
Adis menyiapkan baju koko,peci dan sarung untuk acara pagi ini.
"Mas, pakai ini ya" Ujar Adis menunjuk kearah pakaian Rizal di atas kasur
"Sayang sudah ada saksinya?" tanya Rizal membuat Adis terbengong
"Dis...." panggil Rizal lagi
"Be-lum"jawab Adis gugup
"Apa Haikal tidak datang kemari?"
"Seperti nya belum karena belum kedengaran suara Sinta" jawab Adis lagi
"Kalau Haikal nggak datang gimana ya Dis,apa aku pulang ke kota dulu mencari kan saksi,bi Sum mungkin" usul Rizal
"Jangan...!!!"
"Kenapa? kamu takut aku tinggal" goda Rizal membuat Adis tertunduk malu
"Dis aku lelaki bertanggung jawab tenang saja jika aku sudah menetapkan satu pilihan pasti akan aku pertahan kan"jelas Rizal lagi
***
"Jadi suami kamu juga bekerja di kantoran ya sin?" tanya salah satu tetangga
"Iya bu,gaji nya gede lo" jawab Sinta sombong
__ADS_1
"Gede mana sama suami Mbak Adis" celetuk Dita,dia terlalu kesal melihat Sinta yang asik memamerkan suami nya saja
"Sama si Heru,ya lewat lah"jawab Sinta terkekeh kecil
"Apa kamu nggak tau kalau si Adis iti sudah janda,kalau nggak karena suami saya yang bantu nggak dapat kerjaan dia" ketus Sinta lagi
"Saya ikut prihatin sebenarnya sama kehidupan Adis masih satu anak udah janda,tapi mau gimana lagi ya ibu-ibu sudah takdir, untung nya saya dapat suami kaya dan baik kaya mas Haikal tapi setimpal lah dengan kecantikan saya" ujar Sinta memuji dirinya sendiri membuat Dita muak
"Mbak Adis juga cantik buktinya dia nggak lama menjanda dan hari ini juga mau nikah lagi" jawab Dita
"Oh ya, sama siapa? sama di Dino mantan pacar nya yang pengangguran itu? atau sama juragan Kasri,yang sudah punya istri 3,mau jadi istri ke empat dia" cemooh Sinta sambil tertawa mengejek
"Bukan,sama orang kota, ganteng " sahut salah satu ibu-ibu yang melihat Rizal kemarin
"Seperti nya kaya, punya mobil mewah,kalah mobil kami sin" lanjut ibu-ibu itu membuat Sinta panas,siapa lelaki yang di baw pulang oleh Adis,tidak mungkin kalau dia kembali lagi pada Heru secara Sinta sempat mengikuti media sosial Heru kalau dia sudah menikah lagi saat ini dengan perempuan kaya.
"Mungkin cataran ibu-ibu,nggak mungkin kan dia bisa beli mobil secara dia sekarang jadi pembantu di rumah bos nya mas Haikal" jawab Sinta
"Pulang sama siapa kamu Dis?" tanya Sinta ketus
"Bun....mana papa?" Belum sempat Adis menjawab Mia sudah menyela bertanya pada nya
"Ada di depan sayang,jangan di ganggu papa nya lagi ngobrol sama mbah" jawab Adis lembut membuat Sinta tercengang,siapa yang menjadi papa baru untuk si Mia ini
"Mia mau minta papa perbaikan alat lukis nya bun, banyak yang di ganggu oleh Akmal" Rengek Mia
Akmal anak dari keluarga jauh Mia, karena keluarga sedang berkumpul semua di rumah ibu Mia.
__ADS_1
"Nanti ya sayang,papa lagi sibuk di depan,jangan rewel" bujuk Adis lagi tapi Mis justru tak bisa di bujuk
"Antar kan saja sebentar Dis ke papa nya,nanti malah nangis,kan kamu juga yang repot" sahut ibu nya
Sinta makin tak mengerti dengan situasi saat ini,siapa papa yang mereka maksud.
"Permisi dulu bu,Sin kedepan sebentar" pamit Adis
Sinta memasang wajah sinis tapi dia yakin calon suami Adis kali ini hanya buruh biasa,Adis pulang karena menghilangkan rasa malu dengan berita nya yang sudah tersebar.
"Mas"panggil Adis pelan
"Kenapa sayang?" tanya Rizal membuat semua yang melihat nya merasa kan pasangan ini sangat romantis
"Mia mau dekat kamu"
"Sini nak" ucap Rizal menepuk kecil paha nya agar Mia duduk di pangkuan nya
"Papa, mainan nya di rusak Akmal,Mia nggak bisa ngelukis lagi" rengek Mia
"Cup....cup....besok kita beli lagi yang banyak ya sayang, jangan nangis" bujuk Rizal sambil mengusap lembut kepala anak sambung nya ini
"Tapi yang kaya gitu susah dapat nya pa"
"Nggak....besok papa beli yang banyak biar Mia bisa ngelukis lebih hebat lagi ya"
"Janji!!!"
__ADS_1
"Janji" jawab Rizal menakutkan jari mereka dan mencium kecil pipi Mia, terlihat jelas kalau Rizal menyayangi Mia,dan kedekatan mereka memang natural seperti ayah dan anak sesungguhnya.
Ayah Adis menatap mereka sedikit terharu karena Rizal lelaki baik pasti akan bisa menjaga anak dan cucu nya nanti.