
"Mam gak apa apa kan?" periksa Karin mengelus pelan kedua pipi mama nya yang jelas jelas tak apa apa dari tadi. Mam tersenyum mendengar nya, "Mam gak apa apa. Hanya saja mam kasihan sama dia karena kamu tampar tadi. Pasti sih sakit banget, kamu lain kali jangan gitu ya sama perempuan" kata mama.
Karin termenung dengan perlakuan nya tadi, walau kelakuan nya tadi kasar. Mama hanya diam saja melihat nya, menonton dirinya marah marah sama Eve.
"Mam ajak kamu buat cegah dia kalau saya di tampar. Tapi nasi sudah menjadi bubur. Tak apa, habiskan minuman mu Karin. Habis ini kita pulang" santap mama menghabiskan minuman nya.
Karin ikut menghabiskan sisa makanan dan sisa minuman nya. Ikut berdiri saat mam nya berdiri.
"Kamu tunggu mama di parkiran, mama akan kesana. Mam gak akan lama" ujar mama meninggalkan anak gadis nya sendiri ke arah kasir, segera Karin menuruti ke arah parkiran dan memasuki mobil nya, sembari menunggu mama nya keluar.
"Mama lama banget ya" kata nya pelan melihat spion kaca mobil untuk mengatur rambut nya yang acak acakan. Beberapa menit akhirnya yang ditunggu pun datang.
Masuk ke dalam mobil, mam menampilkan wajah tak suka seperti terjadi sesuatu. Ya mungkin karena percakapan dengan Eve tadi tak seru sama sekali atau bagaimana, selesai begitu saja kan rasanya tak mengasyik kan.
Tapi tak apa, masih ada hari esok. Mobil pun dijalan kan bersiap pulang ke rumah, pasti semua nya sedang menunggu.
🚘
Eve membanting keras Hell's dan tas selempang nya ke kasur, ia membanting tubuh nya keras dan memukul mukul kasur beberapa kali. Eve tak segan segan mengucapkan hal kasar disini, jelas jelas tak ada siapa siapa di kamar nya.
Eve kesal karena ia kalah, padahal sudah ia persiapkan sejak awal sebelum ia menerima ajakan wanita itu. Sekarang harga dirinya akan di taruh dimana? Ia malu kalau besok ke kantor Pratama lagi karena wanita itu.
Ia kesal setengah mati, tak akan ia biarkan semua ini. Segera ia ambil hp dalam bag mini nya, membuka Ig dan menelusuri akun seseorang.
@Adria_na2gara
Akun milik Adriana dengan ratusan potret model dengan banyak endorse produk luar - dalam itu cukup membuat Eve iri dengan kehidupan mewah Adriana. Ia sudah iri dari dulu, walau ia juga kaya tapi tak seterkenal Adriana yang bisa di kenal oleh siapapun, apalagi dia juga istri dari Bos besar Asia ke 7.
Semua kesuksesan milik keluarga itu adalah yang ia idam idamkan, ia tak suka dan dia menginginkan itu semua. Pokok nya tak ada yang bisa mengalahkan dirinya, secara dia kaya tapi tak terkenal disini. Ia juga ingin memiliki keluarga lengkap seperti Adriana, tak mau menyerah akan ia pertaruhkan segala cara agar mendapatkan Pratama.
Dengan photo-photo berisi wajah Adriana, ia terus menggulir nya sampai ke bawah. Photo di akun ini begitu banyak, komentar, like, folower hingga share saja sudah beribuan.
Mereka semua menanggapi dengan komentar positif tapi tidak lama dari itu ada pesan yang masuk di aplikasi Ig nya, teman nya mengirim sebuah vidio.
🔈Vidio, 2 menit.
Ini... Aku dikirim sama temen yang lihat kamu di resto Cahaya. Sumpah ini beneran kamu, jawab!?
Ada lagi pesan pesan yang masuk di Ig nya, bahkan di grup yang ia masuki di Wa.
-Ini sumpah? @ve_ve
-gak nyangka aku tuh. Hanya Eve sih yang tahu.
-Ve jawab plis, jangan bilang itu beneran? Aku denger loh percakapan di vidio itu.
__ADS_1
-Pipi mu gak kenapa napa kan? Kayak nya keras banget deh.
-Gak ada kasihan buat dia. Sifat nya aja kayak gitu.
-Jadi cewe gak punya harga diri banget sih.
-Ya kalau aku jadi anak nya bu Adriana gak cuma ku tampar sih.
-Udah udah, kalian jangan disini! Cukup! Pasti kak Eve punya alasan untuk melakukan semua itu.
-Emang nya kenapa sih? Bukan urusan mu juga!
-Ya bener tuh! Pergi deh @66777hey
-Keluar yuk, gak usah se circle lagi sama dia. Pelakor kaya gitu, mending di jauhin!.
-Gak level kamu tuh sama seleb terkenal. Kamu tuh hanya warga biasa, gak usah sok-sok an deh.
-Pergi guys kita dari sini, bicarain di grup lain aja.
-Udah tuh aku kirim grup nya ke @zery82kamu😇, join kuy. Kalau lihat kontak Eve keluarin aja dia.
-gasss!!!
2+
3+
.
.
.
.
.
80+keluar dari grup ini.
Sekarang hanya tersisa anda di Grup ini.
Dak!!!
Hp nya ia lempar di lantai dengan ber Alas an karpet. "DASAR KALIAN SOK TAUI!!!" teriak Eve dalam tengkurap nya, menaikkan kedua kaki bergantian dan menutupi kedua telinga dengan tangan nya.
__ADS_1
Bunyi telepon berbunyi, Eve yang tak mood tak ingin mengangkat nya sama sekali. Tapi hp nya berdering lebih dari puluhan kali, tak tahan dengan suara nya. Ia cek handphone nya, ingin mematikan daya mati hp nya tapi tidak saat seseorang yang begitu ia kenal menelepon nya yang membuat nya bangkit kembali. gembira nya karena yang menelepon nya adalah orang yang ia sukai.
"Mas Pratama..." senang nya dalam hati sembari mengangkat hp nya. "Halo Mas~" goda Eve dengan suara di imut imutkan, terdengar deheman dari sana dan selanjutnya itu membuat Eve terdiam sebentar.
.
Di Mansion kediaman keluarga Pratama. Setelah Karin memarkirkan mobil, mereka masuk ke dalam rumah dengan membawa paper bag dengan berisi sebuah makanan di dalam.
Awal kali masuk mereka disambut oleh beberapa maid dan para pembantu perempuan dan laki laki di rumah ini. Semua nya membungkuk. Tak lupa dengan Alan yang selalu stay disana dengan Jaz hitam dan kedua alas tangan tipis putih nya.
Karin berlari kecil ke arah Alan, tiba tiba ia menggandeng Alan yang membuat mereka semua yang ada disini terheran apalagi mam Adriana yang baru masuk bersamanya sudah ditinggal begitu saja. Tak apa, ia hanya perlu beristirahat sekarang dan ini sudah malam . Besok ada kerjaan di kantor Fotografer yang tempat nya berbeda lagi.
Kedua bahu nya terasa capek, ia ingin sendiri dulu membiarkan anak nya pergi berlalu lalang dari nya. Sambil dirinya di ikuti kedua pelayan perempuan, Adriana menatap kedua pelayan nya.
"Mas Pratama dimana?" tanya Adriana.
"Nyonya, tuan Pratama sedang sibuk dengan pekerjaan nya di kantor." kata salah satu pelayan, mam hanya mengangguk.
"Malam malam begini di kantor? Yah ini wajar sih, masih jam setengah 10 juga." ucap nya dalam hati. Berjalan menuju kamar nya.
Di kamar, ia sendirian. Baru saja melihat hp, banyak sekali Chat dari semua teman nya, keluarga bahkan para netizen di Ig. Banyak sekali perkataan penuh perhatian nan kasihan kepada nya, ia tak tahu apa yang sebenarnya terjadi. Tapi sebelum ia mengetahui vidio viral yang di upload fans nya di akun @garutQ.
Benar benar menggila di media sosial, ia tak menyangka akan segila ini. Bahkan di Resto Cahaya saja tadi mereka semua hanya diam tak menanggapi, tapi di media sosial semua nya sangat berbeda. Ia malah dikasihani, diberi semangat, diberi arahan bahkan ada yang menyuruhnya untuk membalas perbuatan Eve dengan tag @Ve_Ve.
Tapi ini semua sudah berlalu saat publik sudah tau kalau dia mempunyai anak. Banyak ada yang mengira itu asli,dan banyak yang mengira itu Hoax. Tapi sebagian dari yang asli menyepam akun Adriana dengan pesan berisi pertanyaan tentang (Apakah kau benar mempunyai Anak?) mereka selalu mempertanyakan itu dari dulu hingga sekarang.
Berita ini semakin marak ke dunia maya.
Adriana mulai ketakutan, ia tak tahu harus menjawab apa. Apa ia bilang saja kalau yang ada di vidio itu bukan anak nya? Hanya sekedar mengelabui Eve saja?. Tapi tidak dengan para netizen yang malah membeberkan berita lama-berita sudah terhapus berisi (Anak dari keluarga Boss ke 7 Asia? Apakah ini benar?) berita terdahulu.
Beberapa bulan lalu juga sempat dipertanyakan, gara gara seorang wanita cantik dengan rupa wajah sama seperti dirinya dan suami nya. Adriana tak tahu harus berkata apa lagi, semua seakan dibahas disini. Sosial media begitu hebat, saking hebat nya membuat kepala nya pusing sendiri.
"Mas Pratama dimana sih... Bagaimana kalau mereka semua tahu..." keluh nya dengan memegang dahi nya karena sedikit pusing.
Ia lihat lagi, tapi dirinya sudah gak tahan lagi. Hp nya ia lempar sembarangan, melempar sepatu sandal milik nya dan segera tidur lebih cepat.
"Aku tak ingin memikirkan nya, semoga malam menjadi esok. Semua yang terjadi bisa terlupakan" usai nya tak menyadari kalau di luar beberapa wartawan mendatangi rumah tapi di cegah oleh satpam dan pelayan laki laki disini, dengan menutup gerbang dan mencegah orang yang nekat nya menaiki gerbang tinggi.
"Cepat telepon Pak Pratama! Tangan ku sudah tak kuat lagi!!!" suruh Pak Satpam kepada pembantu perempuan yang hanya celingak celingkuk sana sini.
"Panggil kan saja Pak Jordan! Atau Nona Karin! Mereka pasti bisa menangani hal seperti ini! Cepat Salsa!!!"
Salsa langsung mengangguk dengan melihat teras kamar milik majikan nya, Karin. "Segera!" gegas nya cepat cepat, berlari sekuat tenaga.
.
__ADS_1