Ke Isekai Bersama Sistem Harem

Ke Isekai Bersama Sistem Harem
35) Kerja Sama Agar Enyu Bisa Mandi


__ADS_3

Kuotta yang kembali berusaha membela diri, lagi-lagi kalimatnya terputus, suaranya kalah dengan suara melengking seorang wanita bernama Dewi Ayanng Nikkah ini.


"Cukup Kuotta gak usah mengeles lagi ...!" ujarnya Dewi sambil mengacungkan jari telunjuknya ke arah kuotta. "Sudah jelas korban ada di depan mata, kau tega sekali memaksa adikmu sendiri, kau buat dia sampai berkeringat dingin seperti ini ... liat bibirnya sampai pucat kebiruan gini, setelah bukti sudah sangat jelas begini kau masih mau mengelak lagi hang ... dasar pria tidak tahu diri, kalau Titi*tmu itu tidak tahan lagi sini biar kami bertiga bikin kau puas sampai kau Leto, mau ...??"


"Kalau itu sih aku mau aja ...," Kuotta menjawab sambil sempat sedikit terkekeh lalu setelahnya ia kembali berekspresi serius membela diri, "Tapi beneran aku gak nyakitin Enyu, aku cuma lagi mandiin dia tapi gak tahunya dia gak tahan air dingin yang ada di bak mandi dan akhirnya Enyu teriak kedinginan."


"Enyu! apa benar yang di katakan kakakmu ini?" Dewi bertanya sambil menatap Enyu yang ada di pelukannya.


"Iya benal .... Kakakku tidak belbohong Enyu cuma kedinginan." Ujarnya Enyu yang masih mengigil kedinginan.


"Sialan kenapa kau tidak bilang dari tadi? aku kan jadi malu kampret," Dewi berbicara kepada Kuotta lalu menundukkan pandangannya dengan perasaan malu.


Kuotta menjawab dengan sedikit kesal, "Yang sialan itu kalian tahuuu, ... dari tadi kalian terus memotong pembelanku, mana bisa aku bicara kampret, suara ku kalah dengan suara kalian cecunguk."


Setelah marah-marah Kuotta pun membelakangi mereka semua, ia ingin mengambil botol air minum yang ada di atas meja, ia tidak tahu merek botol itu apa, yang jelas air minum itu untuk menenangkan perasaanya yang masih sedang kesal.


Baru dua langkah tiba-tiba saja ia terpeleset dan jatuh kelantai akibat dari menginjak cel*ana dalamnya Enyu yang terkapar di lantai.


Hal itu pun membuat semuanya khawatir namun juga di iringi dengan tawa karena gaya Kuotta yang jatuh itu sangatlah lucu. Yukita bersama Yura langsung merangkul tubuh Kuotta agar segera berdiri namun nampaknya Kuotta baik-baik saja dan bisa berdiri sendiri, setelah itu ia mengambil botol air minum dan langsung saja meminumnya sampai habis.


Sementara Enyu yang masih berada di pelukan Dewi, nampak sekali ia merasa sangat nyaman berada di pelukan Dewi Ayanng Nikkah, apalagi saat ia membenamkan wajahnya kebagian dada bulat kencang dan besar milik Dewi cantik ini, Enyu tidak menyangka ternyata dada besar yang selalu ia hina ini ternyata sangatlah empuk dan hangat sekali, Enyu merasa seluruh tubuhnya tiba-tiba saja kembali menghangat.

__ADS_1


******


Kuotta menceritakan secara detail kepada ke-3 istrinya kalau Enyu tidak bisa mandi dengan air yang ada di Bak mandi.


"Memang kalau kita yang rasakan air itu terasa biasa saja, tapi bagi Enyu air itu terasa seperti air Es ... aku sudah buktikan sendiri, saat aku masuk ke tubuh Enyu dan mandi menggunakan tubuh Enyu ternyata rasa air di bak mandi itu memanglah seperti air es, itulah kenapa aku dan Enyu jadi basa kuyup begini ... Enyu maafkan kakak ya ...!" Kuotta menyatukan telapak tangan permohonan maafnya sambil menatap Enyu.


Enyu yang masih tela*njang bulat langsung menghampiri Kakaknya dan melepaskan tangan permohonan maaf kakaknya itu sambil berkata, "Tidak apa-apa kak ...! kakak kan tidak tahu tadi, lagian kakak juga balu tahu saat masuk ke tubuh Enyu, kakak gak boleh minta maaf kayak gini, kakak gak salah, yang salah itu Enyu kalena takut Airl dingin." setelah selesai dengan kalimatnya seketika itu juga Enyu langsung memeluk Kuotta dengan erat.


Kuotta yang tidak tinggal diam ia juga langsung memeluk adik kesayangannya itu sambil berkata, "Tidak-tidak-tidak ... Enyu tidaklah salah, kakak yang salah, karena kakak Egois dan memaksa!"


"Tidak ... kakak tidak salah ... Enyu yang salah ka`k ...!" ujarnya Enyu sambil menyenderkan kepalanya di bahu Kuotta.


Selama pelukan antara Kuotta dan Enyu itu berlangsung, mereka berdua terus-menerus saling menyalahkan diri mereka masing-masing.


"Enyu yang salah ... kak," Enyu membalas.


Kuotta : "Kakak yang salah."


Enyu : "Enyu yang salah."


Kuotta : "Kakak yang salah."

__ADS_1


"Kakak yang sal ... eee Enyu yang salah." ujarnya Enyu yang sempat linglung.


Sepanjang ocehan Enyu dan Kuotta yang masih berlangsung itu membuat Dewi cantik ini memijit keningnya dengan perasaan kesal. "Mau sampai kapan kalian berebut siapa yang salah??" celetuk Dewi yang sedang menggelengkan kepalanya dengan ekspresi prihatin sambil menatap Enyu dan Kuotta yang masih berpelukan.


"Yuki yang salah nah ...!" Celetukkan Yura sambil mendorong Yuki lalu Yura terkekeh senang.


"Nah ... Itu nah ...! Yuki yang salah ...! jadi kalian berdua tidaklah salah ... selesai kan masalahannya ...?" timpalan Dewi lalu mengembuskan nafas berat.


"Lah kok aku yang salah??" ujarnya Yuki dengan ekspresi kebingungan.


Mendengar itu Kuotta dan Enyu langsung berhenti saling menyalahkan dan melepaskan pelukan mereka masing-masing. Kuotta dan Enyu merasa tidak enakan, mereka berdua cengengesan dan menggaruk kepala bagian belakangnya yang tidak gatal.


"Kita kembali ke topik permasalahan ... Enyu tidak bisa terkena air dingin kan ... itu berarti Enyu salah satu Jenis manusia kucing yang lemah terhadap suhu air dingin ... sebenarnya ada juga yang tahan air dingin tapi kebanyakan dari manusia kucing memanglah takut air dingin?!" ujarnya Yura sambil memegang dagu lalu kembali berkata, "Baiklah kalau begitu dengarkan ide ku ini ...!"


Setelah selesai berdiskusi merekapun langsung menunju ke kamar mandi untuk melakukan persiapan kembali agar bisa memandikan Enyu dengan air hangat.


Gadis manusia Naga bernama Yura itu sebenarnya adalah pengendali elemen api sehingga ia bisa menghangatkan air di bak mandi menggunakan sihir jurusnya, ia nampak sedang menciptakan lava magma lalu di masukkan ke dalam bak mandi sehingga airnya terlihat menjadi mendidih. Bak mandi itu tidak akan bocor akibat dari lava yang panas karena bak mandi itu terbuat dari batu bata yang sangat keras dan di campur unsur logam.


lava magma itu juga tidak akan mengeras setelah tersentuh air karena Yura Si gadis naga telah mengontrol dan menjaga suhu panas dengan Jurus Sihirnya, dan juga air di bak mandi yang telah mendidih itu tidak akan mengering akibat dari lava magma yang panas, karena Dewi Ayanng Nikkah telah menjaga volume air dengan cara menambahkan air kedalam bak mandi. Air itu di dapat Dewi dari jurus elemen air miliknya yang ia keluarkan dari ujung jari telunjuknya.


...****************...

__ADS_1


...To Be Continue...


__ADS_2