Kebahagiaan Janda Yang Tersakiti

Kebahagiaan Janda Yang Tersakiti
part 134


__ADS_3

"Halo sayang,kamu dimana?" Ardi yang menghubungi istri nya ketika diri nya sudah selesai rapat beberapa menit yang lalu


"Halo juga mas,ini di sekolah Eci. Nungguin bentar lagi karna mereka ada pengumuman mas,jadi aku sama ncus nunggu di kantin sekolah. Ada apa mas?"Rya bertanya balik pada sang suami bucin nya itu


"Gak apa apa sayang. Apa salah mas menghubungi istri ku sendiri? "Ardi yang benar benar bucin membuat Rya geleng-geleng kepala di sebrang telpon


"Hahaha,mas lucu deh. Ya gak salah dong mas,cuman aku heran aja kok jam segini mas udah bisa nelpon? Biasa nya kan selalu padat jadwal meeting loh mas" Rya yang terkekeh menjelaskan pada sang suami


"Iya iya sayang,mas baru selesai meeting. Karna mas lagi kangen berat sama istri cantik ku ini,ya udah mas telpon aja" sahut Ardi lembut


"Iya mas,aku pun gak merasa keberatan sedikit pun kok. Tadi cuma heran aja,kenapa jam segini bisa nelpon gitu mas. Oh iya mas,nanti pulang malam gak?"


"Liat jadwal yah sayang,emang ada apa? Kok,seperti nya serius sekali?"


"Serius kali gak sih mas,cuma memang ada yang mau aku bicarakan mas. Jadi,setelah mas pulang aja yah nanti kita cerita"


"Hm,ya deh sayang ku. Ya udah,mas tutup yah karna feli udah manggil mas untuk meeting sama klien dari PT.NUSANTARA. Nanti kita lanjut kan obrolan kita yah,jangan lupa pulang segera kerumah. Kasian twins E ditinggal terlalu lama,yah. Aku mencintaimu "


"Iya mas,aku juga mencintaimu "


tut tut


Obrolan suami istri itu pun berakhir membuat siapa saja yang mendengar kan obrolan mereka tadi akan baper termasuk ncus siska yang terlihat senyum senyum


"Mommy" Eci yang berlari ke arah mommy nya dan memeluk dengan erat

__ADS_1


"Eh,putri nya mommy udah keluar. Gimana sekolah nya hari ini,hm?" tanya Rya pada putri cantik nya itu yang terlihat sangat bahagia


"Menyenangkan mommy,karna tadi kami belajar melukis loh. Nih,mommy lihat lukisan kakak. Bagus dan cantik kan mom" Eci mengeluarkan secarik kertas hasil lukisan nya yang memang bagus


"Wah,putri mommy sama daddy hebat. Ini bagus sekali sayang,mommy bangga loh. Cantik yah ncus" Rya melihat lukisan putri nya sembari menunjuk pada ncus Siska


"Iya bu,kakak Eci hebat sekali. Ncus juga sangat bangga loh,sini ncus peluk" ncus Siska merentangkan kedua tangan nya sembari mengajak Eci masuk ke dalam pelukan nya di ikuti Eci yang memeluk ncus Siska


Siska memang begitu dekat dan tulus merawat dan menjaga Eci serta mengajari Eci dalam segala hal positif. Jadi,tidak heran jika Eci begitu patuh dan sayang pada ncus Siska


*Ternyata putri ku punya bakat melukis. Lukisan ini aja di luar nalar ku saking cantik nya. Bahkan aku hampir gak percaya jika ini lukisan putri ku sendiri. Ahh,aku sangat bangga dan beruntung memiliki putri secantik dan sebaik juga sepintas Eci. Aku ingin suatu saat nanti,Eci benar benar jadi anak yang sukses dan membanggakan agar semua usaha ku dan kasih sayang ku juga suami ku terhadap putri ku begitu membuahkan hasil. Supaya mas Niko tau,jika aku bisa membuktikan tanpa harus mengemis pada nya dulu*gumam Rya dalam hati nya sambil memandangi hasil lukisan putri nya


"Mom,video call sama daddy dong. Kakak mau tunjukkan hasil lukisan kakak sama daddy mom" seru Eci ketika mereka sudah berada di dalam mobil


"Bentar nak,mommy chat daddy dulu. Siapa tau,daddy sekarang lagi meeting. Kakak gak mau kan ganggu daddy kerja?"


ting


Sebuah pesan masuk di ponsel Ardi masuk yang membuat nya melirik dan menggapai ponsel nya karna memang Angga lah yang sedang menjelaskan hasil rapat mereka


[Mas,Eci mau video call sama mas. Apa mas lagi sibuk?]


Tanpa menunggu balasan dari Ardi,ponsel Rya kembali berdering pertanda ada panggilan masuk yang membuat Rya terbelalak heran. Karna sejati nya,jika sudah menyangkut keluarga maka Ardi akan mengesampingkan kesibukan nya untuk keluarga nya


"Halo daddy,lagi apa? Daddy sibuk gak? Terus kakak ganggu daddy gak? "Eci membondong daddy nya dengan pertanyaan nya sambil melambaikan tangan nya membuat mommy nya, ncus Siska dan mang asep tersenyum serta klien Ardi di sebrang ikut tersenyum mendengar ocehan Eci

__ADS_1


"Tuan,putri anda sangat lucu"ucap klien Ardi senang ditengah ocehan Eci yang hanya di anggukkan oleh Ardi


"Iya,putri daddy. Daddy gak lagi apa,dan gak sibuk juga. Jadi,putri daddy gak lagi ganggu. Ada apa nak,hem?"seru Ardi tersenyum membuat siapa saja yang melihat akan meleleh


"Daddy tau gak lukisan kakak bagus sekali loh,nih daddy lihat cantik bukan?" Eci yang menampilkan lukisan nya di layar ponsel yang dipegang mommy nya agar lukisan nya nampak semua


"Waaaah,itu lukisan putri daddy? Beneran sayang? Itu sangat sangat bagus. Daddy aja gak tau loh lukis seperti itu,daddy bangga sama putri daddy" puji Ardi membuat Eci semakin semangat


"Iya dad,kakak juga senang karna ncus gak sia sia ajarin kakak mengambar macam macam dad"ucap Eci jujur membuat Rya melirik pada ncus Siska dan membuat Ardi merasa jika gaji ncus Siska pantas di naikkan


"Oh iya? Lalu putri daddy yang cantik ini sudah bilang makasih belum sama ncus?" Ardi yang berkata heran bertanya pada Eci


"Udah dong dad,kan daddy sama mommy selalu bilang kalau kita jangan pernah lupa bilang terimakasih sama orang yang menolong dan membantu kita dan minta maaf sama orang yang kita sakiti kan dad" ucap Eci menjelaskan membuat Ardi dan Rya merasa bangga dengan kedisiplanan putri mereka


"Good Job sayang,itu baru putri daddy dan mommy" Ardi mengacungkan jempol jari nya membuat Eci begitu semangat


"Ya udah daddy lanjut kerja lagi yah. Karna kami udah mau sampai rumah,jangan lupa nanti daddy beli kan hadiah untuk kakak hahahah" Eci yang terkekeh hendak menutup video call nya


"Siap putri daddy,nanti tunggu saja daddy pulang yah nak. Daddy saaayang sekali sama kakak"


"Kakak juga sayaaaaaaang sekali sama daddy. Dan,daddy adalah ayah terbaik di dunia ini dan tidak akan pernah ada yang bisa menggantikan daddy. Dadah daddy kakak dan adek twins" Eci melambaikan tangan nya dan menekan tombol merah pada layar ponsel mommy nya yang membuat mommy dan daddy nya seketika terharu dengan ucapan nya


*Aku sangat bangga,bersyukur,beruntung memiliki putri seperti kamu sayang. Kamu adalah anugerah terindah yang Tuhan titipkan di hidup daddy* gumam Ardi yang merasa ucapan Eci benar benar menyentuh relung hati nya


"Tuan,anda sangat beruntung memiliki putri sepintar itu. Putri anda benar benar lucu dan menggemaskan membuat siapa saja sebagai ayah nya akan bangga dan beruntung" ucap klien Ardi yang membuyarkan lamunan nya

__ADS_1


"Iya tuan,aku sangat bersyukur dengan kehadiran putri ku"


Jadi,seandainya Niko pun suatu saat nanti bertemu dengan Eci dan mengaku diri nya sebagai ayah kandung nya sudah pasti Eci tidak akan pernah bisa menerima hal itu dengan gampang sekalipun kenyataan nya seperti itu


__ADS_2