Kania

Kania
Eps 32


__ADS_3

**** Esok Hari ****


Kania bagun tidur dengan males malesan yang biasanya bangun tidur dia langsung ke kamar mandi ini tidak. Kania malah menarik lagi selimut tiba tiba ingatan perempuan di tlp yang mengaku pacar ko'yanto terlintas lagi membuat Kania BT dan kesal. Membuat Kania makin lebih malas lagi untuk pergi kerja dan hasilnya Kania pun tidak pergi keja.


Mamah pun membangunkan Kania, mengingatkan bahwa hari sudah semakin siang. Kania tetap tidak mau pergi kerja dia beralasan pada mamah bahwa hari ini dia tidak enak badan dan mamah pun menyuruh Kania untuk istirahat tidak pergi kerja.


Sudah dua hari Kania tidak masuk kerja tampa pemberitahuan dan izin kepada pemilik toko. Hingga hari keempat tante Kania datang kerumah membawa gaji Kania dan pesan dari pemilik toko bahwa Kania jangan lagi masuk kerja.


Tante Kania sedikit marah dan kecewa pada Kania. Dan tante pun menceritakan pada mamah dan bapak Kania bahwa bos Kania marah besar pada tante Kania. Kania tidak profesional dalam kerja, tidak masuk kerja seenaknya tampa pberitahuan sebelumnya dan tante Kania yang sangat disalahkan oleh bos Kania karna tante yang merekomendasi kania.


Mendengar cerita tante, bapak kania pun marah pada Kania. Bapak memarahi Kania, menyalahkan Kania tampa tahu alasan sebenarnya.


***** 3 hari kemudian terungkapnya tragedi*****


Kania sudah tidak bekerja lagi, Kania menjalani hari seperti biasa.

__ADS_1


Tiba tiba malam sepulang tante bekerja tante membawa sebuah kabar yang tak terduga...


Tante mengobrol dengan bapak dan mamah seputaran disaat Kania bekerja..


Cerita yang tante bawa membuat mamah dan bapak kaget dan langsung memanggil Kania untuk mengetahui cerita lebih benarnya.


Kania pun kedepan dan duduk diantara mereka, dengan tertunduk..


"Tadi ada perempuan yang telpon ke rumah c aci, nanyain kamu. Dia minta maaf!!" Ucap tante pada Kania didepan mamah dan bapak.


"Dia menceritakan semua nya pada tante, bahwa dia udah salah paham sama kamu. Dia udah marah marahin kamu, Udah nuduh dan ancam kamu juga. Tante sampe marah, emosi dan kesal mendengar pengakuan dia. Tante marah marahin dia abis abisan, ngapain sampe ancem ancem kamu" Ucap tante dengan nada emosi.


Kania terdiam seribu bahasa, hatinya berdebar tak karuan.


"Tante pergi ke toko nyari yanto dan tante juga tanya ke hana,. hana bilang dia ga tau apa apa, kamu berenti kerja juga hana ga tau. hana cuma bilang waktu itu emang ada perempuan yang telpon nyariin kamu, hana ga tau itu siapa dan ngobrol apa sama kamu tapi setelah perempuan itu telpon hana bilang ada perubahan dari kamu." Lanjut tante Kania.

__ADS_1


"Sudahlah tan, kak hana emang ga tau apa apa, ini sudah berlalu. Sudah lupakan saja" Jawab Kania seakan merasa khawatir akan terjadi sesuatu nantinya.


"Owh ga bisa buat bapak, berarti selama ini dia udah main main sama bapak" Cela bapak disela obrolan mereka. "Berani ngancam ngancam Kania berarti dia udah main main sama kakak," Lanjut ucap bapak kania pada tante.


"Trus kamu udah nemuin si yanto nya belom ci," Tanya bapak lagi pada tante.


"Udah, ka! Tadi cici marahin di toko. Abis abisan.'' jawab tante.


Bapak dan tante pun mengobrol terus dengan nada kesal. Bapak menyuruh tante mencari tau dimana rumah perempuan itu dan apa aja yang sudah dia katakan pada Kania ditelpon. Apakah Dia ada mengancam Kania.


Melihat bapak marah hati Kania makin tunuam, hatinya tak karuan. Hatinya trus berkata, " Manjang ini mah urusan nya bakal manjang". Ucap kania di dalam hati sambil menggelengkan kepala. "Mati ini mah bisa mati. Gimana kalau bapak tau perempuan itu ngancam mo bunuh gue." Ucap didalam hati lagu seakan lebih cepat lagi menggelengkan kepala.


Dengan perasaan yang tak menentu kania meninggalkan bapak, tante Kania langsung masuk kamar....


_______-----_______----____

__ADS_1


__ADS_2