Kebahagiaan Janda Yang Tersakiti

Kebahagiaan Janda Yang Tersakiti
part 121


__ADS_3

"Hmm,Mon apa kamu belum bersedia untuk membuka hati mu kembali? Maksud saya begini,jika ada pria yang sungguh sungguh untuk melamar mu apa kamu bersedia?"ucap Dion sedikit gugup ketika mereka sudah berada di dalam mobil


*Kenapa mas Dion bertanya seperti itu yah,,,Apa mas Dion memang benar ada rasa sama ku?*gumam Monik dalam hati


"Mon,kenapa diam?"


"Eh,itu mas. Maksud ku jika memang sudah ada yang serius kenapa tidak? Karna memang aku sendiri pun tidak ingin lagi seperti ABG gitu yang harus menjalani pacar pacaran dulu"Monik senyum tipis seolah memberi peluang untuk Dion


*Yes,semoga Monik memang bisa menerima ku yang hanya supir pribadi nona muda *Dion melagakkan tangan nya senang di samping kanan nya karna begitu senang nya


"Hmm,Jika aku berkata jujur apa kamu percaya?


"Tentang apa mas?"


"Tentang perasaan ku yang memang menyukai dan mencintai mu sejak kamu datang pertama kali ke rumah nona Rya"


Serrr


Monik berdebar dan merasa senang juga,karna ternyata Dion sudah memiliki perasaan itu pada nya sebelum Monik mengenal jauh Niko. Monik merasa jika Dion adalah pria yang Tuhan kirim kan untuk menjaga dan menemani diri nya


"Mas serius dengan ucapan mu? Bukan karna mas kasihan dengan ku kan?!"


"Apa aku terlihat seperti bercanda? Atau kelihatan berbohong? Atau kelihatan karna kasihan?"

__ADS_1


"Hmm,siapa tau kan mas. Karna mas menyaksikan sendiri kejadian waktu di Parapat mas,karna aku gak mau seseorang mencintai dan menerima ku karna kasihan. Jujur saja mas,aku masih takut untuk menjalin hubungan apalagi hanya untuk status pacaran. Aku takut kejadian yang udah dua kali aku alami terulang lagi mas,aku takuuut"


"Tapi aku berani sumpah,jika aku menyukai dan mencintai mu bukan karna aku kasihan dan lain nya. Tapi,aku benar benar memiliki rasa itu ketika kamu untuk pertama kali nya ke rumah non Rya. Pada saat itu aku melihat kamu,jantung ku berdebar tak karuan bahkan sejak saat itu wajah mu pun selalu datang untuk mengganggu hari hari ku. Jadi,aku tulus mencintai mu dan aku juga tidak memaksa kamu kok karna aku tau jika aku yang hanya seorang supir ini tidak pantas bersanding dengan mu"


Monik yang terharu dan ter enyuh dengan penuturan Dion yang tulus bahkan sangat lembut membuat Monik merasa semakin yakin jika diri nya menerima Dion untuk mempersunting nya. Karna sejauh yang Monik lihat pun,bahwa Dion itu memang pria yang baik dan pekerja keras juga bertanggung jawab


"Mas,kenapa kamu bicara seperti itu? Seolah olah aku ini melihat seseorang itu berdasarkan materi. Mas tau Niko kan yang kerja nya hanya office Boy di mall xx,tapi bukan pekerjaan nya yang membuat ku untuk tidak menerima nya. Tapi,karna kebohongan nya yang begitu menyakitkan mas..Kamu tau itu kan"


"Jadi,kamu menerima ku dek?"potong Dion semangat karna ingin kepastian tentang jawaban perasaan nya sambil menepi kan mobil nya yang jantung nya juga berdebar takut ada penolakan


"Hmm,aku gak bisa mas......


aku gak bisa gak menerima kamu mas sebagai pendamping hidup ku dan aku mau menemani mas baik susah maupun senang"ucap Monik sedikit menjeda ucapan nya yang membuat Dion melemas sebentar dan bahagia ketika Monik melanjutkan ucapan nya


"Alhamdulilah ya Allah ya Tuhan ku,aku sangat bersyukur"Dion yang spontan memegang kedua tangan Monik membuat wajah Monik memerah bak kepiting rebus


Tapi,Monik seketika tersadar jika hal itu akan terjadi langsung berbatuk agar Dion sadar dan tidak melanjutkan aksi nya. Bukan Monik tidak menginginkan itu,hanya saja Monik ingin ciuman mereka terjadi pada momen yang tepat


"Eh,anu itu dek. Maaf kan aku yah,karna aku hampir khilaf,. Maaf yah dek,jangan marah dan jangan membuat hati mu berubah"ucap Dion takut karna hampir mencium Monik dengan tergesa yang membuat kesan nya jika Dion begitu kunaf alias kuat nafsu😁


"Iya mas,gak apa apa. Maaf juga mas,karna aku gak mau kita terlalu dalam sementara kita baru memulai hubungan kita"


"Iya dek,boleh mas panggil dek kan...Mas janji akan segera melamar kamu,karna mas gak mau menjalin hubungan pacaran yang menghabiskan waktu sia sia. Mas yakin,jika kamu adalah wanita yang sangat baik bahkan sangat menghargai sebuah hubungan. Jadi,mas akan lamar kamu dalam bulan ini,kamu bersedia dek?"ucap Dion yang meminta persetujuan Monik

__ADS_1


"Hu'um,aku mau mas"jawab Monik singkat dan padat membuat Dion semakin semangat


Akhri nya kedua manusia di dalam mobil itu pun resmi sebagai sepasang kekasih bahkan akan segera menikah karna sang pria tidak ingin memperlambat hubungan mereka ke jenjang serius


Dion yang begitu semangat pun,malejukan mobil nya kembali untuk mengantarkan Monik kerumah kakak nya karna takut kemalaman dan membuat kakak nya berfikir jika diri nya bukan pria yang baik


"Terimakasih dek,aku janji akan membahagiakan kamu dan memberikan semua rasa sayang dan cinta ku untuk mu. Aku janji dek"ucap Dion sambil menggenggam tangan Monik di ikuti anggukan Monik dan senyum manis nya


* Ya Allah ya Tuhan ku,semoga hubungan ini yang terbaik untuk hidup ku. Hamba mohon Tuhan,biar kan lah hamba hidup bahagia dengan mas Dion dan jadikan lah hubungan kami ini menjadi hubungan serius dan terbaik*gumam Monik dalam hati sambil mengeratkan pegangan tangan nya pada tangan Dion


🌷🌷🌷🌷🌷🌷


"Mas,kira kira Dion udah ungkap kan perasaan nya belum yah. Aku sangat berharap jika hubungan mereka serius mas,bahkan ke jenjang pernikahan. Jika hal itu terjadi,aku mohon mas jadi kan Dion pekerja di kantor mas aja karna yang aku lihat pun Dion itu pintar mas lagi pula dia lulusan akuntasi kan mas"Rya yang sedang berbaring di samping Ardi mengucapkan isi hati nya ragu takut suami nya menolak permintaan nya


"Iya sayang,mas udah pikirkan itu. Bahkan mas kan udah janji jika Dion menikah dengan Monik maka mas akan memberikan salah satu apartemen atau rumah sesuai keinginan Dion saja nanti"Ardi mengelus kepala sang istri dengan lembut


cup


Rya mengecup pipi suami nya singkat dan memeluk sang suami dari samping membuat Ardi berkesempatan untuk menggoda istri nya


"Sayang,kamu gak lagi bangunin yang di bawah sana kan hm?"goda Ardi membuat Rya memutar bola mata nya malas


"Mas,jangan sekarang yah karna aku lelah sekali mas"tolak Rya lembut dan hanya di senyumi Ardi

__ADS_1


"Iya sayang,mas becanda kok. Ya udah,sekarang kita tidur aja yah walau belum malam kali. Mumpung anak anak sudah tidur"Ardi memutar badan nya menghadap sang istri dan memeluk nya erat


Akhir nya mereka pun menjelajahi mimpi indah nya dengan tidur berpelukan menambah kehangatan di antara mereka


__ADS_2