Kau Lepas Aku,Di Angkat Derajat Ku

Kau Lepas Aku,Di Angkat Derajat Ku
Direstui


__ADS_3

"Ma maaf kan aku ya" ujar Rizal mengaku salah karena sudah kelewatan marah pada mama nya tempo hari.


"Sebenarnya mama yang salah selama ini sudah salah menilai kamu Dis,mama minta maaf,mama hanya ingin membuat kejutan untuk pesta resepsi pernikahan kalian agar tak ada lagi yang salah paham dengan kehamilan Adis nanti tapi justru malah mengundang kemarahan Rizal"


Adis terdiam sejenak mendengar penjelasan sang mertua,diamasih tak percaya kalau bu Ayu berbaik hati memikirkan resepsi pernikahan nya padahal itu sama sekali tidak perlu karena bersama Rizal saja sudah membuat Adis bahagia.


"Benar ma?" tanya Rizal tak percaya


"Iya..mamamu sudah mengakui kesalahannya Zal, mungkin sempat menyakiti hati Adis tapi sebenarnya mama ini baik Dis,hanya saja rasa trauma nya pada Olive yang membuat nya jadi begini " jelas papa Rizal lagi


"Alhamdulillah"


Adis menggenggam tangan Rizal erat sambil tersenyum manis, akhirnya hubungan nya dan Rizal di restui sang mertua


"Mama berniat membuat kejutan tapi kamu malah marah-marah"


"Maaf ma,aku tidak tau" aku Rizal memeluk sang mama

__ADS_1


"Mia sini peluk oma" lanjut Rizal pada anak sambung nya ini


"Jadi Mia punya opa dan oma beneran"? tanya Mia yang melihat semua nya sudah tersenyum


"Jadi selama ini kami bukan opa Mia?" tanya papa Rizal


Papa Rizal merentangkan kedua tangannya untuk menyambut Mia, bocah itu langsung berhamburan ke pelukan sang opa.


"Terima kasih ya Allah" batin Adis


"Jadi kapan ma Resepsi nya?" tanya papa Rizal


"Ma jangan terlalu berlebihan,Adis tidak suka yang terlalu mewah"


"Biar saja!! mama mau bu Anis tau kalau mama sebentar lagi punya cucu" jawab Bu Ayu ketus membuat Rizal menggeleng kan kepala nya, lagi-lagi mama nya masih memikirkan permusuhan dia dan mantan besan.


"Nanti mama mau undang semua teman sosialita mama Zal,mama akan kenalkan Adis"

__ADS_1


"Ma,Aku takut nanti Adis malah lelah"


"Adis hanya duduk saja Zal, tidak perlu berdiri,nanti juga akan mama beritahu kalau Adis tengah hamil muda,kamu tenang saja mama sudah berkonsultasi pada Dokter Bayu tentang kehamilan muda, beliau bilang tidak masalah selagi Adis terus menjaga kesehatan nya, banyak-banyak makan buah dan sayuran" jelas sang mama membuat mereka semua terdiam karena sampai sedetail itu bu Ayu mempersiapkan segala sesuatu nya hingga konsultasi pada dokter kandungan berarti sang mama benar-benar sudah menerima kehadiran Adis.


"Lalu bagaimana dengan Vania ma? jangan sampai perempuan manja itu mengacaukan acara ku"


"Susah mama atasi, awalnya dia memang marah dan mengambil kembali semua barang yang sudah dia berikan pada mama,tapi papa berjanji akan menggantikan semua nya demi cucu nya,ya mama oke-oke saja lah toh mama dapat cucu dan barang-barang baru dari papa jadi tak ada yang mama rugikan" jawab bu Ayu santai membuat Papa Rizal menarik sudut bibirnya tipis melihat kelakuan sang istri.


"Untuk undangan sudah mama selesai kan semua,apa Adis mau mengundang keluarga nya,kalau iya di hubungi saja" tawar bu Ayu


"Nanti biar aku yang hubungi ma" jawab Rizal cepat membuat Adis menatap sang suami


"Ya kalau begitu semua nya kelar ya,mama mau sebar undangan di grup dulu biar pada ketar-ketir semua ibu-ibu itu" ucap Bu Ayu mengambil ponsel nya


"Mia main sama opa ya,mau lihat ikan hias nggak? opa banyak ikan hias lo" bujuk papa Rizal dan diangguki Mia cepat


Rizal dan Adis hanya bisa saling pandang melihat kelakuan bu Ayu.

__ADS_1


Untung saja papa Rizal sangat sabar selama ini hingga rumah tangga mereka masih bisa bertahan langgeng.


__ADS_2