Kebahagiaan Janda Yang Tersakiti

Kebahagiaan Janda Yang Tersakiti
part 125


__ADS_3

Hari berlalu begitu cepat,kini tiba saat nya Dion dan Monik melangsungkan pernikahan. Semua keluarga sudah berkumpul untuk memeriahkan acara pernikahan Dion dan Monik,Ardi benar benar menepati janji nya. Dia membuat pesta yang lumayan mewah dan meriah untuk mereka sama hal nya seperti pernikahan Angga dan Erin dulu


"Beb,selamat yah..Tuhan mendengar kan doa ku,kita bertiga di berikan jodoh yang satu keluarga. Yang menyayangimu dan mencintai serta menerima kita apa ada nya. Dan,Tuhan juga menjadikan semua nya lebih indah dan bahkan memberikan lebih dari yang kita mau,sekarang kita foto dulu yuk"Rya mengarahkan layar ponsel nya di depan mereka untuk dijadikan kenangan indah diponsel nya


Persahabatan mereka bertiga benar benar pantas untuk ditiru. Saling menyayangi, saling melengkapi,dan saling berbagi dalam suka dan duka. Walau mereka sempat terpisah tapi waktu mempertemukan mereka kembali karna mereka bertiga memang sahabat sejati


Rya yang memperhatikan kembali hasil jepretan nya pun sesekali tertawa karna melihat gaya Erin yang lucu menggemaskan


"Liat deh,Erin bener bener lucu yah..Gak bar bar seperti biasa nya,karna jika kalem begini seperti nya ada yang kurang.Ntah pengaruh debay dalam perut atau memang sengaja,hahahhaa"Rya nyeletuk asal aja membuat nya dapat pukulan kecil di tangan nya


"Dasar Rya reseh. Aku tuh sengaja jadi kalem begini Beb,karna kata mama Rita selama hamil harus bisa jaga sikap dan jaga ucapan agar kelak anak ku lahir gak sama bar bar nya seperti ku"ucap Erin jujur yang membuat kedua sahabat nya itu tertawa dan membuat semua tamu melihat ke arah mereka termasuk para suami mereka


"Hei,kita di liatin sama tamu tuh. Sebaik nya suara kita jangan terlalu besar deh,sekarang suami kita pun menuju arah kemari kan"Monik menyiku kedua sahabat nya itu dan diam sesaat


Ardi,Angga,dan Dion datang menghampiri mereka Setelah berpamitan dengan rekan bisnis keluarga baskoro. Ardi sengaja mengajak Angga dan Dion sang pengantin untuk menemui para rekan bisnis karna memang Dion akan menjadi bagian dari perusahaan Baskoro grup


"Apa yang membuat kalian tertawa begitu lepas sayang,hm? Sampai kalian tidak menyadari jika disini banyak tamu undangan,apa kalian berdua sedang menggoda pengantin wanita ini?" Ardi membondong sang istri dengan pertanyaan nya membuat Rya senyum senyum

__ADS_1


"Tidak ada apa apa mas,kami hanya heran kenapa sahabat bar bar kami ini bisa berubah menjadi kalem hihihi"Rya yang masih nyengir menjelaskan alasan mereka tertawa dan disambut tawa para suami kembali


"Iya bu,semenjak istri nya hamil. Istri saya memang berubah lebih kalem setelah dapat nasihat dari mama Rita,kalau masih bar bar anak kami pun akan ikut bar bar nanti nya"Angga lah yang menjawab ucapan Rya dan membuat wajah Erin merona


"Eeeh,ternyata anak anak mama disini semua. Itu di depan ada Frans dan teman teman nya,kata nya ingin memberi salam pada pengantin. Apa kalian sudah menemui nya?"ucap mama Imel menghampiri mereka di pelaminan


"Mereka sudah datang mah? Bareng pal stefan juga?"Rya berdiri setelah mendengar mama Imel mengatakan jika Frans dan rombongan dari tempat mereka kerja dulu sudah datang


"Beb,Frans kepala Bagian produksi itu kah?"seru Monik penasaran karna Monik yang hanya beberapa lama kerja di perusahaan Stefan grup lupa lupa ingat sama nama itu


"Iya beb,Frans yang pernah ada rasa sama Rya itu loh"jawab Erin nyosor aja membuat diri nya dapat tatapan tajam dari Rya dan Ardi


Akhir nya Ardi,RyaAngga dan Erin pun berlalu meninggalkan pengantin untuk menghampiri Frans dan rombongan nya. Karna mereka gak enak jika pak Stefan juga ikut bersama rombongan Frans


Ketika sudah sampai di depan,benar saja pak Stefan bergabung dengan rombongan Frans. Seketika pandangan mereka ter arah ke posisi Rya dan Ardi bersama Angga dan Erin yang berjalan menuju mereka


"Itu Rya bukan sih? Wah,makin cantik sekali diri nya,bahkan sangat sempurna digandeng oleh putra tunggal pak Jimmy Baskoro yah"ucap salah satu dari rombongan Frans membuat Diana yang mendengar itu makin panas

__ADS_1


*Benar juga sih,beruntung sekali mereka bertiga bisa di nikahi yang berhubungan dengan keluarga Baskoro terutama Rya itu yang langsung putra tunggal pak Jimmy. Uuh,sementara aku yang sampai sekarang belum juga ada yang mau menikahi. Menyebalkan*gumam Diana dalam hati ketika melihat ke arah Rya,Erin,dan Monik dipelaminan dan tanpa sadar menghentakkan kaki nya


"Diana,kamu kenapa? Kok kayak orang yang lagi marah?"tiba tiba pak Stefan menegur Diana karna tidak sengaja melihat Diana menghentakkan kaki nya itu membuat semua orang menatap ke arah nya


"Ngg, itu anu pak. Saya gak apa apa,tadi seperti ada nyamuk gigit betis saya jadi saya hentak kan saja supaya nyamuk nya pergi"jawab Diana asal yang di sambut pak stefan dengan ber oh ria saja


"Selamat datang semua nya,terimakasih karna kalian sudah berkenan hadir. Silahkan menikmati hidangan dulu pak,semua nya"Ardi yang menyalami pak Stefan dan istri nya beserta seluruh karyawan nya pun di ikuti oleh Rya,Erin dan Angga yang membuat semua karyawan Stefan grup merasa bangga karna bersalaman langsung dengan pemilik perusahaan Baskoro grup


"Ah iya pak,sama sama. Suatu kebanggaan juga untuk kami karna dapat undangan istimewa ini"ucap pak Stefan sopan yang sambil menjabat tangan Ardi dan yang lain


"Erin,kamu apa kabar? Semakin bersinar saja kamu"Frans basa basi untuk memecah keheningan karna diri nya tidak berani untuk menanyakan kabar Rya secara langsung di depan Ardi


"Hmm,baik kok. seperti yang kamu lihat,jangan mengganggu mood istri saya karna istri ku sedang hamil muda"sambar Angga yang menjawab pertanyaan Frans membuat semua membulatkan mata karna Frans begitu bucin


"Bro,bucin nya jangan terlalu di umbar. Nanti jadi bahan omongan loh"bisik Ardi di telinga Angga sambil terkekeh membuat Angga semakin kesal


"Ùuuuh,Kayak gak bos aja"ucap Angga ketus disambut kekehan Ardi

__ADS_1


"Hmmm,ya sudah ya sudah. Pak Stef,buk dan semua nya mari silahkan nikmati hidangan kami dulu atau menyalami pengantin dulu terserah saja"Rya mencairkan suasana karna melihat suami nya menjaili Angga yang terlihat makin kesal


Akhri nya rombongan Stefan grup pun berlalu menuju prasmanan untuk menikmati hidangan pesta itu dulu yang menggugah selera mencium aroma masakan yang lezat itu


__ADS_2