Kau Lepas Aku,Di Angkat Derajat Ku

Kau Lepas Aku,Di Angkat Derajat Ku
Hamil


__ADS_3

"Mama" ujar Rizal kaget kenapa mama nya ada di sini


"Oma" pekik Mia


"Rizal, apa-apa an ini kenapa kamu ada di sini bersama dia" tunjuk bu ayu


"Ma...aku bisa jelas kan semua ini,mama jangan salah paham dulu ma" pinta Rizal


"Salah paham bagaimana,kenapa kamu bisa bersama pembantu ini!" marah bu Ayu


"Dia bukan pembantu ma,Adis istri ku" jawab Rizal tegas


"Istri??? kamu gila Rizal,dia istri mu"


"Ma,aku dan Adis sudah menikah"


"Plak...."


satu tamparan keras di layang kan bu Ayu pada Rizal


"Mas!" pekik Adis terkejut dan mengundang beberapa orang memperhatikan mereka


"Kamu menikah tanpa sepengetahuan mama Zal,anak durhaka kamu"


"Untuk kamu" tunjuk Bu Ayu pada Adis


"Pelet apa yang sudah kamu berikan pada anak saya, hingga dari pembantu bisa menjadi nyonya" tuduh Bu ayu membuat Adis menitikkan air mata

__ADS_1


"Ma,,cukup! Adis tidak bersalah dalam hal ini,aku yang salah ma,aku yang memaksa Adis untuk menerima ku"


"Sudah pintar membantah kamu ya Zal, sejak kapan kamu berani melawan ucapan mama! sejak kenal pembantu ini"


"Ma, sudah aku katakan kalau Adis bukan pembantu dia istri ku" tegas Rizal


Mia yang ketakutan memeluk tubuh Adis,Adis merasa kan kepala nya pusing,mata nya mulai berkunang-kunang dan penglihatan nya kabur lalu tubuh Adis ambruk.


"Bunda!!" pekik Mia sambil menangis


"Sayang"


Bu Ayu yang melihat Adia pingsan segera menghentikan ocehan nya.


Satpam segera datang dan membantu Rizal untuk membawa Adis keluar dari Mall.


"Papa ,bunda kenapa?" tanya Mia yang terus menangis


"Sayang, bangun sayang" panggil Rizal khawatir


Mereka membawa Adis ke rumah sakit terdekat.


***


"Selamat ibu nya sedang mengandung" ucap Sang dokter membuat Rizal terdiam kaku


"Mas" panggil Adis pelan,dia melihat Rizal tak beraksi atas kehamilan nya apa Rizal tidak menginginkan dia hamil

__ADS_1


"Istri saya hamil dok?" tanya Rizal tidak percaya


"Iya pak, istri anda hamil 8 Minggu"


"Hamil" jawab bu Ayu tak percaya karena selama ini Olive mengatakan kalau anak nya mandul


"Ya bu, nyonya Adis sedang mengandung, tolong di jaga kandungan nya ya karena kondisi beliau seperti nya sangat lemah,jangan sampai Stres "jelas sang dokter


"Sayang kamu beneran hamil?" tanya Rizal tidak percaya


"Iya mas,kamu tidak bahagia?"


"Bahagia sayang,aku bahagia! aku hanya tidak percaya kalau secepat ini Mia di berikan adik, akhirnya penantian panjang ku berhasil, terimakasih" ujar Rizal tersenyum kecil sambil menciumi tangan Adis membuat Adis lega,dia pikir Rizal tidak menginginkan dia hamil ternyata Rizal hanya kaget.


"Saya resep kan vitamin nya ya, untuk bunda nya jangan terlalu banyak pergerakan dan jangan lupa makan makanan sehat" pesan sang dokter


Rizal terus tersenyum membawa Adis kembali ke hotel.


****


"Ma,aku mohon jangan membahas ini sekarang,mama tau sendiri kan kata dokter kandungan Adis sedikit lemah, Adis tidak boleh stres ma,apa mama mau cucu mama hilang begitu saja, anak yang sudah lama aku dambakan ma" pinta Rizal membuat bu Ayu mengalah


"Kapan kamu pulang?" tanya bu Ayu


"Aku menunggu kondisi Adis lebih baik ma"


"Kita bicara kan ini di Jakarta" ujar Bu Ayu lalu segera pergi dari hotel yang di tempati Rizal.

__ADS_1


__ADS_2