
"Kita duduk dulu yuk,supaya aku jawab semua pertanyaan kamu. Karna jika begini terus,aku gak kuat nahan badan kamu yang udah lumayan gendut ini,hehehe"Rya mencairkan suasana dan itu cukup sukses membuat Monik menyungging kan senyum tipis nya
Mereka pun duduk di sofa yang tersedia,Rya dan Erin memegang tangan Monik sebelahan dan memapah ke arah sofa seperti layak nya memapah seorang yang lagi sakit dan di ikuti semua orang karna memang sofa yang berbentuk bundaran itu mampu menampung banyak orang
"Kamu minum dulu yah"Erin menyodorkan segelas air putih dan langsung diterima Monik untuk diminum nya
Setelah Rya merasa keadaan sudah lebih tenang perlahan Rya menarik dalam nafas nya,dan mengehmbuskan nya perlahan seolah ingin mengurangi sesak didada nya
"Niko kenapa bisa bodoh banget yah,ninggalin dan menduakan istri secantik ibu Rya ini. Udah cantik,baik,ramah,lembut lagi. Lalu,wanita macam apa yang membuat Niko ini dulu berpaling? Jika saja,ibu Rya ini sebagai istri ku tidak akan pernah terfikirkan ku untuk mendua apa lagi untuk menyakiti nya" Ikbal temen Niko bermonolog dalam hati nya melihat kenyataan yang terjadi didepan nya
"Beb,kamu siap dengerin nya?" Rya memegang tangan Monik untuk meyakinkan nya dan hanya di angguk oleh Monik
__ADS_1
huuufft
"Beb,kenapa kamu gak pernah cerita jika pria yang dekat sama kamu itu adalah mas Niko? Iya,mantan suami aku! Lelaki yang mampu membuat ku menjadi wanita paling tersakiti bahkan membiarkan aku sendirian melakukan apapun dalam keadaan hamil dulu. Kamu tau,dia lah memang yang aku cerita kan Pria yang membuat ku menjadi janda yang tersakiti...
Ehhhhm,kamu tau juga..dia lah pria yang membohongi, menyakiti,menduakan,dan menodai pernikahan ku dulu hanya dalam waktu tiga bulan pernikahan"
hening.....
"Jadi,sekarang semua terserah kamu beb. Putuskan atau teruskan,karna semua tergantung kamu"Lanjut Rya tapi langsung ditimpali oleh Erin
"No,kalau aku jadi kamu Mon yang udah tau kenyataan nya seperti ini. Aku akan memilih mundur dan meninggalkan pria seperti dia ini"ucap Erin lantang sambil menunjuk Niko yang tertunduk menahan malu
__ADS_1
Angga yang melihat Erin sangat marah,langsung merangkul istri nya itu sambil mengusap pundak Erin guna memberi ketenangan
"Aku gak rela beb,gak rela. Jika kamu melanjutkan hubungan kamu dengan dia,karna aku tau gimana dulu dia memperlakukan sahabat kita Rya beb...Aku gak mau,kamu ngalamin hal yang sama seperti Rya. Kamu tau kan,jika Rya menginginkan kita bahagia bersama dan Rya juga gak mau kita ngalamin hal yang sama kayak diri nya dulu beb"Erin memegang tangan Monik erat dengan suara bergetar karna Monik terlalu takut jika Erin melanjutkan hubungan nya dengan Niko
Erin mengingat ucapan Monik dulu yang mengatakan jika Niko lah lelaki yang bisa membuat nya kembali jatuh cinta,bahkan Monik pernah berkata pada Erin jika Niko mampu membuat Monik berdebar tak karuan
Monik masih terdiam,tapi tidak dengan Niko yang langsung membela diri nya sendiri karna Niko ingin hubungan nya lanjut dengan Monik dengan tujuan agar bisa bertemu terus dengan Eci putri nya
"Mon,maaf in aku krna belum menceritakan semua tentang masa lalu ku. Bahkan aku juga belum mengatakan tentang status ku yang sudah duda,karna aku memang ingin mengatakan nya setelah kita jalan jalan mengelilingi danau Toba. Tapi,gak tau nya langsung ada kejadian ini. Aku mohon,jangan pernah memilih mundur karna aku sudah berubah menjadi manusia yang lebih baik lagi"Niko yang tidak sabar memdemgar jawaban dari Monik yang diam saja langsung mengeluarkan isi hati nya yang belum jujur sepenuhnya
"Stop,cukup mas. Gak perlu kamu teruskan,cukup"Monik membuat kode stop ditangan nya dan mengarahkan pada Niko,yang membuat semua orang terdiam karna suara Monik yang lumayan kencang
__ADS_1
Jeng...jeng....apa yang terjadi????