Kania

Kania
7.PERTEMUAN DI INDOMART


__ADS_3

Braakkkkk... Terdengar suara pintu di banting dengan keras oleh seseorang, membuat kedua remaja yang sedang bersantai sambil mengobrol itu berjenggit kaget bukan main karena suara keras itu...


Terlihat seorang wanita berpakaian formal yang terlihat sudah berumur 40 an itu namun masih terlihat cantik berjalan memasuki rumah dengan tergesa terlihat dari aura muka nya seperti nya sedang menahan amarahnya.


Dia terus berjalan lurus melewati ruang tamu menuju pintu kamar yang tak jauh dari ruang tamu berada, langsung membuka pintu memasuki kamar itu kemudian menutup kembali dengan bantingan cukup keras membuat kedua manusia yang ada di ruang keluarga yang sejak tadi memperhatikan nya berjenggit kaget kembali.


Dengan perasaan cemas dan tidak enak pada Rega Kania pun meminta Rega segera pulang karna hari sudah mulai gelap, di tambah lagi dengan kedatangan sang mamah yang tiba tiba membuat dia tidak enak hati..


"Maaf ya bukan nya gue ngusir , tapi loe lihat sendiri mamah gue  Kayak nya lagi ada masalah"ucap Kania tidak enak sambil mengantar Rega ke depan pintu gerbang rumah nya


"Santai aja,, gue balik ya, kalau ada apa apa jangan sungkan buat hubungin gw, ok,


by" ucap Rega sambil mengacak puncuk rambut Kania dan segera memasuki mobilnya dan melaju dengan kecepatan sedang


Kania masih berdiri di depan gerbang rumah nya itu sambil memperhatikan mobil Rega yang sudah menghilang di belokan komplek rumah nya.


Saat hendak masuk rumah tak sengaja dia melihat ke arah balkon atas mendapati seorang lelaki yang sedang memperhatikan nya sedari tadi, lelaki itu memberikan senyum ceria nya pada Kania dan melambaikan tangan nya , Kania hanya diam terpaku menatap pada lelaki itu, apa dia sedang bermimpi pikir nya..


*********


Kania pun bergegas masuk ke dalam rumah , melihat sebentar ke pintu kamar milik sang mamah,


"Kenapa ya mamah kelihatan marah banget? Udah lah gue ganti baju dulu baru nanya mamah, " pikir Kania heran


Kania pun menaiki anak tangga satu persatu dengan pikiran kemana mana,,


Setelah dia selesai mandi, Kania melihat ke arah jam dinding di kamar nya menunjukan pukul 7 malam sebentar lagi memasuki makan malam.


Dia turun ke bawah berniat menghampiri sang mamah , hendak menanyakan kenapa tadi mamahnya kelihatan marah sekali.


Saat hendak memasuki kamar sang mamah,


dia mendengar percakapan mamah nya dengan sang papah yang kelihatan nya baru pulang kerja itu,


dia sengaja berhenti di balik pintu yang sedikit terbuka itu dan lebih memilih mendengar kan perdebatan mamah dan papah nya itu..


"Aku bisa jelasin masalah tadi mah, itu tidak seperti yang kamu pikirkan.. "ucap papah nya terlihat prustasi sambil berusaha bersabar


"Aku lihat pakai mata kepala ku sendiri mas,,


apa sihh yang kamu lakukan haa..


sejak kapan kamu lakuin itu...


sejak kapan.." teriak mamah Kania marah sambil menangis


"Aku ga punya hubungan apa apa sama dia kamu percaya sama aku.."mohon papah Kania sambil memelas berusaha mendekati istrinya


"Aku berusaha buat tutup telinga mendengar temen temen ku bilang sering lihat kamu berdua dengan dia,


mendengar teman kantor kamu bilang hal yang sama aku juga berusaha ga percaya,


Aku selalu ngasih kepercayaan sama kamu tapi balasan kamu apa selama ini, masss.."teriak Linda pada suaminya marah sambil memukul mukul dada sang suami histeris

__ADS_1


"Dengerin aku dulu, kamu tenang dulu". Tahan sang suami memegang tangan Linda


"Gimana aku bisa tenang haa,, suami ku selingkuh dengan orang yang sudah Ku anggap sodara,


dengan orang yang aku percaya yang aku anggap sahabat dan segalanya malah mengkhianati aku, apa aku harus percaya sekarang ,


jawab..!


mana yang harus aku percaya sekarang ?"


Mamah Linda makin tidak terkendali meluapkan emosinya pada sang suami, membuat suaminya sedikit kewalahan menahan emosi nya.


Karna memang mamah Kania ini sulit sekali menahan emosinya,, kalau sudah emosi pasti sudah di kontrol kalau di biarkan sendirian pasti akan berbahaya buat mamah nya.


Melihat hal itu membuat Kania marah luar biasa pada papahnya dan wanita itu,, 


kenapa ini terjadi pada keluarga nya?


kenapa harus wanita itu yang merusak,


kenapa keluarga nya yang dulu bahagia sekarang seperti ini, dan sekarang mamah nya sudah tahu entahlah Kania takut memikirkan kedepannya bagaimana,,


Membatalkan untuk masuk ke dalam, dengan mengepalkan kedua tangan nya di sisi badan, Kania berbalik dan kembali menaiki tangga menuju kamarnya berniat mengambil switer rajutnya dompet dan handphone, berniat pergi keluar rumah hendak menenangkan pikiran nya yang kacau ini..


*******


Tanpa sadar dia sudah berjalan selama 30 menit  meninggalkan rumahnya.


Menengok kanan kiri, sampai membuat beberapa tukang ojek memperhatikan nya heran.


"Mau kemana neng? Mau di anterin ga?" Tawar salah satu tukang ojek itu menghampiri karna merasa kasihan takut orang nyasar pikirnya


"Haaahhh.." kaget Kania sambil mundur dua langkah dari tempat nya saking terkejutnya.


"Enggak pak makasihh.. "ucap Kania cepat masih memegang dada nya karna kaget.


Dia pun segera pergi dari tempat itu menyebrangi jalan raya dengan tidak beraturan membuat pengguna jalan di situ membunyikan klakson karna kesal hampir saja menabrak Kania..


Dia masih tetap berjalan menyusuri trotoar dengan bingung.


Waktu menunjukan hampir pukul 8, handphone nya pun lowbet, dia berniat berjalan kaki mencari ATM terdekat.


Setelah berjalan cukup jauh dia pun melihat ada sebuah Indomaret dan segera bergegas masuk ke dalam Indomaret itu ..


Dia pun memilih beberapa snack, ice cream dan minuman isotonik, tak lupa juga dia menarik uang  tunai untuk pegangan saat ini.


Selesai berbelanja dia pun duduk di bangku yang memang di sediakan oleh pihak Indomart, dia mulai menikmati ice cream nya dengan diam.


Tidak sadar akan kedatangan seseorang yang sedang memperhatikan Kania dari tadi.


seakan kenal dengan cewek yang sedang duduk di depan Indomart itu, cowok itu pun memarkirkan motor besar nya di depan indomart, melepas helm nya dan berjalan pelan menghampiri Kania yang nampak nya sedang melamun.


Dia mendudukkan diri nya di samping Kania, memperhatikan lekat wajah cantik Kania dengan seksama.

__ADS_1


Kania yang merasa diperhatikan dari tadi pun sontak menoleh dan sangat terkejut mendapati lelaki yang sedang menatap nya dengan intens itu ,


sambil meletakan kepalanya di atas meja berbantalkan sebelah tangan nya itu sedang tersenyum manis melihatnya


"Astaghfirullah... Ngapain loe?"


"Sejak kapan pula loe di situ?"


Kaget Kania melotot, repleks ice cream yang sedang di pegang nya pun terlempar tepat mengenai muka nya itu.


Membuat lelaki itu memejamkan mata nya kesal dan terkejut, dan mengelap dahi sampai pipi nya yang terkena lemparan ice cream Kania..


Seakan sadar dengan kelakuan nya yang tak sengaja melempar ice cream yang masih banyak dan sedikit mencair itu dan lebih parah nya mengenai wajah cowok itu, repleks Kania menutup mulutnya syok, dan langsung mencari tisu basah yang selalu di bawa kemana mana  di dalam tas selempang nya itu.


"Aduhhh.... Sorry.. sorry... Gue ga sengaja"


"Lagian loe  kenapa ngagetin gue siihh, muka loe serem tau kayak om om mesum kalau senyum senyum kayak gitu gue kan kagett.."


Omel Kania sambil membantu membersihkan muka lelaki itu menggunakan tisu basah sampai bersih


"Kaget sihh kaget tapi ga ngelepar gue pake ice cream juga kali" cemberut cowok itu pura pura ngambek dan sedikit merajuk


"Iihhh... Apaan sih loe sok imut banget.. tuh bersihin sendiri". Kesal Kania menoyor wajah cowok itu sambil melemparkan tisu nya kesal.


"Kok loe yang marah??"


"Harusnya gue dong yang marah, karna loe udah ngerusak ketampanan gue nihh"


Kania hanya merngenyit keki mendengar kepedean lelaki itu.


"Jutek banget sihh baru juga ketemu,, emang loe ga kangen sama gue" goda lelaki itu sambil mencolek lengan Kania beberapa kali membuat kania merngenyit risih berusaha menghindar..


Padahal dalam hati Kania merasakan rindu luar biasa tapi dia terlalu gengsi untuk mengakuinya..


" Apaan sihh..."


"Btw loe ngapain di sini kok bisa tau gue ada di sini" tanya Kania curiga


"Jangan Geer ya.. gue kebetulan lewat aja terus ga sengaja lihat cewek yang lagi bengong di depan indomart, ywd gue samperin aja siapa tau butuh bantuan eh ternyata,, itu loe ya " ucap arka panjang lebar berusaha menggoda Kania,,


Ya cowok yang menghampiri Kania ternyata adalah arka tetangga dan sahabat lama Kania.


"Terus setelah loe tau itu gue , kenapa emang nya"kesal kania menantang


"Ya ga apa apa gue temenin juga kok, slow dong " ucap arka sambil berusaha meredakan emosi Kania


"Udah setengah 9 nih ayok pulang bareng gue, kita kan tetangga " tawar arka lebih kalem


"Gue belum mau pulang"ucap Kania dingin


"Kalau ga mau pulang,, terus loe mau ke mana dong" tanya arka kaget dengan jawaban Kania


"Gue ga tau." Ucap Kania sambil menundukkan kepalanya lemas

__ADS_1


__ADS_2