
tok tok
Angga dan Dion mengetuk pintu kamar tempat Monik menginap bersama kedua wanita rombongan Niko yang ternyata didengar oleh Niko dan menyembulkan kepala nya keluar dari pintu kamar dia menginap bersama kedua teman nya
*Itu kan asisten nya suami Rya..Apa mau mengambil barang barang Monik yah,aku gak bisa biarin karna aku masih mau ngomong berdua dengan Monik siapa tau Monik masih luluh*Niko bermonolog dalam hati nya sendiri sambil menyungging kan senyum kelicikan
Niko yang tingkat kepedean nya pun,keluar untuk menghampiri Angga dan Dion. Dan,rasa percaya diri dia mendekati Angga dan Dion
"Kalian mau ngapain pak? Lalu Monik mana? Kenapa Monik gak ikut?"Niko yang basa basi pun bertanya pada Angga dan Dion
Tapi bukan nya jawaban yang didapat nya,karna Angga dan Dion memilih diam dan terus mengetuk pintu kamar tempat Monik menginap
Dan,akhir nya Renata dan Resna datang dari arah luar yang dekat dengan tangga karna ternyata pintu gak terbuka disebabkan Renata dan Resna tidak langsung kekamar sepulang dari villa Baskoro
"Eh,ada abang abang tampan. Ada apa yah? Kenapa mencari kami?"Resna si mata duitan basa basi sambil mendekati Dion yang diketahui nya belom punya pasangan
__ADS_1
"Kami mau mengambil barang barang Monik"tegas Angga singkat,karna Angga malas melihat dua wanita yang seperti tampak penggoda itu
Mendengar suara bariton Angga,Renata dan Resna langsung ciut. Buru buru Renata membuka pintu kamar mereka karna kunci nya ada di saku celana nya
Tanpa menunggu lama,Angga dan Dion langsung masuk kedalam dan mempertanyakan yang mana saja barang barang Monik
Niko yang melihat semu itu merasa keberatan,tapi dia tidak berani untuk menghalangi karna memang kesalahan itu terjadi atas ulah nya sendiri yang tidak jujur tentang semua nya
*Seandai nya dari awal aku jujur,pasti jika tau pun seperti sekarang ini aku adalah masa lalu dari Rya sahabat Monik keadaan nya akan tetap baik baik saja dan gak akan gagal seperti ini,hhhmm apakah ini hukuman yang Tuhan berikan pada ku?*gumam Niko dalam hati nya dan menundukkan kepala nya
🌷🌷🌷🌷🌷
Sesampainya di villa,Angga dan Dion langsung menghampiri semua keluarga yang ternyata sedang berada di Taman karna sudah bersiap untuk melanjutkan perjalanan mereka ke tomok,hanya tinggal menunggu kedatangan Angga dan Dion saja
*Ternyata kamu sudah bisa tertawa dan ceria kembali,syukur lah jika kamu sudah baik baik saja*gumam Dion dalam hati nya yang tanpa ia sadari ternyata Ardi melihat senyuman Dion dan mengikuti arah pandangan Dion
__ADS_1
"Oi Dion,ngapain bengong disitu? Buruan sana antarkan kekamar yang ditempati bik Iyem itu,karna Monik akan tidur disana.Soal nya kan,cuman bik Iyem yang sendiri dan kata Monik mau bergabung dengan bik Iyem aja"Seru Ardi yang membuyarkan lamunan Dion
"Hmm,eh iya iya bos.Maafkan saya bos,saya segera antarkan bos"Dion yang gugup pun berlalu meninggalkan semua nya dibawah dan hendak menaiki tangga
Tapi,baru mendekati tangga Monik memanggil Dion dan menghampiri Dion
*Aduh,non Monik ngapain mendekat kemari? Jantung ku pun gak bisa diajak kerjasama, pake jedag jedug segala ahk*Dion yang mulai nampak gelisah pun melempar senyum saja
"Eh,non ada apa?"
"Anu,itu maksud saya sini in barang barang saya biar saya antarkan sendiri.Dengan kamu ambilkan saja,saya sudah sangat terima kasih.Oh iya,satu lagi jangan panggil saya non dong...panggil saja Monik" Monik mengulurkan tangan nya untuk meminta barang nya dari genggaman Dion
"Eh,iya iya non. Eh itu anu maksud saya Mon"jawav Dion gugup karna secara tidak langsung dia sudah bertukar sapa dengan wanita yang mampu membuat nya berdebar
Ardi yang melihat itu semua,langsung menyiku istri nya yang duduk tepat berada disamping nya seakan memberi kode untuk persetujuan
__ADS_1
Lalu,apakah kelanjutan hubungan Dion dan Monik? Dan Niko,apakah dia akan menemukan pasangan nya yang sesungguhnya?