Kau Lepas Aku,Di Angkat Derajat Ku

Kau Lepas Aku,Di Angkat Derajat Ku
pulang


__ADS_3

Beberapa hari sudah mereka menetap di kampung Adis dan hari ini kepulangan Rizal ke kota karena akan banyak pekerjaan yang menunggu nya.Rizal menyalami punggung tangan anggota keluarga Adis satu persatu,banyak pesan dan wejangan dari anggota keluarga pada Rizal dan Adis.


"Ibu titip Adis ya Zal,sayangi Mia seperti anak mu sendiri"


"Insyaallah bu,saya akan menjaga Adis dan Mia, kapan-kapan di tunggu kedatangan ibu dan ayah ke rumah kami" jawab Rizal sopan


"Iya eyang uti rumah papa besar ada kolam berenang nya"celoteh Mia


"Bu,kami pulang dulu ya, jaga kesehatan ibu dan Ayah jika ada waktu luang kami akan datang kembali" pamit Adis


setelah berpamitan mereka segera pulang


****


"Bodoh..... bodoh sekali kamu pa, Adis bahagia sekarang menjadi nyonya Rizal, nyonya dari bos besar sedangkan kita dapat apa?? dapat bagian susah nya,andai saja kamu tidak memasukkan nya ke rumah Rizal tidak akan mungkin mereka bisa menikah" kesal Sinta


"Ma, mungkin itu sudah menjadi garis tangan Adis,di campakkan suaminya dan menikah dengan bos besar"

__ADS_1


"Ya jelas lah Adis mau, merebut pak Rizal pun dari bu Olive pasti dia mau karena dia butuh hidup"


"Ma, tidak boleh begitu!!" marah Haikal


"Kenapa kamu yang marah,kamu selalu membela Adis pa,jadi nya dia begitu,coba ku pikirkan jika dia menikah dengan pak Rizal kamu naik jabatan tidak masalah ini,kamu tetap jadi seperti ini saja, tidak ada untungnya sama sekali, kalau tau begini aku tidak akan mengajak kamu pulang kemarin" oceh Sinta lagi


"Sudah lah ma, tidak usah berlebihan begitu,biar Tuhan yang membalas nya"


"Kamu selalu saja begitu,biar Tuhan yang membalas tapi tidak pernah di balas yang baik oleh tuhan" kesal Sinta lagi


"Astaghfirullah ma,ngucap ma,jangan biarkan hatimu terus di kuasai setan iri dan dengki"


***


"Sayang nanti malam Mia di letakkan di kamar sebelah ya" pinta Rizal saat menyetir mobil


"Mas,belum juga sampai di rumah"

__ADS_1


"Bagaimana cara menjelaskan dengan Bik Sumi ya mas pasti dia terkejut"


"Kenapa harus terkejut,dia juga tau aku dan Olive sudah berpisah jadi tidak ada yang salah bukan"


"Lalu status ku bagaimana mas?" tanya Adis lagi


"Kamu! kamu Nyonya Rizal sayang,kamu nyonya di rumah kita,dan bocah di belakang itu putri kecil nya" jawab Rizal sedikit terkekeh sedangkan Mia sedang tertidur pulas di belakang kemudi.


"Aku akan urus segera perceraian ku lalu akan mengurus surat nikah kita,aku akan menjelaskan pada papa dan mama kalau kita sudah menikah"


"Bagaimana jika mereka tidak setuju Mas?"


"Aku yang memakai nya,aku yang menginginkan mu bukan mereka jadi tidak ada yang salah jika kita menikah" tegas Rizal


"Mas, jujur aku masih takut"


"Sayang,selagi aku hidup tidak akan ada yang bisa menyakiti mu,siapa pun itu" tegas Rizal membuat Adis sedikit lega,Rizal menarik Adis agar bersandar di pundak nya, meskipun masih malu-malu Adis mengikuti kemauan Rizal karena memang saat ini Rizal lah imam nya.

__ADS_1


"Jangan berpikir macam-macam sayang,aku akan selalu melindungi kamu dan Mia" bisik Rizal dan diangguki Adis pelan.


Perasaan Adis saat ini sangat bahagia karena memiliki tempat bersandar apalagi Rizal sangat menyayangi Mia.


__ADS_2