Ke Isekai Bersama Sistem Harem

Ke Isekai Bersama Sistem Harem
17) Sistem Pendamping Harem


__ADS_3

Kuotaa bersama ke empat gadis cantik itu baru saja keluar dari rumah makan, mereka berniat melakukan perjalanan menuju tempat Pendaftaran menjadi Pahlawan. Mereka berempat telah sepakat dan memutuskan untuk berjalan kaki saja tidak perlu memakai kendaran umum, karena letak lokasi tujuannya tidaklah jauh atau hanya sekitaran 200 meteran saja.


Sebelum melakukan perjalanan mereka menghapiri dulu sebuah taman yang ada di seberang tempat mereka berdiri di depan rumah makan. Sesampai di sana mereka duduk di kursi yang ada di pinggiran trotoar jalanan.


"Hei Dewi kenapa kita malahan kesini bukanya harus segera ke tempat pendaftaran pahlawan?" Kuotaa bertanya sambil berdiri di depan sang Dewi yang sedang duduk dan menyenderkan tubuhnya di punggung kursi.


Dewi Ayanng Nikkah menjawab sambil mengelus perutnya, "Tunggu dulu Kuotaa perutku masih sakit aku kekenyangan, lagian aku juga mau memeriksa apakah Enyu masih sakit."


Dewi cantik itu menyentuh keningnya Enyu yang sedang duduk di sebelahnya. Sementara Enyu hanya tersenyum ramah kepada sang Dewi.


"Aku pikir kau telah mengobatinya, soalnya aku tidak melihat bekas luka lagi," Kuotaa bertanya kepada Dewi sambil memperhatikan Enyu.


Dewi menurunkan tangannya dari keningnya Enyu lalu membalas ucapan Kuotaa, "Sebenarnya saat kau dan Yukita berkenalan tadi memang aku telah mengobati semua luka Enyu, tapi apakah kau merasakan sesuatu yang berbeda pada diri Enyu yang sekarang ini?"


"Kau benar sekali Ayanng ku, aku rasa ada semacam energi yang sinkron tarik menarik antara aku dan Enyu." Kuotaa mengatakannya sambil sesekali memperhatikan Enyu dan melihat ke arah tanganya sendiri.


Setelah itu Kuotaa berjongkok lalu menatap enyu dengan seksama dan berkata, "Sebentar Enyu kakak mau tanya, 2 Permintaan apa saja yang kau pinta dari Dewi Rubah ekor sembilan waktu itu?"


Enyu terlihat bingung dengan pertanyaan Kakaknya itu. "2 Permintaan apa ya Enyu bingung??"


Kuotaa berkata lagi sambil memegang dagu dan menggelengkan kepala, "Ee-e bukan itu maksud kakak, maksud kakak itu Bakat dan Barang bawaan apa yang kau pinta dari Dewi mu waktu itu?"

__ADS_1


Enyu menjawab sambil berekspresi seperti sedang mengingat, "Aku waktu itu tidak menegelti, jadinya aku bilang minta bakat sepelti Dewi nya aja, atau telselah-lah kataku. Lalu balang bawaannya itu ini ...," Enyu menunjukan sebuah kalung yang ada di lehernya lalu ia juga mengeluarkan batu permata dari kalung itu yang sebelumnya di tutupi kerah baju bagian atasnya.


"Kalung apa itu cantik sekali, warna birunya sangat berkilau," ujarnya Yukita yang langsung mendekat dan memperhatikan kalung itu dengan sangat terpesona.


Sementara Kuotaa dan Dewi Ayanng Nikkah hanya melamun, mereka juga nampaknya terkesan dengan keindahan dari kalung tersebut.


Dewi cantik itu berdiri dari kursi dan langsung berjongkok di depannya Enyu sambil mentapnya. "Wow ini kalung dengan batu permata dari surga, ini kan miliknya Dewi rubah ekor sembilan, bagaimana kau bisa mendapatkanya Enyu?"


Enyu sempat berekspresi sedikit kesal, namun setelahnya ia menjawab dengan santai, "Enyu tidak menculi lo, Enyu cuma di kasihnya, waktu itu Dewi bilang kalung ini kalung kebeluntungannya, kalung ini bisa melihat masa depan. Aku waktu itu belbicala kepada kalung ini kalau aku ingin bertemu kak kuotaa lalu tiba-tiba aku melihat gambalan di depan wajahku yang menampakan kalau hali ini nanti kak Kuotaa datang dilumah makan itu jadi aku sengaja minta kepada majikanku untuk di beliin makanan di lumah makan tadi."


"Ternyata begitu ya ... aku pikir hanya kebetulan saja kita bertemu ... ternyata Enyu sudah tahu semuanya," ujarnya Kuotaa yang sedang terpukau dengan kemampuan Enyu.


Dewi Ayanng Nikkah menimpali, "Itu Benar sekali! Kalung ini memanglah memiliki kekuatan bisa melihat masa depan, tapi ada ketentuan batasan dan waktu yang bisa di lihatnya dan juga berdasarkan kondisi penggunaannya dan pemiliknya."


Enyu menjawab santai, "Sistem ya ... oooh ... ada kok, ini aku tunjukkin ya ...! Sistem pendamping Halem munculah ...!" ia melafazkan mantra sambil menyentuh dadanya.


Lalu Seketika itu juga muncul Layar berbentuk Hologram Tv digital mengambang di depan wajahnya Enyu.


Apa yang di lahat dan di saksikan itu membuat Kuotaa bersama Dewi dan Yukita sontak terkejut mereka memasang ekspresi heran kebingungan.


"Kenapa Sistem yang di miliki Enyu ini Sistem pendamping Harem??" Yukita bertanya-tanya heran dan menautkan alisnya.

__ADS_1


"Eeee ... kok Level sistem enyu jadi level 2 pelasaan selama ini levelnya 1 terus gak pernah belubah," ujarnya Enyu yang nampak kebingungan saat melihat penampakan sistemnya sendiri.


Saat melihat keanehan itu akhirnya membuat Kuotaa menyadari sesuatu, ia sangat yakin kalau Sistem pendamping Harem yang di miliki Enyu ini berhubungan dengan Sistem Harem yang ia miliki. Kuotaa berfikir mungkinkah itu akibat dari ia yang telah berhubungan dengan adiknya. Apakah Sistem Harem miliknya juga telah naik level. Untuk memastikannya Kuotaa harus melihatnya sendiri dengan cara langsung melafazkan mantra miliknya "Sistem Harem munculah ...!"


Seketika itu juga Sistem miliknya Kuotaa yang juga berbentuk Hologram Tv digital mengambang muncul di hadapannya.


Ternyata semua dugaan Kuotaa sangat tepat sekali, karena saat ini ia melihat level Sistem Harem nya naik level menjadi level 5, itu berarti benar ada hubungannya dengan sistem yang dimiliki Enyu. Kuotaa sangat yakin bahwa Sistem Harem dan Sistem pendaming Harem itu satu kesatuan, itu berarti Enyu di takdirkan memanglah untuk menjadi Pendampingnya.


Dewi yang juga merasa aneh setelah melihat Sistem milik Enyu dan Kuotaa, akhirnya ia melakukan hal yang sama sperti Kuotaa, namun saat ia terus mengatakan sistem harem munculah, sistem itu tidaklah muncul-muncul, hal itu pun membuatnya sangatlah bingung, padahal Dewi sangat yakin kalau sebelumnya ia juga mempunyai sistem yang sama persis seperti sistem nya Kuotaa, tapi kenapa hanya kuotaa saja yang bisa menampakan sistemnya sekarang? sementara dia kenapa tidak bisa?


Kuotaa melengkung kan sudut bibirnya ke atas lalu berkata kepada Sang Dewi, "Aku rasa sitemu itu buka sepertiki lagi, kau salah menyebutkan Sistem mu Ayanng, coba sekarang kau sebutkan Sistem mu itu sama seperti yang Enyu katakan, Sistem pendamping Harem! pasti bisa."


"Baiklah aku coba! ... Sistem Pendamping Harem munculah ...!"


Setelah Dewi cantik itu selesai melafazkan mantra nya seketika itu juga munculah sistem miliknya di hadapannya yang mirip dengan miliknya Enyu.


Ternyata benar lagi dugaan Kuotaa, ia tadi berfikir pasti Sistem milik Dewi Ayanng Nikkah juga berhubungan dengan sistem yang ia miliki dan level milik Dewi ini juga berubah dari yang sebelumnya level 1 kini menjadi level 3.


"Sekarang yang belum menampakkan sistemnya hanyalah Yukita saja, hei Yukita! kenapa dari tadi kau hanya melamun saja? tunjukan Sistem mu ...!" Kuotaa mengulas senyum melengkung sambil melirik kearah Yukita.


...****************...

__ADS_1


...To Be Continue...


__ADS_2