Ke Isekai Bersama Sistem Harem

Ke Isekai Bersama Sistem Harem
24) Main Perang-Perangan Adu Mekanik :v


__ADS_3

Namun di sisi lain Kuotta juga berpikiran sesuatu yang me*sum, dia beranggapan mungkin saja dia akan di perk*osa oleh gadis yang sangat cantik ini. "Semoga saja aku di ajaknya perang inde*hoy bukanya ingin di bunuhnya," batinya Kuotta sangat berharap endingnya baik-baik saja sesuai harapannya.


Tiba-tiba saja Petugas Yell mengunci pintu masuk ruangan itu menggunakan segel sihir miliknya, sehingga tindakannya itu tidak menimbulkan suara berisik seperti layaknya suara kuncian pintu pada umumnya.


"Kau mengunci pintunya? ... kenapa harus di Kunci." Kuotta bertanya kebingungan.


Petugas cantik itu menghapiri Kuotta dengan gaya berjalannya yang melenggak-lenggokkan body aduh*ainya, lalu saat ia telah sampai di hadapan Kuotta ia pun langsung menyentuh lembut bibir se*ksi-nya Kuotta dengan jari telunjuknya yang lentik sembari berkata dengan nada lemah lembut yang mengg*oda, "Huss ...! diam sayang! aku sengaja mengunci pintunya agar kita bisa berduaan, bermain dan bersenang-senang di sini."


Setelah mengatakan itu Petugas cantik ini menyeret jari telunjuk lembutnya yang ada di bibir Kuotta menuju ke dadanya Kuotaa, ia mengulas senyum mengg*oda sembari membusungkan buah dadanya yang luar biasa besar, dan matanya juga terlihat sayup-sayup, lalu ia memeluk Kuotta dari samping sehingga membuat dad*anya yang besar itu nampak sangat menempel di lengan sampingnya Kuotaa.


"Berduaan? bersenang-senang seperti apa itu? apakah kita akan bermain game Ps 5 ...?" Kuotta bertanya seolah tidak mengerti dan pura-pura polos, padahal kenyataannya ia sangat mengerti kode inde*hoy dari Petugas Cantik ini. Kuotta sangat bahagia sekali dan berfikir apakah di saat inilah puncak kepopuleran dan kejayaannya.


Lalu batinya Kuotta juga mengumpat konyol dengan nada yang mendayu-dayu, "Wihhhh dia semakin cantik saja kalau dilihat sedekat ini, yak ampun Omg dad*anya ini besar sekali ... uhhh ... ini dada atau semangka woy? ... kok besar dan kencang sekali, wihh Op*ainya terus menempel di lenganku, ini hangat dan empuk sekali yak ampiunnn ... Yuhuuu."

__ADS_1


Petugas Cantik itu kembali berkata saat masih dalam pelukan Kuotta, "Aku hanya menginginkan mu, kau pria paling tampan yang pernah ku lihat seumur hidupku, aku tidak tahan melihat pesonamu, jadi sekarang Kuotta ku sayang, tolong mainin aku ya ...! nanti kau dan ketiga istrimu itu tidak perlu membayar administrasi nya, bahkan aku bisa meloloskan kalian meski kalian nanti gagal saat seleksi bakat sihir, maukan? ayolah kita mulai sekarang ya?" Petugas cantik ini sepertinya ingin melep*askan kancing bajunya dan tangan satunya membuka resle*ting celananya Kuotta.


"Tunggu dulu!" sahutan Kuotta sambil memegang tangan Petugas Yell yang telah meraba Ba"tang Vita*lnya. "Kalau ke tiga istri ku sadar, melihat kita seperti ini bisa gawat, bisa-bisa nanti aku di bunuh mereka."


Petugas itu kembali mer*aba dad*anya Kuotta sembari menjawab, "Tenang saja! orang luar tidak mungkin bisa mendengar dan melihat kita disini, karena ruangan ini kedap suara dan ini ruangan pribadi ku, jadi kita mainnya cepat-cepat aja ya, cepat tapi pasti, pasti sampai klim*aks maksudnya, hihihi, oke kan A'A'k Kuotta ku!?"


Kuotta menelan Ludah Getir, ia bingung apakah ia langsung gas saja si gadis cantik ini? tapi Kuotta pikir tidak baik jika berhu*bungan badan dengan orang lain duluan sebelum dengan ketiga istrinya terlebih dahulu, Kesannya sekarang ini ia seperti sedang menghianati kepercayaan ketiga Istrinya itu.


Mereka menyatu bagaikan kacang polong yang tidak lupa dengan kulitnya, mereka saling melu*mat dengan gair*ahnya masing-masing. Petugas Yell me*cium Kuotta sambil kedua tanganya menggantung di belakang lehernya Kuottaa dengan mesranya, sementara tangan kanannya Kuotta merangkul pinggang Yell dan tangan kirinya membelai kepala gadis cantik itu. Tubuh mereka berdua menempel sangat lengket bagaikan permen karet yang di telah beri lem aibon.


Sungguh Petugas cantik ini benar-benar juara soal urusan menc*upang mulut lawan jenisnya, bisa di lihat saat ini dia bahkan melu*mat mulut Kuotta sampai ke bagian paling terdalamnya dan lidah mereka pun saling memeluk. Lalu tangan kanannya Gadis Cantik ini juga dengan lihai ikutan bergerilya langsung meraba daerah ba*tang Vit*alnya Kuotta yang telah lama mengeras, sementara tangan kirinya mengelus kedua da*da bidangnya Kuotaa secara bergantian.


"Sudah Kuduga tenyata punyamu ini cukup besar dan panjang, ini pas sekali, ini benar-benar ideal dan sangat cocok sekali untukku, aku senang sekali dapat menyentuhnya, apalagi uratnya ini uhhh ini hangat aku cinta kamu tampan," Tutur Petugas se*ksi itu lalu lanjut menc*iumi leher Kuotta dengan sangat rakus, dan tangan kanannya masih terus memainkan ba*tang vi*talnya Kuotta dengan sentuhan mesra, seirama dengan tangan kirinya yang pindah menyentuh pipi sampai dengan lehernya Kuotta.

__ADS_1


"Kau sungguh cantik," ujarnya Kuotta yang juga tidak tinggal diam, akibat dari terbawa suasana kini tangan kananya tanpa ragu lagi langsung saja menyentuh daerah kewa*nitaannya Petugas Yell dari balik cel*ana dalam berwarna putih dan rok pendek hitamnya yang se*ksi yang telah ia singkapkan agar dapat menyentuhnya dengan seutuhnya.


Sementara tangan kirinya Kuotta menyentuh kedua buah dad*anya Petugas Yell secara bergantian dengan rem*asan yang begitu lihai, Kuotaa juga memainkan uti*ngnya gadis cantik inu menggunakan mulutnya serta lidahnya secara bergantian dari kiri sampai yang kananya.


Setelah itu Petugas cantik ini pun berjongkok untuk membuka lebar-lebar celananya Kuotta, ia mengeluarkan batang Vit*alnya Kuotta seutuhnya, gadis itu terdiam saat melihat ukuran milik Kuotta yang cukup besar dan panjang, ia sejenak melemparkan senyuman manis saat menatap wajahnya Kuotta, dan Kuotta juga membalas dengan senyuman manisnya.


Di benaknya gadis ini ia sempat berfikir apakah ia sanggup memasukkan batang Vi*tal milik Kuotta ini ke mulutnya yang kecil, apakah dia nanti akan tersedak atau sesak nafas saat menyadari bahwa ukuran memilik Kuotta ini cukup besar dan panjang?


Namun ia menepis semua keraguan nya itu dan langsung saja menja*jalkan batang Vi*tal itu agar segera masuk kedalam mulutnya yang mungil, sungguh Kuotta merasakan nikmat yang tiada tara. Baru pertama kalinya seumur hidupnya ia merasakan batang vit*alnya itu masuk kemulut seorang gadis yang luar biasa cantik, dan sensasinya itu terasa sangat luar biasa nikmat hangat dan terasa seperti di sedot. Mulut mungilnya Yell itu sungguh Kuotta rasa telah menjepit batang vit*alnya dan ia rasa gadis ini juga telah memaikan lidahnya agar Kuotta semakin menikmati.


...****************...


...To Be Continue...

__ADS_1


__ADS_2