Kania

Kania
9. BERITA MADING


__ADS_3

Akhirnya hari Senin pun tiba,, hari yang Kania tunggu dari malam Minggu.


Tidak biasanya Kania bersemangat di hari Senin, pagi pagi sekali dia sudah berdandan rapih, sudah berpakaian seragam putih abu abu nya dengan lengkap.


Waktu masih pukul setengah 6 tapi Kania nampak nya sudah akan bersiap siap untuk berangkat sekolah.


Hari ini dia memutuskan membawa mobil sendiri.


Karna waktu masih sangat pagi, jalan yang biasa nya macet dan padat sekarang nampak lenggang.


**************


"Ga nyangka ya, si Gladys Kyak gini."


Celetukan tak menyangka terus di layangkan pada Gladys..


Hampir semua murid SMA pelita sedang menggerubungi Mading itu dan melihat berita heboh pagi ini .


Kania dan teman teman nya pun menerobos kerumunan itu dengan paksa hendak melihat apa yang terjadi , karna mereka pun di buat penasaran kenapa bisa seramai itu.


Mereka pun tak kalah terkejut nya dengan yang lain..


"OMG.. ini beneran dia". Kaget Maya sambil melebarkan mata nya syok


"Ga nyangka ya muka alim dan sok polos tapi suka ke tempat seperti itu.


Cibiran cibiran lain nya terus berdatangan dari mulut mereka.


"Permisi.. permisi...." Ucap Gladys sambil berusaha menerobos kerumunan itu


Semua orang yang ada di situ pun refleks memberi jalan untuk cewek yang sedari tadi jadi bahan gunjingan mereka itu,,


Sesekali masih ada yang membicarakan nya diam diam walau masih dapat terdengar oleh gladys, ada yang memberikan tatapan sinis dan merendahkan, dan lain sebagainya.


Gladys pun memperhatikan Mading dengan seksama dan membaca tulisan tulisan yang ada di situ, yang paling memohok adalah tulisan


"GLADYS SI PUTRI SEKOLAH YANG BAIK DAN PENDIAM TERNYATA DIAM DIAM SIMPANAN OM-OM"


Dan perkataan itu pun di dengar dengan jelas oleh telinganya, Gladys yang masih syok pun menoleh ke samping kiri nya melihat seseorang yang dengan lantang membaca tulisan yang dari tadi terngiang di pikiran nya itu.


"Wow.... Ternyata selain nyokap loe seorang pelakor , loe juga simpanan ya? Buah emang jatuh ga jauh dari pohon nya ya.."sindir Kania tajam sambil tersenyum sinis mengejek Gladys.


Gladys hanya diam menahan kekesalan nya itu, dia segera merobek kertas yang menempel di Mading itu dengan kasar di bantu teman teman nya yang lain, sambil menahan tangis nya dia membuang semua kertas itu ke tong sampah

__ADS_1


saat hendak pergi meninggalkan area Mading itu dia tak sengaja menabrak seseorang dengan kencang membuat dia jatuh terduduk di lantai dengan kencang membuat dia terpekik sakit,, Gladys tak berani menatap siapa yang dia tabrak di terus menunduk terisak ,menahan malu dan sakit pada badan dan hati nya.


Sedangkan yang tertabrak hanya diam mematung melihat wanita itu jatuh terduduk dan menangis terisak di depan nya tanpa berniat membantu sedikit pun . Bukan nya tidak punya hati atau apa dia hanya syok mengetahui berita barusan mengenai gadis yang dulu pernah dia cintai itu.


Kania yang melihat itu pun langsung menghampiri Rega dan bergelayut manja di lengan Rega yang bebas, dia mencengkram sedikit erat lengan Rega membuat laki laki itu tersadar dari lamunan nya itu.


Gladys pun di bantu berdiri oleh kedua teman nya dan di bawa pergi dari kerumunan itu.


Kania terus memperhatikan Gladys dengan seksama, dengan perasaan campur aduk,,tanpa sadar dia mencengkram lengan Rega kuat membuat kuku panjang nya tertancap mengenai kulit Rega meninggalkan bekas kemerahan.


Rega Ayng merasakan sedikit perih pada lengan nya pun langsung melepaskan lengan nya dari cengkraman Kania dan menyadarkan cewek.


"Hey.. Kania kamu kenapa?" Ucap Rega sambil memegang pundak Kania menyadarkan


"Kok loe kelihatan khawatir Sama dia"curiga Stevy sambil menyipitkan mata nya


"Hah.. mana mungkin gue khawatir sama dia, kalau kasihan mungkin iya."bela Kania sambil mengibaskan kan sebelah tangan nya berusaha menyangkal.


"Kamu ga apa apa tadi kan"ucap Kania mengubah topik pembicaraan pada Rega


"Ga apa apa." Ucap Rega


Sedangkan teman teman Kania dan Rega pun hanya menatap aneh pada dua orang itu.


**************


Ada yang sedang mengobrol, menonton film di laptop, ada yang main ML, ada yang tidur juga seakan tidak terganggu dengan ke bisingan kelas.


Seperti Genk Kania ini mereka sedang asik bergosip ria, atau membicarakan hal hal yang tidak penting lain nya.


"Loe tau ga waktu malam Minggu Alvin bawa gue ke restoran bintang lima" ucap Maya senang dengan mata berbinar bahagia


"Dia buat candleligth dinner  buat aniversarry kita yang 1 tahun romantis banget yaa ampuunn gue sampe melting di buat nya" ucap Maya dengan semangat 45 menceritakan kekaguman nya pada pacar nya yang super romantis, dengan menangkupkaan pipinya dengan kedua tangan nya sambil membayangkan kejadian romantis nya itu


"Beruntung banget sihh loe, di romantisan pacar"! Ucap Vania setengah iri pada Maya karna mendapatkan pacar yang romantis dan ganteng seperti alvin.


"Paling kalau udah putus saling jelek jelekin nanti dan bersikap pura pura ga kenal" cibir Stevy pada Maya sambil membaca buku pelajaran nya santai.


"Iiihh.... Stevy omongan nya jahat bangetttt... Jangan sampe putus dong gimana sihh loe.. " omel Maya sambil memukul lengan Stevy menggunakan buku pelajaran nya .. gimana ga kesal orang lagi berbunga bunga malah di doain putus dumel Maya dalam hati sambil cemberut


"Kan gue bilang kalau" desis Stevy mengusap lengan nya Yang sedikit memerah perih..


"Tau akh.. loe ga asik." Cembrut Maya.

__ADS_1


Membuat mereka bertiga tertawa cekikikan karna berhasil membuat Maya kesal.


Kania pun membayangkan kembali waktu dia pergi ke pasar malam bareng arka yang pulang Samapi jam 3 pagi, beruntung pas pulang papah dan  mamah nya sudah tertidur, jadi dia tidak ketahuan pulang sampai sepagi itu..


Tak sadar Kania tersenyum sendiri membayangkan setiap momen malam itu.


Membuat ketiga sahabat nya mengernyit bingung melihat Kania terkekeh sendiri entah membayang kan apa.


"Wah jangan jangan kania kesambet cerita loe deh may." Celetuk Vania keheranan


"Stevy sadarin temen loe tuh, loe kan muka nya asem siapa tau Kania kesambet setan, terus pas lihat muka loe setan nya langsung kabur" celetuk Maya sambil menatap ngeri Kania karna senyum senyum sendiri dari tadi.


"Sialan loe, maksud loe muka gue serem gitu" pelotot Stevy pada maya,.


Membuat Maya dan Vania terkekeh tertahan karena takut di amuk Stevy kalau mentertawakan nya.


Karna Stevy yang memang duduk sebangku dengan Kania, mau tak mau dia yang menyadarkan Kania dengan menepuk bahunya kencang membuat Kania kaget dan malah menyebut nama "arka" secara spontan.


Membuat ketiga sahabatnya kaget, takut salah dengar.


"Loe manggil siapa kan? Ucap Stevy memicingkan mata nya, di ikuti oleh kedua sahabatnya yang lain


"Eh emg gue ngomong apa" cengo Kania karna dia tidak sadar ngomong apa barusan.


"Tadi loe nyeb... Ucapan Maya terpotong karna sang ketua kelas memberi informasi kalau Bu Inggrid sebentar lagi sampai ke kelas mereka dan menyuruh teman teman nya untuk kembali ke tempat duduk masing masing kalau tidak mau di amuk guru itu.


Pasal nya Bu Inggrid termasuk guru yang galak yang tidak main main dalam memberi hukuman.


*********


"Selamat pagi menjelang siang anak anak, maaf ibu terlambat tadi ada urusan sebentar." Ucap Bu Inggrid sambil duduk di bangku nya di depan kelas


"Oh iya tugas Minggu kemarin tolong kumpulkan. Perkelompok, kalau ada yang tidak mengerjakan tugas nilai kalian akan ibu kasih merah di raport semester ini." Hardik Bu ingrid tegas pada murid murid nya.


Satu persatu murid mengumpulkan tugas mereka sesuai kelompok.


Tok... Tok.. tok...


Terdengar seseorang mengetok pintu kelas dan seorang guru Bu Berta sebagai guru piket menghampiri meja Bu Inggrid dan membisikan sesuatu, Bu ingrid membalas dengan menganggukan kepala nya tanda mengerti .


Setelah itu Bu Berta pun pamit keluar.


"Perhatian anak anak, hari ini kita kedatangan murid baru, ibu harap kalian bisa memberi kesan yang baik buat teman baru kalian. "

__ADS_1


"Silahkan masuk nak."


__ADS_2