
"Dia mantan suami ku mas" jelas Adis singkat membuat Rizal kaget jadi Dina sang sepupu lah yang menjadi pelakor dalam rumah tangga Adis selama ini,Rizal benar-benar tidak tau.
"Kami memang berpisah secara tidak baik-baik tapi aku sudah membuang lama semua rasa itu mas, bahkan sebelum menikah dengan mu,Mia pun mungkin sama dengan diriku sudah tak peduli lagi dengan ayah nya, apalagi sejak dia mengenal kamu mas" lanjut Adis menghela nafas panjang perasaan nya sedikit lega memberitahu sang suami nya.
"Sayang,kenapa kamu tidak bicara lebih awal dengan mas?"
"Aku tidak tau kalau mas Heru menikah dengan Dina sepupu kamu dan aku juga tidak ingin merusak acara resepsi kita yang sudah di rancang lama oleh mama,jadi aku putuskan seperti tak kenal dia di hari itu mas,maaf kan aku" terang Adis lagi merasa bersalah
"Maaf jika aku sudah mengecewakan mas"lanjut nya
Rizal mendekati sang istri dan memeluk Adis
"Mas maaf kan sayang,dia adalah masa lalu mu dan mas sekarang masa depan mu, tidak akan ada lagi yang bisa membuat kamu bersedih,mas janji akan memberikan kamu dan Mia kebahagiaan" ucap Rizal sambil mengusap pelan kepala Adis.
"Terima kasih mas,saat ini saja aku dan Mia sudah bahagia dengan keluarga kita"isak Adis di pelukan sang suami.
__ADS_1
****
Beberapa bulan berlalu,kini hidup Adis dan Rizal sangat bahagia karena menunggu kelahiran anak kedua mereka.
Mia juga sangat antusias menunggu kelahiran sang Adik yang di prediksi dokter seorang lelaki.
Semua keluarga sudah berkumpul di rumah sakit menunggu Adis melahirkan, ibu Adis juga datang dari kampung dan keluarga Rizal mereka semua sudah berkenalan dan sangat Akrab, untuk Olive sendiri kini lebih memilih menetap di Bali dia tidak mau bertemu dengan Rizal lagi karena perasaan cinta nya masih ada, sedangkan Heru mengalami cacat di bagian kaki nya dia harus menggunakan kursi roda sampai saat ini sedangkan Dina sendiri sekarang masih bekerja di perusahaan papa Rizal karena dia harus membiayai perawatan Heru sampai sembuh.
Semua nya sudah tau kalau Adis dan Heru adalah mantan suami istri tapi tak ada yang mempermasalahkan nya karena Adis sendiri sudah nyaman dengan kehidupan nya sekarang dia lebih mengutamakan keluarga nya dari pada harus mengurusi hidup orang lain.
"Mas....."
"Iya sayang,mas di sini"
"Sakit mas"
__ADS_1
"Iya sayang mas tau ini sangat sakit tapi kamu harus sabar ya, sebentar lagi baby nya keluar " ujar Rizal terus menggenggam tangan Adis dan sesekali menyeka keringat nya.
Tak lama kemudian terdengar suara tangisan bayi mungil yang sudah di tunggu-tunggu keluarga, apalagi bu Ayu yang sangat antusias menunggu cucu nya lahir,Bu Ayu bisa menyumpal mulut lemes teman-teman nya yang mengatakan kalau Rizal mandul jelas-jelas Olive yang mandul, apalagi anak Rizal persis sekali dengan wajah Rizal.
"Cucu oma"ujar nya memberikan ciuman berkali-kali.
"Terima kasih Dis kamu sudah membuat mama menjadi seorang oma" bisik nya pada sang menantu
Adis tersenyum manis menanggapi sang mertua nya.
****
Tamat...
Terima kasih kepada para pembaca sekalian, mohon do'a nya untuk kesehatan keluarga saya agar tetap bisa memberikan cerita menarik untuk kalian semua...amiiinš¤²
__ADS_1