
Setelah mereka selesai makan siang,kecuali Eci,baby twins dan para ncus mereka.Rya naik ke atas untuk bertemu dengan anak anak nya ditemani kedua sahabat nya,dan untuk sementara ini Ardi mengalah untuk tidak menempel terus pada sang istri
"Hai,anak anak mama.Maaf yah,mama kelamaan dibawah karna kedatangan onty yang cantik ini"Rya yang menghampiri Eci segera menampilkan Monik dihadapan nya
"Horeee,onty cantik ku datang lagi. Mah,kita jadi jalan jalan nya kan?"Eci yang begitu semangat melompat kegirangan
"Jadi dong,tapi sekarang kamu sama ncus bertiga turun kebawah dan makan siang dulu. Karna kalau mau jalan jalan harus butuh tenaga yang banyak dan perut yang kenyang,benar kan onty.."seru Rya melemparkan pertanyaan pada kedua sahabat nya dan di iyakan mereka
"Hu'um...harus begitu"ucap mereka serentak.Akhir nya eci dan ketiga ncus mereka turun kebawah untuk makan siang karna sebentar lagi mereka akan mengelilingi tomok untuk belanja khas oleh oleh dari danau Toba itu
__ADS_1
"Ion,sekarang kamu boleh mengambil barang barang Monik yah ditemani Angga. Karna aku gak mau istri ku sedih jika melihat sahabat sahabat nya terluka,dan aku tau kamu menyukai Monik kan karna terlihat dari cara kamu memandang nya"perintah Ardi pada Dion sekaligus membisikkan pada Dion jika diri nya mengetahui pandangan Dion dan membuat Dion merona
"Aiish,bos ada ada saja. Mana mungkin bos,lagian non Monik gak akan mau lah dekat dengan saya yang hanya seorang supir"sahut Dion minder
"Hei bro,lebih baik seorang supir tapi memiliki hati yang jujur dan gentlemen daripada pekerja kantoran tapi sikap NOL"timpal Angga dengan menekankan kata terakhir nya
"Sudah Ion,kamu harus semangat. Jika benar pandangan ku terhadap kamu yang memiliki hati kita akan dukung sepenuh nya,dan aku percaya Monik itu sama seperti istri kami yang tidak mencintai seseorang karna harta. Kamu harus semangat,oh iya satu lagi jika kamu bisa menangkan dan mendapatkan tempat dihati Monik aku akan membiayai semua urusan pernikahan kalian dan akan kuberikan salah satu rumah untuk hadiah pernikahan kalian. Tapi ingat,jangan karna aku janji kan demikian kamu jadi gelap hati tapi harus dengan tulus. Mengerti"Ardi memberi nasihat sambil menepuk pundak Dion pelan dan memancarkan semangat baru untuk nya mendekati Monik
Ternyata Angga menemukan fakta jika Dion adalah sebatang kara yang sama seperti diri nya.Orang tua nya sudah meninggal karna kecelakaan tepat didepan panti asuhan itu sehingga pihak panti mengadopsi dia dan merawat hingga jadi anak yang baik
__ADS_1
Pertama kali Dion memiliki rasa pada Monik,ketika pertemuan nya pertama kali dengan Monik di kediaman Baskoro yang waktu itu Dion hendak keluar untuk menjemput mama Imel dan Eci dari sekolah
Jantung Dion langsung berdebar seperti genderang yang mau perang,tapi dia tidak mampu untuk mengatakan kebenaran itu karna terlalu takut pada majikan nya dan minder dengan pekerjaan nya
"Iya bos,saya akan berjuang. Karna memang non Monik berhasil membuat aku jatuh cinta untuk pertama kali nya"
"Apa? Pertama kali nya? Berarti bisa dikatakan Monik adalah cinta pertama mu,hahahaha kamu sama saja dengan nya"tawa Ardi lebar sambil menunjuk Angga yang membuat Angga sedikit kesal
"Udah Ion,kita segera ke Hotel inna karna lama lama disini nanti membuat kita makin pusing liat kelakuan bos"Angga menarik tangan Dion dan berlalu meninggalkan Ardi yang masih tertawa
__ADS_1
"Hei,Angga kamu berani meninggalkan ku masih bicara.Awas kamu yah,akan kupotong gaji mu 50%,hahaha dasar pria dingin"teriak Ardi pada Angga tapi tidak dihiraukan Angga dan terus melangkah kan kaki nya meninggalkan bos nya yang menyebalkan itu