Kau Lepas Aku,Di Angkat Derajat Ku

Kau Lepas Aku,Di Angkat Derajat Ku
Sah


__ADS_3

Acara dibuka oleh seorang ustadz yang memang masih tetangga kampung Adis, Karena hari sudah malam langsung saja ke acara inti,Haikal sudah duduk mantap sebagai saksi, sebelum nya Rizal minta maaf tidak sempat membeli cincin pernikahan mereka karena memang keadaan nya sudah mendesak,Rizal tak punya persiapan sama sekali, untuk hantaran saja bukan karena di sengaja.


Suasana makin tegang bagi Rizal dan Adis ketika Pakde Karwo dan para kerabat yang lain akan memulai acara pernikahan siri ini.


"Nikah siri ini hanya untuk menjaga agar kalian nggak berzina meski hanya bersentuhan tangan atau saling pandang. Tapi, bukan berarti kalian juga bisa bebas. Karena menikah siri itu yang dirugikan pasti pihak perempuan jika pihak laki-laki lepas tangan. Tapi, Pakde percaya pada Nak Rizal yang nggak mungkin mempermainkan Adis,Pakde yakin kalau Nak Rizal adalah pria yang bertanggung jawab terhadap keluarga "


Rizal hanya mengangguk kan kepala saat mendengar nasihat dari para keluarga Adis.


Seorang petugas KUA yang menjadi rekan baik keluarga Adis yang menikahkan mereka, dengan mahar uang 3 juta rupiah Rizal memberikan pada Adis karena tinggal 7 juta uang cash yang di bawa Rizal dan sisa nya untuk mereka pulang nanti,Rizal juga tidak menyangka kalau lamaran nya akan berubah menjadi pernikahan malam ini jadi Rizal tidak mempersiapkan semua nya.


Lafaz nikah di ucapkan ini berati akad nikah mereka tidak main-main. Mereka sah sebagai suami istri di mata agama. ibu Adis memeluk erat putrinya.


Adis menyalami punggung tangan Rizal lelaki yang baru saja sah menjadi suaminya ini.


Perasaan haru di hati perempuan cantik ini karena Rizal seorang majikan bisa menjadi suaminya,Mia juga tersenyum bahagia.


Sinta terlihat sinis menatap Adis yang sudah resmi menjadi nyonya Rizal,kenapa bukan dia saja yang mendapat kan suami seperti pak Rizal pikir nya.


"Malam ini Mia tidur nya sama Eyang saja ya" ujar ibu Mia


"Tidak usah Bu,biar sama kami saja" jawab Rizal membuat Adis terkejut,kami!! apa mereka langsung tidur bersama? pikir nya

__ADS_1


"Tapi-"


"Iya bu,biar sama kami saja" sahut Adis saat kesadaran nya pulih kalau dia sudah menjadi istri


"Ya sudah kalau begitu ,Rizal mungkin sudah lelah Dis, kasihan dia siapkan tempat tidur nya" ujar ibu Adis


Adis berdiri dan membawa Mia masuk ke dalam kamar yang memang ukuran nya tak begitu besar ini.


"Sayang bobok ya,bunda temani" ujar Adis menepuk pelan bokong anak perempuan nya ini


"Bunda jadi papa Rizal sudah jadi papa Mia yang sesungguhnya?" tanya Mia


"Tapi ayah Heru tidak pernah datang untuk Mia bunda bahkan nenek tidak menyayangi Mia"


"Tidak boleh begitu nak,bukan nya bunda sering bilang jangan ada dendam di hati kita"


Rizal masuk kedalam kamar melihat Mia yang belum tertidur dia mendekati Mia.


"Sudah selesai mas?" tanya Adis


"Masih ada pakde Karwo, beliau masih ingin di sini ngobrol sama bapak,aku sudah mengantuk" jawab Rizal sesekali menguap

__ADS_1


Adis menepuk bantal di sebelah Mia


"Kamu tidur di atas sama Mia ya,aku di bawah"


"Kenapa?" tanya Rizal heran


"Takut nya kamu malah gerah mas, kasur nya kecil" jawab Adis pelan


"Tidak apa-apa sayang kita tidur bersama saja,nanti aku bisa memiringkan tubuhku memeluk kamu" ujar Rizal membuat Adis tertunduk malu


"Nanti saat di Jakarta kita buat kamar Mia ya sayang,biar dia belajar tidur sendiri,tapi masih dalam pengawasan kita" ucap Rizal dan diangguki Adis


Adis membaringkan tubuhnya menghadap Mia memeluk tubuh anak nya ini,Rizal pun ikut berbaring dan memeluk tubuh Adis ada perasaan malu pada diri perempuan ini karena tidur di peluk sang suami.


"Seperti nya Rizal baik ya bu, semoga ini pernikahan terakhir untuk Adis bu,bapak kasihan pada nya"


"Iya pak,ibu juga berharap seperti itu pak"


"Mia juga sudah sangat dekat pada Rizal pak, semoga rumah tangga mereka samawah ya pak"


"Amiinnn"

__ADS_1


__ADS_2