Kania

Kania
Eps 27


__ADS_3

**** Pagi hari ****


Sebelum berangkat kerja Kania mengobrol dulu sama mamah, sambil sarapan diteras depan. Kania bertanya pada mamah bagaimana jikalau Kania tidak melanjutkan kerjanya. Mamah pun bertanya kenapa. Tapi Kania tidak memberitahukan alasan sebenarnya pada mamah.


"Mah, kalau nia ga kerja lagi gimana?" Ucap Kania sama mamah.


"Kenapa?" Jawab mamah sambil memandang wajah Kania yang lagi mengunyah makanan.


"Enggak apa apa mah!! Cuma tanya aja." Jawab kania sambil melanjutkan sarapannya.


"Kamu cape ya, kalau kamu merasa capek kerja udah berenti aja jangan dipaksakan. Lagi pula mamah kan enggak menyuruh kamu kerja." Jawab mamah penuh perhatian pada Kania.


"Iya, mah!!" Jawab kania sambil membereskan sarapannya.


Setelah Kania beres sarapan Kania pun berpamitan pada mamah untuk pergi kerja.


Mamah Kania seperti merasakan apa yang Kania rasakan. Mamah Kania terus melihat ke arah Kania berjalan sampai Kania hilang dari pandangan mamah.


Seperti mendapat dukungan dari mamah, walau kegelisahan dan kegundahan tak hilang tapi hati kania sedikit lega dan Kania pun meresa sedikit tenang.

__ADS_1


Di tempat kerja Kania menjalankan pekerjaan nya seperti biasa. Walau tak seceria dulu tapi setidaknya sekarang Kania tidak lagi murung.


Pada saat Kania beristirahat, sambil makan siang Kania terus memikirkan perempuan yang menelpon nya membuat hatinya kembali gelisah tak menentu. Dia ingin bercerita tapi takut,..


Setelah satu jam istirahat Kania pun kembali bekerja. Dia duduk di belakang etalase sambil memandangi kendaraan yang lalu lalang didepan toko.


Saat Kania sedang melamun tiba-tiba ko'yanto datang. Ko'yanto berdiri tepat berdiri dihadapan Kania di depan etalase tapi Kania tidak menyadari nya. Kak hana melihat kearah Kania, kak hana sedikit bingung sedang apa Kania. Tertidur kah atau bagaimana kenapa ada ko'yanto Kania diam saja, seolah tidak melihat apa apa.


Ko'yanto mencoba menyadarkan Kania dalam lamunan nya. Kania pun tersadar dengan rasa kaget karna ko'yanto tepat ada dihadapannya. Dan koko pun tersenyum pada Kania..


"Koko," Ucap kania kaget.


Tampa keluar sepatah kata pun Kania langsung pergi ke arah belakang. Meninggalkan koko dan kak hana. Di belakang kania menyenderkan punggungnya ke tembok sambil memandang dadanya yang berdetak kencang. Kania duduk mencoba menenangkan hatinya. Setelah hatinya sedikit tenang Kania pun mengintip dibelakang pintu melihat ke arah depan untuk memastikan apa kah koko masih ada atau tidak.


Kania mencoba menghindari ko'yanto, setelah Kania lihat koko tidak ada Kania pun kembali keluar. Seperti seseorang yang dikejar hutang Kania berjalan mengendap ngendap menengok kanan dan kiri memastikan koko emang sudah tidak ada. Hingga membuat kak hana keheranan.


"Kamu ngapain,??" Tanya kak hana bingung sambil mengikuti menengok kanan dan kiri.


"Liat siapa sih!!" Tanya kak hana lagi penasaran.

__ADS_1


"Sssssttttttttt" Isyarat Kania pada kak hana menyuruh kak hana diam jangan berisik.


"Kamu nyari koko!!" Tanya kak hana.


"Iya, sassttttttt!!!" Jawab Kania.


"Haiiiihhh, koko udah pergi dari tadi!" Jawab kak hana.


"Hah kakak kenapa ga bilang dari tadi sih!!" Jawab Kania kesal.


"Lah..!! Kakak kan enggak tau. Kakak kira kamu ngendap ngendap bukan nyari koko". Jawab kak hana.


Setelah itu pun mereka berbincang disela waktu jam kerja hingga pada saat jam pulang tiba...


***** Jam Pulang *****


Kesibukan seperti biasa disaat jam pulang sampai pada akhirnya, Kania dan kak hana pun berpamitan untuk pulang kerumah masing masing.


Bersambung...

__ADS_1


______-------_________


__ADS_2