
Setelah selesai berbelanja dan melakukan pembayaran,Rya menghubungi suami nya agar datang bersama Angga dan Dion untuk memasukkan belanjaan ke dalam mobil
Walaupun para satpam ingin membantu tapi Rya menolak nya dengan halus,karna tidak ingin merepotkan satpam.
"Halo mas,kalian bisa kemari? Karna kami sudah selesai mas"ucap Rya supaya sang suami datang
"Oh iya sayang,sebentar kami kesana yah. Kalian tunggu saja"jawab Ardi dari seberang telpon
"Angga,Ion kita kelantai dua yok..Karna mereka sudah selesai, soal nya istri ku bilang mereka sudah lapar jadi telat dikit bisa di makan hidup hidup kita nanti,mau kalian?"Ardi yang sambil membayar Bill mereka menakut nakuti Angga dan Dion membuat mereka bergidik
"Iiih,gak lah bos. Karna kita masih mau hidup,terutama aku yang belum menikmati yang enak enak seperti cerita kalian dua"Dion yang menggidikkan bahu nya pun berlalu duluan meninggalkan Ardi dan Angga menuju lantai dua
"Lama sekali sih kalian? Gak tau apa,kita sudah lapar!"Rya yang kesal karna memang sudah laper mengerucutkan bibir nya
"Iya maaf sayang,ya sudah kalian langsung menuju tempat makan aja atau nunggu kami balik dari parkiran setelah bereskan barang belanjaan ini?"Ardi merangkul istri nya dari samping guna untuk menenangkan
"Kami langsung aja,nanti kalian nyusul aja! Ayo Rin,Mon..."Rya menarik tangan Erin dan Monik meninggalkan para lelaki itu
Para satpam yang melihat kejadian itu,dan memang mengenal mereka langsung senyum senyum tipis melihat bos besar itu begitu takut dengan amukan istri. Ingin mereka tertawa lebar,tapi mereka tidak berani karna takut amukan bos besar itu kembali pada mereka
Sementara Rya,Erin dan Monik mencari tempat makan yang menyediakan sup iga. Ardi,Angga dan Dion mendorong troli ukuran besar itu dengan barang belanjaan yang penuh pun merasa kesal karna mereka mengantarkan ke mobil tidak ditemani para wanita mereka
"Uuuuh,menyebalkan sekali. Tau begini,aku memilih tinggal di rumah tadi bareng anak anak ku bermain daripada begini di cuekin betul"Ardi yang membuang nafas nya kasar dengan kesal langsung disambut tawa aspri nya yang gak ada akhlak itu
__ADS_1
"Hahahahaha,emang enak di cuekin bos! Maka nya tadi itu gak usah sok sok an jadi super hero.Begini kan jadi nya,hahhahhaa"Angga yang masih tertawa mengejek bos nya itu pun dapat toyoran kecil di kepala nya
"Dasar asisten gak ada akhlak,! Kau juga mau ketawa,hah?"seru Ardi sambil menunjuk kan kepalan tangan nya seolah ingin meninju pada Dion membuat Dion langsung bungkam
"Mana berani aku bos"jawab Dion setengah terkekeh
"Hmmm,ini benar benar lezat beb...daging nya empuk sekali"ucap Rya belepotan karna sambil mengunyah yang menikmati sup iga nya
"Uuuh,seperti nya biasa aja rasa nya. Sama kayak kemaren kemaren,kamu tuh yang kelaparan"jawab Erin ngejek karna memang rasa nya seperti hari hari lalu mereka makan sama saja. Dan Rya hanya menjawab dengan menunjuk kan deretan gigi nya yang rapi
tring tring...
Ponsel Rya yang terletak di atas meja berbunyi pertanda ada panggilan masuk untuk nya
"Ah iya,istri ku memang sangat tau isi hati ku. Ya udah,kami kesana yah"
"Hmmmm"
Ardi,Angga,dan Dion yang telah selesai menyusun barang belanjaan mereka pun berlalu meninggalkan parkiran menuju tempat dimana para wanita itu berada setelah Ardi menghubungi mang surman untuk menjemput mereka nanti. Karna memang satu mobil nanti,mereka tidak akan muat lagi disebabkan tempat belanjaan harus melipat bangku belakang
Setelah berada didalam mall untuk mencari tempat mereka yang biasa pun secara tidak sengaja Dion bertubrukan dengan seseorang
bug.....
__ADS_1
Membuat Dion kaget karna tubrukan badan pria itu lumayan kuat yang membuat Dion sedikit mundur
Pria yang menubruk Dion pun merasa ketakutan,karna memang tidak sengaja. Pria itu sedang buru buru ingin menyelesaikan pekerjaan nya
"Ma ma maaf pak,saya tidak sengaja. Jangan laporkan sama bos saya,nanti saya dipecat"ucap pria itu dengan suara bergetar dengan kepala yang masih menundukkan maka nya dia yakin jika yang ditubrug nya adalah pria juga melihat dari sepatu yang dipakai
"Kamu"Begitu mereka saling menegakkan kepala dan bertatap muka,mereka berdua pun kaget karna bertemu tidak sengaja setelah kejadian itu
"Maaf kan saya,jujur saya gak sengaja karna saya buru buru. Jadi saya gak perhatiin jalan tadi,maafkan saya pak"Niko yang menundukkan kepala nya meminta maaf dengan sungguh dab ketakutan pun segera berbicara duluan. Karna Niko berfikir jika Dion juga anggota keluarga Baskoro yang mempunyai pengaruh di tempat nya bekerja
Ya,pria yang menabrak Dion adalah Niko lelaki yang sempat memberi luka untuk wanita yang disukai nya dan masa lalu dari nona muda nya
Dion yang melihat cara Niko meminta maaf tulus,merasa kasihan dan memegang pundak Niko
"Santai aja bro,gak apa apa kok. Kamu kerja disini?"ucap Dion dengan suara tegas nya membuat Niko semakin takut. Takut Dion akan memerintahkan atasan nya untuk memecat nya
Niko berfikir jika Dion itu adalah seorang pendendam karna kejadian yang dia lakukan seminggu yang lalu. Padahal Dion memang seorang yang baik dan pemaaf
"Sekali lagi,maaf kan saya"
"Ya sudah lah,gak apa apa. Kami permisi"
Ardi,Angga dan Dion pun pergi meninggalkan Niko yang masih mematung membuat nya merasa menyesal karna pernah membuat keributan di villa tempat keluarga Baskoro
__ADS_1
*Ternyata,mereka memang orang orang baik. Sekalipun orang yang paling kaya,tapi mereka mempunyai sifat pemaaf. Semoga Rya dan putri ku tetap bahagia bersama keluarga Baskoro itu* gumam Niko sambil mendoakan mantan istri dan putri nya agar tetap berbahagia