry.
Setelah kania meninggalkan herry, herry tertawa tawa sendiri. Begitu pun dengan Kania sambil berjalan pulang dia terus tersenyum senyum sendiri seraya orang jatuh cinta pada pandangan pertama.
****sampai rumah*****
Seperti sesorang yang sedang dilanda asmara
Kania terus mengingat herry dia terus tersenyum senyum sendiri dikamar sambil memeluk bantal, dan tertidur..
__ADS_1
______-----______----$