Kau Lepas Aku,Di Angkat Derajat Ku

Kau Lepas Aku,Di Angkat Derajat Ku
Nyonya


__ADS_3

Adis merenggangkan otot tubuh nya yang serasa lelah karena pertempuran mereka semalam,Rizal benar-benar tak membiarkan dirinya lolos,Mia dia letakkan di kamar sebelah yang memang masih terhubung dari kamar mereka agar mereka bisa mengecek kondisi Mia saat tertidur.


Senyuman bahagia terlihat jelas di bibir Adis lelaki yang baru di nikahi nya ini benar-benar memperlakukan nya dengan lembut meskipun terlihat garang saat berhadapan tapi saat di ranjang Rizal berbeda jauh,dia tak egois menurut Adis.


Adis segera bangkit, meskipun status nya sudah menjadi nyonya di rumah besar ini dia tak mau berpangku tangan dia harus menyiapkan semua keperluan Rizal seperti biasanya.


"Eeh.... pengantin baru,sudah bangun ya nyonya" goda bi Sum membuat Adis tersipu malu


"Bi.... panggilan nya seperti biasa nya saja jangan berlebihan, justru terdengar geli bi" tolak Adis


"Tapi-"


"Bi...saya anak bibi bukan nyonya!!" tegas Adis membuat Bik Sum tersenyum kecil,ini yang dia suka dari Adis selalu rendah hati tidak sombong meskipun kini sudah jadi nyonya.


"Masak apa hari ini bi?" tanya Adis


"Nak Adis mau nya apa?"


"Kesukaan mas Rizal sama Mia saja bi,Nasi goreng pake telor,nanti aku buatkan roti panggang nya sekalian"

__ADS_1


"Mia belum bangun?"


"Belum bi,masih tidur nyenyak di atas" jawab Adis, karena pas Adis keluar dia sempat mengecek keadaan Mia yang memang masih tertidur pulas, mungkin masih capek karena perjalanan.


"Bibi suka lihat kalian,Adem ayem begini dari pada dulu bapak sama bu Olive berantem mulu"


"Bibi bisa saja,saya akan berusaha semampu saya untuk menjadi istri yang baik untuk mas Rizal bi"


"Memang harus begitu nak, selagi kita sudah cekatan saja masih juga di rebut pelakor apalagi kita cuek pada suami"


"Bibi mah kebanyakan nonton sinetron"ujar Adis terkekeh kecil


"Kalau dia datang kemari biar bibi yang hadapi,bibi yang usir kali ini karena bukan dia nyonya rumah nya tapi kamu" lanjut Bi Sum membuat Adis menggeleng kan kepala nya pelan.


Bi sum dan Adis memang sudah sering bercanda tanpa canggung lagi.


"Sayang" pekik Rizal saat turun ke bawah


"Iya mas" sahut Adis

__ADS_1


"Bi...tolong di terusin ya,aku lihat mas Rizal dulu"


"Iya bu" goda Bik Sum


"Kenapa mas?" tanya Adis mendekati sang suami


"Kenapa keluar kamar tidak membangunkan aku?"


"Kamu kelihatan lelah jadi aku tidak tega membangunkan nya,kamu mau sarapan mas? sudah aku siap kan" ujar Adis


"Iya,sayang bangunkan Mia hari ini aku ingin mengajak kalian jalan-jalan ke mall"


"Mas,apa kamu tidak lelah baru juga pulang kemarin"


"Sayang,besok aku harus masuk kerja jadi tidak ada waktu lagi,temani aku sarapan setelah itu kamu dan Mia siap-siap ya" Ujar Rizal


Adis sebenarnya tidak ingin membebani Rizal dengan mengajak jalan-jalan tapi Adis juga tidak bisa menolak keputusan Rizal dia tau kalau mantan majikan nya ini tidak akan mau di bantah.


Adis menyiapkan semua keperluan Rizal setelah itu beralih pada Mia, meskipun dia juga sedikit lelah tapi melihat wajah bahagia Mia yang akan di ajak jalan-jalan membuat Adis juga ikut bahagia saat ini.

__ADS_1


__ADS_2