
Keluarga Baskoro sudah tiba di kediaman mereka,termasuk Frans dan Mela. Di rumah sakit,mereka gak ada yang memperhatikan mereka yang kasmaran karna masih fokus dengan operasi Niko
"Ehem Ehem,ternyata ada yang sudah resmi menjalin hubungan dan mungkin akan segera naik pelaminan" Rya sengaja menggoda Mela dan Frans membuat mereka tersipu malu
"Iya sayang,seperti aku pada mu dulu. Begitu bahagia ketika sudah di terima,hehehe" timpal Ardi terkekeh semakin membuat Mela dan Frans merona
"Cie cie yang udah resmi jalin hubungan. Jangan lama lama loh Frans,nanti Mela di tikung lagi" Erin dan Monik yang gak mau ketinggalan ikut nimbrung menggoda Mela membuat semua nya tertawa
"Iiih,apa an sih kalian. Tenang saja,dalam waktu dekat ini aku akan menikahi Mela karna aku gak mau kena tikung dan memang tabungan ku juga udah cukup. Untuk kalian bertiga suami istri jangan lupa siap kan kado pernikahan untuk kami dan bapak ibu terserah mau di kasih apa aja,hehehe" Frans yang kasih kode keras membuat semua nya tertawa
"Tenang saja,dari kami nanti aku kasih..." Ardi menggantung ucapan nya karna istri nya langsung memotong
"Jangan bilang kasih rumah lagi mas,huh. Mereka semua biarkan tinggal di sini,supaya rumah ini ramai. Karna rumah ini terlalu besar sekali mas untuk kita tempati hanya ada papa,mama,mas,aku,dan anak anak beserta semua yang kerja di sini mas. Boleh yah pah,mah" Rya memohon pada suami dan mertua nya
"Hmm,mas mana bisa nolak apa yang kamu inginkan sayang. Ya udah,berhubung istri ku ingin kalian tinggal di sini aku kasih tiket honeymoon saja kemana kalian mau" Ardi yang memang tidak bisa menolak apa permintaan istri nya langsung memberikan hadiah berupa tiket honeymoon untuk kedua pasangan itu nanti setelah resmi menikah
"Eh,bro. Tadi aku cuma bercanda kok,di izinkan tinggal di sini dan di anggap bagian dari keluarga ini aku dan Mela sudah sangat sangat beruntung. Jadi,untuk sekarang kami tidak akan minta apa apa karna kami sudah lebih dari cukup kok di anggap bagian dari keluarga" Frans yang memang berhati baik dan selalu ingat dengan kebaikan yang di perbuat orang di sekitarnya
__ADS_1
"Sudah nak,gak apa apa itu. Bapak dan Ibu juga bahagia bisa memiliki anggota keluarga seperti kalian bertiga sahabat menantu kami. Dari bapak dan ibu,izinkan kami memberi hadiah berupa perbuatan. Pesta pernikahan kalian,biarkan lah menjadi tanggung jawab kami dan kalian cukup memikirkan kapan tanggal pernikahan kalian nanti" ucap mama Imel membuat Mela berkaca-kaca saking bahagia nya
"Tante...." Mela langsung berhambur ke dalam pelukan mama Imel
"Hiks hiks,aku gak tau harus membalas kebaikan kalian semua seperti apa dan harus gimana. Yang aku tau,aku adalah wanita paling beruntung bisa bertemu kak Rya dan seluruh keluarga nya karna menganggap ku sebagai keluarga,hiks hiks" Mela yang masih menangis bahagia di pelukan mama Imel membuat semua nya tertawa bahagia
"Huh,dasar cengeng. Sudah jangan menangis lagi,udah tengah malam soal nya. Buruan atur pernikahan kalian,biaya prewed dan salon kalian biar kan kami yang nanggung" Erin si cewe barbar memberikan wejangan untuk Frans dan Mela yang masih menangis bahagia
"Iya,jangan nangis lagi. Itu lah baik nya Tuhan,jika kita sabar menjalani ujian yang Tuhan beri maka akan di berikan balasan terindah untuk hidup kita,jadi untuk pakaian pernikahan kalian biar kami yang menanggung yah" Monik juga tak kalah bijak nya memberi wejangan terbaik untuk Mela dan lagi lagi membuat nya mewek
"Aaaah,aku sangat beruntung bagian dari kalian semua. Sekali lagi,terimakasih banyak om,Tante,abang Ardi, Angga,Dion dan Kakak Rya,Erin dan Monik. Terimakasih banyak,aku sangat bahagia dengan semua hadiah kalian" Mela yang masih ter isak memeluk mama Imel kembali berlanjut ke Rya,Erin,dan Monik
Semua pun bergegas ke kamar masing-masing, setelah para ibu ibu nyamperin anak anak dan memberi kecupan hangat pada anak anak mereka
🌷🌷🌷🌷🌷
Sementara di rumah sakit,Meta yang sabar dan tertidur di samping ranjang Niko menunggu Niko tersadar dari mimpi indah nya. Entah karna bawaan baby atau memang ia sudah jatuh cinta pada Niko maka nya Meta gak ingin jauh dari Niko
__ADS_1
"Ennnggg,ahhmm,au" Niko yang baru siuman melenguh panjang sembari meringis membuat Meta terbangun dari tidur nya
"Mas,kamu sudah sadar? Mau apa? Biar aku ambilkan" Meta yang begitu bahagia karna Niko sudah sadar
Niko bukan nya menjawab malah menangis karna masih ada yang menunggu dan peduli pada nya. Niko berfikir jika Meta lah yang membiayai seluruh biaya nya
"Te terima ka kasih Ta,Ka ka mu ma ma sih mau me me nunggu ku dan te terima kasih juga ga kar na su sudah mem bi biayai o ope ra si ku" Niko terbata menyampaikan ucapan terimakasih nya
"Mas,tapi kamu harus berterima kasih pada mantan istri mu Rya. Mbak Rya lah sepenuh nya yang membiayai biaya operasi dan semua pengobatan mu sampai sembuh total. Keluarga suami nya benar benar baik mas,maka dari itu aku mau kita berubah menjadi manusia lebih baik karna hanya itu lah permintaan mbak Rya" Meta memberi wejangan pada Niko yang masih terbaring lemah
Niko semakin menangis,karna ternyata mantan istri nya juga peduli pada nya bahkan sudah memaafkan nya walau begitu sakit dulu yang di berikan nya pada Rya
Memang manusia seperti itu lah,penyesalan selalu datang terlambat,di saat orang yang sudah lama berada di sisi kita pergi untuk tidak akan pernah kembali maka di situ kita benar benar merasakan betapa berharga nya orang terkait yang sudah pergi dari hidup kita
Niko pun menyesal karna pernah menyia-nyiakan wanita secantik dan sebaik Rya. Niko pun bertekad untuk berubah menjadi manusia lebih baik
*Ya Allah,terimakasih banyak karna Engkau masih memberikan kesempatan untuk hamba hidup dan memperbaiki semua kesalahan yang pernah hamba lakukan. Hamba berjanji ya Allah,hamba akan memperbaiki semua nya. Dan,buat lah hamba mu ini bisa meniti kehidupan lebih baik bersama Meta* gumam Niko dalam hati menyerahkan semua pada sang pencipta
__ADS_1
Semoga saja Niko benar benar berubah,karna kesempatan untuk lebih baik pada manusia yang ingin berubah akan selalu ada
Jangan lupa tinggalkan jejak yah kakak kakak🤗🙏🌷