
Pagi hari nya dimeja makan semua keluarga Baskoro,Wardana dan keluarga rya berkumpul. Hanya Angga dan Erin yang belum nongol,yang membuat semua orang yang ada disitu maklum
Benar saja,dikamar pengantin baru itu belom bergerak sedikit pun. Mereka masih betah tidur berpelukan dibawah selimut,mungkin mereka kelelahan karena pertempuran tadi malam
Sekitar pukul 10 pagi semua keluarga sedang berkumpul diruangan keluarga,mereka semua asik bermain main dengan si twins E karna twins E sudah mulai pintar mengoceh walau masih berusia tiga bulan
"Sayang,manten baru sampai sekarang belum nongol juga. Ternyata Angga ganas juga yah kan,hahahaha"Ardi yang berbisik pada istri nya duduk berada disampingnya tiba tiba tertawa kencang membuat semua pandangan kearah nya
Ardi yang merasa dilihat semua orang,secara otomatis menutup mulut nya dan bungkam
"Kenapa kamu ketawa nya kenceng banget,hah? Pasti otak mesum mu lagi berkeliaran kan"papa Jimmy melemparkan mainan Eci yang kebetulan main dekat opa Jimmy ceplos tanpa segan walau para besan nya bergabung disitu juga
"Aish papa,bisa gak sih di rem dikit? Malu tuh sama besan"mama Imel menyiku perut suami nya sambil menunjuk yang hadir dengan dagu nya
Hening....
Karna semua jadi merasa gak enak hati,karna ucapan papa Jimmy yang ceplos
"Aam aaa mmm"ocehan baby twins E kembali meramaikan suasana yang membuat semua ikut tertawa
"Hahahaha,anak papa paling gak bisa berada di kesunyian yah"Ardi menghampiri baby twins E sambil menoel hidung para jagoan nya itu
Dikamar manten,Erin tiba tiba berteriak karena melihat jam sudah hampir tengah hari. Ia yang kelabakan bangun dan hendak berlari kekamar mandi
"Aduh,mampus aku. Masa iya jam segini aku baru bangun,aduuuuuh malu nya sama yang lain. Mana ini belom di apartemen lagi! Aku harus jawab apa jika yang lain bertanya,huuuh"gerutu Erin yang masih setengah sadar
Erin pun segera bergegas dan langsung berlari kekamar mandi. Tapi baru selangkah Erin sudah meringis
"Auwww"ringis Erin yang membuat Angga terbangun
"Sayang,kamu kenapa? Mana yang sakit?"ucap Angga panik sambil memeriksa tubuh istri nya
"Mas,periiih. Aku susah untuk berjalan gara gara mas ini"Erin memukul dada suami yang sedang memeluknya
"Maaf"Angga semakin erat memeluk sang istri
"Ya udah,kamu mau mandi kan. Mas gendong yah,jadi kita mandi bareng aja"Angga mengerlingkan mata nya nakal yang membuat Erin bergidik
"No mas,no..."Erin langsung menjawab sambil membuat telapak tangan nya bertanda stop
Angga yang melihat ketakutan istri nya langsung tertawa dan mencium istri nya
__ADS_1
"Iya sayang,gak akan. Mas becanda,mana mungkin mas mau buat istri cantik ku ini jatuh sakit. Ya udah, sekarang mas gendong yah kita mandi bareng aja"
"Janji mas,cuma mandi aja"
"iya sayang ku"
Angga pun mengendong sang istri ala bridal,yang membuat Erin tersenyum bahagia karena suami dingin nya itu telah mencair
Mereka pun melakukan ritual mandi nya berdua dibawah guyuran shower yang menambah kesan romantis
Beberapa saat setelah mereka selesai,mereka pun keluar menuju ruang makan yang berdekatan dengan ruang keluarga
Ya walaupun dihotel,tapi hotel itu lebih persis seperti apartemen karna keluarga Baskoro sengaja memilih yang sepaket semua nya tanpa harus naik turun untuk mencari hidangan selama mereka disana
Erin yang dipandangi semua keluarga yang berkumpul pun menjadi salah tingkah,bahkan membuat wajah nya merah bak kepiting rebus
"Mas,kenapa mereka semua ngeliatin kita? Apa jalan ku terlalu nampak ngangkang? Apa gimana mas?"bisik Erin yang membuat Angga juga gelagapan
"Gak tau sayang, sebaiknya kita langsung gabung sama mereka aja yah"sahut Angga yang juga malu malu
"Pagi pah,mah,bos,non,dan semua nya"ucap Angga menyapa satu per satu yang langsung dapat sindiran dari Ardi
plak...
"Itu mulut jangan kayak kereta api yang jalan terus mas,kayak gak mas aja dulu waktu manten baru"ceplos rya yang membuat Ardi telak
"Hahaha,ntah bos bos. Kayak gak bos aja yang ngurung non rya seharian dulu"sambung Angga yang semakin membuat Ardi telak
"Huuuuft,sayang. Kenapa malah belain Angga sih. Tuh kan,simanten baru itu jadi ikutan bully mas"rengek Ardi sambil mengerucutkan bibirnya yang membuat semua nya tertawa
Suasana pun semakin riuh dan hangat karna semua nya bercanda penuh kasih dengan sesekali menggoda pengantin baru
*
*
*
*
*
__ADS_1
Disebuah kontrakan kecil,seorang lelaki yang sudah mulai berubah dan mencoba menjadi seorang manusia yang lebih baik lagi sedang sibuk membersihkan tempat nya tinggal. Karna memang kebetulan hari Minggu yang arti nya dia libur bekerja.
Tiba tiba pintu nya diketuk seseorang yang tak lain adalah ibu pemilik Kontrakan nya
"Permisi,Niko kamu didalam kan"teriak ibu itu memanggil nama lelaki itu yang ternyata adalah niko
"Iya sebentar"sahut Niko dari dalam sambil berlari kecil kedepan untuk membuka kan pintu rumah nya demi mengetahui siapa yang datang siang siang begini
"Eh,ibu Maryam. Mau minta uang kontrakan yah buk,sebentar yah saya ambilkan kedalam. Kebetulan sudah saya sisihkan setelah gajian kemaren"jawab niko sopan dan berlalu kedalam untuk mengambil uang kontrakan nya
Setelah itu,Niko pun menyodorkan uang itu untuk pembayaran kontrak rumah nya selama setahun. Karna Niko tidak mau lagi bolak balik pindah tempat tinggal maka nya dibayarkan selama setahun
"Ya udah,makasih ya Niko. Semoga kamu betah dan dapat jodoh nya disini juga. Kalau begitu saya permisi"
"Amiiin,silahkan buk"
Niko pun melanjutkan kegiatan nya yang sempat terhenti tadi. Semenjak dapat ceramah dari Erin sahabat rya waktu pertemuan nya beberapa bulan lalu,membuat Niko menjadi seorang yang ingin lebih baik lagi. Karna Niko ingin menebus semua kesalahan yang dilakukan nya dulu,dengan cara berubah menjadi orang yang lebih baik lagi
"Semoga niat baik ku ini Tuhan kabulkan,dan semoga Tuhan juga mengirimkan jodoh yang terbaik yang sama seperti rya,baik dan tulus"Niko bergumam dalam hati nya sambil meneteskan air matanya yang mungkin masih selalu menyesali karna telah melepaskan wanita seperti rya
Kruuuuk
Bunyi perut Niko yang ternyata sudah lapar,karena semenjak pagi belum terisi apa apa karena dia begitu sibuk
"Sepertinya perut ku minta di isi. Baik lah,aku mau cari makan siang dulu"Niko berbicara sendiri
Niko pun mengeluarkan sepeda nya dan membeli nasi bungkus. Tapi,baru beberapa meter,Niko tidak sengaja menyenggol seorang wanita yang kelihatan nya juga terburu buru
"Auuuw"wanita itu meringis kesakitan karena kebentur dengan jalan yang masih ada batu kerikil nya
"Aduh,maaf maaf mbak. Saya tidak sengaja,maaf yah mbak. Saya antarkan ke klinik itu yah"Niko menolong wanita itu sambil menunjuk klinik yang tidak jauh dari tempat mereka berada
"Ooh,gak apa apa mas. Nanti dikasih Betadine aja udah sembuh kok. Saya juga minta maaf,karna gak perhatiin jalan dan saya buru buru. Permisi"wanita itu minta maaf juga sambil berlalu meninggalkan Niko
"Cantik"gumam Niko pelan dan singkat
*Apakah wanita itu adalah jodoh Niko? tunggu dan tetap ikuti yah🤗🌹
jangan lupa tinggalkan jejak,like,vote,dan hadiah nya🙏🙏🙏🙏❤️
bersambung....
__ADS_1