Ke Isekai Bersama Sistem Harem

Ke Isekai Bersama Sistem Harem
7) Sistem Harem Muncul


__ADS_3

"Kalau kau ingin minta maaf kepada budakku, maka kata maafnya kau ganti saja dengan satu permata berlian yang ada di pakaianmu itu, cepat berikan itu atau kau akan aku tuntut karena telah melukai budakku?" Seruan sorang pria berbadan besar tinggi dan kekar sambil mencengkram erat tangannya si gadis kucing. Ia menatap kearah Dewi Ayanng Nikkah dengan ekspresi mengintimidasi.


Mendengar itu membuat Dewi cantik ini tersentak kaget, dia batinya ia mengumpat kesal "Apa-apaan Pria besar ini, jelas-jelas kalau ucapan ku tadi itu hanya basa-basi, kenapa dia malah membuat-buat perkara dasar sialan."


Dewi Ayanng Nikkah mengalihkan pandangannya untuk melihat kondisi Gadis Kucing imut itu, ia pikir sepertinya gadis Kucing ini merasa tidak nyaman dan kelelahan, kondisi tubuhnya pun terlihat sangatlah memprihatinkan, terdapat banyak sekali bekas luka lebam di sekujur tubuhnya dari atas wajah sampai dengan kaki. Sehingga membuat Dewi cantik ini merasa sangat kasihan.



"Maaf tuan, sepertinya budak mu ini harus segera di beri perawatan, banyak sekali bekas luka di tubuhnya, bolehkah aku minta izin untuk mengobatinya?" ujarnya Dewi Ayanng Nikkah kepada Pria besar.


"Jangan mengalihkan pembicaraan! ... Yang aku pinta itu berlian mu, lagian dengan kau memberiku berlian itu maka aku bisa mengobatinya sendiri, kami akan pergi ke dokter."


Nampaknya Sang Dewi merasua tertekan saat mendengarkan ucapan pria besar itu, ia sangat bingung harus bagaimana lagi, dia tidak rela jika harus mengorbankan berliannya meskipun itu satu buah. Di sisi lain ia juga sangat kasihan melihat kondisi gadis kucing yang sangat lemah ini. Dan di tambah lagi perutnya kini semakin terasa lapar, sungguh kondisi saat ini sangat menyesal baginya.


Sementara Kuotaa yang ada di tempat duduknya, dari tadi nampak sedang berfikir, ia mengamati siapakah sebenarnya Pria besar itu, Kuota beranggapan mungkin saja dia seorang pahlawan, lalu gadis kucing yang ada di sebelahnya itu pasti seorang budak.


Selain itu ada kegelisahan di benaknya Kuotaa, ia merasa tidak asing dengan Aurah Gadis Kucing yang malang itu, Kuotaa rasa sepertinya dia mirip seseorang yang ia kenal tapi siapa, Kuotaa sangat bingung. Yang jelas hati Kuoata tergerak berniat untuk menolong Gadis kucing yang menurutnya sangat imut, Kuotaa juga sebenarnya ingin sekali membuat Harem bersama Ras Manusia Hewan seperti itu.

__ADS_1


Dengan sangat berat hati akhirnya Dewi Ayanng Nikkah setuju untuk memberikan satu aksesoris berlian yang ada di pakainya, namun baru saja ia mau melepas satu aksesoris berlian itu, tiba-tiba saja Kuotaa sudah ada di dekat Dewi ini untuk langsung menghentikannya.


Kuotaa menahan tangan Dewi Ayanng Nikkah agar tidak mencopot aksesoris berlian miliknya, Ia menyahuti Dewi dengan nada sedikit kesal, "Kau ini ... tadi suami mu yang meminta kau tidak mau memberikannya, tapi kenapa giliran pria aneh ini yang meminta kau malah mau langsung memberinya, ini tidak adil?"


"Yang tadi itu beda situasi bodoh ... kali ini aku harus melakukannya demi untuk mengobati Gadis Ini, kenapa kau cemburu seperti itu sihhhh, kau lihat sendiri kan gadis ini harus butuh pertolongan."


Dewi Ayanng Nikkah mengatakan itu sambil menahan malu, wajahnya sedikit memerah karena ia ke ge'eran akibat dari Kuotaa yang mengaku-ngaku suaminya, namun Dewi ini tetap berusaha bersikap biasa-biasa saja, ia tidak berniat mempermasalahkan kalimat kata-kata Suami.


"Jadi begitu ya ... ternyata seperti ini sisi lain dari dirimu, wajar saja kau di beri gelar Dewi Pesona kasih sayang, ternyata kau itu memanglah sangat baik hati, aku kagum padamu, baiklah kalau begitu biar aku yang urus." Kuotaa tersenyum sangat rama sembari menatap wajah sang Dewi.


Sementara Dewi cantik ini membalas tatapan Kuotaa dengan malu-malu dan dengan perasaan yang membuncah, tatapan mereka yang bertemu itu telah membuat degupan jantung keduanya berdetak cukup kencang seolah-olah ada melodi lagu cinta. Mereka berdua sejenak lupa atau tidak sadar kalau sedang berbincang dengan pria besar yang mungkin saat ini habis kesabaran.


Akibat dari adanya Kemistri itu tiba-tiba saja di hadapan Kuotaa dan Dewi Ayanng Nikkah masing-masing muncul sebuah gambar yang mengambang, terlihat jelas di mata kedua orang ini kalau itu adalah daftar catatan Profil diri mereka yang berbentuk seperti Hologram TV digital.


Namun hanya Kuotaa dan Dewi Ayanng Nikkah saja yang dapat melihat Daftar Profil yang mengambang itu, semua orang yang ada di sekitaran mereka, sama sekali tidak ada yang dapat melihat.


Daftar Profil Kuotaa di bagian paling atas terdapat tulisan Sistem Harem Level 1, sementara punya Dewi Ayanng Nikkah terdapat tulisan Sistem Pendamping Harem Level 1. Dan di barisan kedua Sistem mereka masing-masing tertera nama lalu di barisan dan kolom seterusnya banyak sekali keterangan lainya seperti, HP, mana/cakra/Power, Emblem Harem, Skill Harem dan lain sebagainya masih banyak lagi bahkan sekilas terlihat ada banyak bagian baris dan kolom yang masih kosong.

__ADS_1


Daftar profil seterusnya tidak dapat di amati Kuotaa dan Dewi Ayanng Nikkah sampai dengan selesai di bagian bawah, karena fokus mereka terpecahkan oleh pria besar tadi yang saat ini sedang menyahuti dengan ekspresi dan perasaan kesal.


"Woy kenapa kalian berdua malah melamun, cepat serahkan berlian itu sekarang juga atau aku akan membawa kalian ke kantor Polisi."


Kuota menoleh kearah pria besar itu, ia tersenyum lembut, lalu menanggapinya dengan berkata, "Tunggu dulu tuan, kelihatannya kau ini seorang Pahlawan ya? dan gadis manusia hewan ini pasti budakmu ...?"


"Kenapa kau bertanya seperti itu, tentu saja aku seorang pahlawan apakah kau tidak melihat lencana bintang 2 di zirah ku ini, dan lihatlah di leher gadis ini ada tato tanda budak tentu saja dia budakku, ... sepertinya kalian berdua ini orang asing begini saja tidak tahu."


Kuotaa bingung dia berpikir apakah mungkin tato yang melingkar di leher gadis kucing itu semacam segel budak agar dia patuh, ternyata perkiraan Kuotaa itu sangat tepat, karena baru saja Sistem Harem yang ada di sisi Kuotaa berbicara mengiyakan semua pertanyaan itu.


Meski Kuotaa Sempat bingung dan terkejut mendengar suara aneh yang ada di telinganya, namun dengan cepat juga ia pun sadar bahwa sejak awal dia ada di Dimensi hampa, ia telah di beri tahu soal Sistem yang akan membantunya saat setelah sampai ke Dunia baru ini.


Kuota berniat untuk melepaskan budak gadis kucing itu, ia berusaha mencari cela dan menyusun rencana sematang mungkin agar berjalan lancar, "Baiklah aku akan memberikan Berlian itu padamu, tapi dengan syarat, bisahkan kita berbicara sebentar sambil menikmati hidangan yang akan aku terakhir."


Pria ini tidak mungkin menolak ajakan yang menggiurka, justru dia sangat senang, jarang sekali ada pria yang baru di kenal langsung mau mentraktir, ia tersenyum miring dan berkata "Baiklah aku terima tawaran itu."


...****************...

__ADS_1


...To Be Continue...


__ADS_2