Ke Isekai Bersama Sistem Harem

Ke Isekai Bersama Sistem Harem
36) Kuotta Mandi Bersama Enyu di Temani Ke-3 Istri Lainya


__ADS_3

"Nah sekarang Enyu bisa mandi air hangat yeeeee ...," tutur ceria Yukita sambil menepuk-nepuk tangannya dengan pelan.


"Oke Enyu mau mandi, airnya enak hangat," ujarnya Enyu yang telah selesai mengecek kehangatan air di bak mandi dan ia nampak merasa sangat senang sambil menggerakkan ekornya dengan cepat.


"Baiklah kalau begitu kakak mandiin ya?" sahutan Yuki sambil memegang gayung.


"Tunggu dulu ...! Enyu maunya di mandiin kak Kuotta, hus-hus kak Yuki minggil ... bial kak Kuotta yang mandiin Enyu. Kak Kuotta mandiin Enyu ya ...!" Enyu melirik Kuotta yang berdiri di depan pintu kamar mandi dengan kerlingan bola matanya yang memelas.


"Iya-iya ... sini Kakak mandiin ..." Kuotta menjawab dengan senyuman lalu ia masuk ke kamar mandi dan langsung saja menyiramkan air hangat itu ke seluruh tubuh mungilnya Enyu yang tela*njang bulat.


Sementara Yuki yang di campahkan oleh Enyu dengan perasaan dan ekspresi sedih ia hanya bisa mundur kebelakang dan hanya bisa melirik keseruan Enyu yang sedang main-main air hangat.


Untuk Yura bersama Dewi Ayanng Nikkah dari tadi mereka berdua hanya berdiri di dekat dinding di dekat bak mandi bagian ujung, mereka berdua nampak masih sedang fokus dengan aktivitas sihir mereka untuk menjaga kestabilan suhu dan volume air yang ada di bak mandi agar tetap hangat dan terisi penuh.


"Yuhuuuu ... Enyu senang sekali di mandiin kakak ... airlnya enak banget Kak! hangat." Enyu mengatakan itu saat tubuhnya sedang di gosok-gosok Kuotta mengunakan sikat badan yang lembut yang telah di beri sabun, begitu juga rambut pendek Enyu juga telah Kuotta gosok menggunakan shampo.


Saat gosokan itu mengenai buah dada teposnya Enyu hal itu pun membuat Enyu langsung mer*iang kegelian bercampur ken*ikmatan. karena nampak di pipinya Enyu itu muncul bercak kememerahan dan berekspresi malu-malu.


"Hhhhhhh .... Kakak hentikan jangan di te*t*ek Enyu lagi ...! Geli-geli sikatnya ... geli ... hhhhhhh ...." sahutan Enyu sambil tertawa kegelian.


"Kalau di ketek geli juga nggak ...?" ujarnya Kuotta sambil langsung menggosok ketiaknya Enyu yang di sebelah kanan.

__ADS_1


"Hhhhhh .... Geli-geli ... samaa ... di ketek juga geli kak belhenti-belhenti ... hmm ... hmmm," Enyu nampak menghembuskan nafas kelelahan sehabis tertawa lalu ia kembali berkata, "Geli tapi selu, enak!"


"Kalau enak berarti lagi dong ..." ujarnya Kuotta sambil langsung menggosok lagi ketiak yang di sebelah kirinya Enyu dan juga kembali menggosok dadanya Enyu.


"Whahahahahah ... sudah-sudah ... sudah kak ... sudah, sudah Enyu gak kuat, Enyu gak tahan lagi, geli, geli nian cumpah gak kuat." Enyu mengatakan kalimatnya sambil menggeliat tertawa kegelian.


Sampai-sampai membuat mereka semua basah tidak terkecuali, karena di akibatkan dari air yang Enyu cipratkan dari bak mandi.


Dewi yang basah kuyup diam-diam menahan tawanya saat melirik keseruan Kuotta bersama Enyu dari balik wajahnya yang di palingkan, sementara Yura dan Yuki yang juga basah kuyup dari tadi mereka berdua terkekeh kegirangan dan nampak sangat menikmati keseruan Enyu bersama Kuotta.


"Enyu jadi mau kencing kak ... nah kan Enyu jadi kenciiing." Dengan santainya Enyu langsung mengecorkan saja air seni-nya sambil berdiri.


Melihat kejadian itu membuat semuanya semakin tertawa terbahak-bahak tidak terkecuali Dewi Ayanng Nikkah yang akhirnya tawanya juga pecah.


"Gak papa kok cuma air kencing sini kita mandi lagi!" Kuotta menyiramkan air hangat kembali ke kepala Enyu.


"Sudah lama sekali Enyu gak pelnah lagi di mandiin kakak kayak Gini," tutur Enyu sambil ikutan menggosok tubuhnya sendiri dengan hanya menggunakan tangannya.


Kuotta membalas setelah mengulas senyum "Iya-ya seingat kakak, terakhir kita mandi bersama saat sebelum Enyu masuk rumah sakit setelah itu kita tidak bisa lagi mandi bersama ... sial banget ya waktu di Indonesia itu."


"Kakak-kakak jangan sedih ...! sekarang ayo kakak mandi juga bersama Enyu ayo-ayo-ayo ...!" seruan Enyu lalu dengan sangat cepat, santai dan polosnya ia langsung meloroti celana kolor hijau Kuotta sampai ke bawah kaki.

__ADS_1


Sungguh kejadian momen langkah itu membuat ketiga gadis yang telah basah kuyup sontak tersentak sangat kaget saat mereka semua melihat batang Vit*alnya Kuotta yang besar itu ternyata dari tadi atau sudah sejak lama telah berada dalam posisinya yang tegak menantang.


*******


"Sial aku tidak bisa melihat T*it"it-nya," batinya Yuki yang merasa sangat kesal tidak bisa melihat batang Vit*alnya Kuotta karena posisinya saat ini sedang berdiri di dekat pintu kamar mandi atau tepat di belakangnya Kuotta. Yang bisa di lihat Yuki hanyalah penampakan pantat mulusnya Kuotta.


Sebelum Kuotta menutup celananya, Yuki si gadi Elf ini berinisiatif pura-pura seolah sedang terkejut dan langsung dengan sangat cepat terpeleset menjatuhkan dirinya kelantai tepat di depannya Kuotta yang sedang tel*anjang bulat, Yuki melakukan itu demi agar bisa melihat batang vi*talnya Kuotta yang selalu terbayang-bayang di benaknya sejak lama.


Yuki terjatuh dengan posisi sujud lalu ia menoleh ke arah bagian depannya Kuotta, apa yang di lihat Yuki itu membuatnya sangat senang sekali, akhirnya dengan sangat jelas ia dapat melihat keindahan panorama batang Vi*talnya Kuotta yang kokoh lagi berseni, sungguh ini baru pertama kalinya bagi Yuki dapat melihat kejantanan seorang pria dengan sangat jelas tepat di depan matanya.


Sambil melihati batang v*italnya Kuotta di batinya Yuki ia berkata, "Pink ini warnanya pink sungguh indah sekali aku ingin sekali menyentuhnya ..." hal itu pun membuat daerah kew*anitaannya Yuki tiba-tiba saja berdenyut dan mengeluarkan sedikit cairan, setelahnya ia cepat-cepat kembali lagi berdiri ke tempat semulanya.


Tidak terkecuali dengan Yura dari tadi ia nampak sedang meneteskan air liurnya sambil berekspresi mesum, sudah pasti daerah kew*anitaan Gadis naga ini juga pasti telah sedikit basah.


Sementara disisi Dewi Ayanng Nikkah, ia nampak sedang menutup matanya dengan telapak tangan kanannya saja, namun diam-diam bola matanya itu tetap saja melirik batang vi*talnya Kuotta dari balik cela-cela jari tangannya yang ia longgarkan, dan tangan sebelahnya juga nampak sedang meremas celana pendeknya yang ada di bagian dekat daerah ke*wanitaannya sembari menggigit bibir bagian bawahnya yang s*eksi.


...****************...


...To Be Continue...


...Kepada para pembaca yang saya hormati mohon dukungannya ya Dengan cara Like, share tambahkan ke perpustakaan ......

__ADS_1


...Dan Komen juga ya, biar aku merasa ada yang menuggu ceritaku ini dan agar aku semakin semangat update nya....


...Terimakasih...


__ADS_2