
"Dek,mas bisa jelasin"
"Jadi,maksud mas aku harus lebih percaya pada mu yang belum sampai sebulan aku kenal daripada sahabat ku Rya mantan istri mu yang sudah berapa tahun aku kenal. Begitu maksud mas,iya!"
"Bukan Dek,bukan begitu..."
"Sudah cukup ko! Jangan kau buat sahabat ku makin marah,sekarang biar sahabatku berbicara untuk keputusan nya!"Erin yang sudah muak melihat Niko yang mulai berkelit langsung membentak Niko dan Niko pun diam
huuuuuft
"Hiks,Rya maafkan aku. Karna memang aku gak tau jika dia ini mantan suami kamu,beneran aku gak ada niat apa apa yang ingin membuka kembali sakit nya masa lalu mu"Monik yang masih terisak meminta maaf pada Rya dan menyandarkan kepala nya dipundak Rya
"Gak kok,kamu gak salah apa apa. Karna memang kamu gak tau semua nya,jadi buat apa minta maaf,hah?"Rya mengusap pundak sahabat nya itu sesekali mengusap kepala nya agar lebih tenang
__ADS_1
Rya merasa prihatin dan kasihan dengan sahabat nya itu,karna harus menerima dua kali kegagalan dan mempermainkan perasaan nya
"Huuuuuh,mas Niko. Mulai sekarang,aku gak akan mau kamu dekati lagi bahkan mengajak ku untuk meneruskan hubungan kita ini. Ternyata Tuhan masih sayang sama aku,karna sebelum aku menerima cinta dan lamaran mu Tuhan menunjuk kan siapa kamu sebenarnya. Karna selama dua hari ini pun aku sudah curiga dengan ucapan ucapan kamu!"Monik membuang nafas nya kasar
"Dan,aku pun berfikir dengan ucapan mu kemaren sore begitu kita sampai dihalaman Hotel. Kamu bilang untuk kedua kali ini kami kesini bersama wanita yang membuat hidup mu han...Hancur maksud kamu kan,iya kan mas.Ternyata,kamu begitu tega meninggalkan sahabat ku yang sedang hamil sementara kamu bersenang senang disini. Ya Tuhaaaan,aku gak bisa bayangkan jika hal itu terjadi pada ku Hiks hiks"Monik memeluk Rya yang terisak membayangkan semua nya seolah kejadian dulu berputar kembali dihadapan nya
"Iya dek,aku memang salah. Tapi,percaya lah sekarang aku sudah berubah dan ingin menjadi manusia yang lebih baik lagi"ucap Niko percaya diri
"Hei bung,jangan memaksa wanita jika wanita itu sudah tidak mau lagi"tiba tiba Dion supir pribadi keluarga Baskoro menantang Niko,karna Dion sedari tadi memperhatikan sikap Niko yang tidak mau disalahkan
Niko pun langsung diam,karna di sarkas oleh Dion bagian dari keluarga Baskoro. Niko merasa jika ucapan Dion memang ada benar nya
"Sudah lah mas,mulai sekarang jangan pernah kamu dekati atau temui lagi diri ku. Karna aku akan tetap pada keputusan ku yang tidak akan pernah mau melanjutkan hubungan ini
__ADS_1
Bagi ku menjalin hubungan itu,apalagi sampai jenjang pernikahan butuh kejujuran,keterbukaan,kepercayaan, dan saling melengkapi. Jadi,aku mohon sekarang juga kamu pergi dari sini karna aku gak mau bersama dengan rombongan mu lagi. Kalian pulang bersama,dan aku mau tinggal disini bersama kedua sahabat ku yang tulus menyayangi aku"Ucap Monik panjang lebar,karna sudah tidak ingin bersama Niko dan melihat wajah nya
Monik merasa mereka semua sama saja,baik itu Niko maupun teman teman nya.Monik merasa mereka semua bekerja sama untuk membohongi Monik,karna Monik berfikir jika teman teman Niko sudah mengetahui status nya
"Dan,untuk barang barangku nanti aku yang jemput.Untuk sekarang kalian boleh pergi,karna sudah mengganggu ketenangan disini "lanjut Monik mengusir rombongan Niko
"Non tenang saja,nanti saya yang ambil barang barang anda ketempat anda menginap"ucap Dion sopan yang membuat Ardi semakin melebarkan senyum nya yang hanya dia yang tau apa arti nya
"Ihk,sombong sekali kau mon. Baru dapat sahabat begituan kau langsung tinggi hati,yang punya villa ini aja pun gak ada ngusir kamu. Kau siapa?"ucap resna lantang yang gak terima karna Monik mengusir mereka
Tapi,belum berapa lama resna berkata demikian.Suara bariton dari samping mama Imel langsung membuat mereka bergidik ngeri
"Aku perintahkan sekarang juga,kalian angkat kaki dari villa ini. Kalau tidak,aku akan mutilasi kalian satu per satu" Seru Ardi lantang membuat ke tujuh orang itu bergidik ngeri
__ADS_1
Setelah mendapat pengusiran dari tuan rumah langsung,mereka pun meninggalkan tempat itu buru buru.Karna mereka masih ingin hidup dan menikmati semua nya
Akhir nya Niko pun pergi meninggalkan villa yang ditempati rombongan baskoro dengan harapan kosong bahkan membuat nya seperti orang yang hampir frustasi