Kebahagiaan Janda Yang Tersakiti

Kebahagiaan Janda Yang Tersakiti
part 114


__ADS_3

Tiba saat nya Rya dan suami nya beserta kedua sahabat nya pun berangkat ke pusat perbelanjaan untuk melengkapi kebutuhan dapur dan semua kebutuhan dirumah


"Mah,nitip baby twins sama kakak Eci yah. Kami pergi dulu,takut kelamaan nanti pulang nya"seru Rya pamit pada mertua kesayangan nya itu


"Iya sayang,kamu tenang aja. Happy aja dulu,karna kamu pun selama menikah dengan putra mama belum pernah kan nongkrong bareng sahabat kamu ini"jawab mama Imel menunjuk Erin dan Monik


"Makasih mah"


Akhir nya Rya dan Ardi beserta sahabat nya pun bergegas ke dalam mobil. Ardi sengaja membawa mobil yang memuat penumpang 8 orang itu agar mereka ber enam bisa duduk bersama dalam satu mobil itu


"Bos,biar saya aja yang bawa mobil nya. Masa iya bos ku yang jadi supir ku?"seloro Dion yang membuat mereka terkekeh


"Hahaha,iya yah. Lucu jadi nya,Mon kamu duduk di samping Dion aja"Ardi yang tertawa pun ceplos menyuruh Monik duduk disamping Dion yang membuat Monik gugup

__ADS_1


"Eh,tapi kan..Kenapa saya duduk di depan? Bos aja lah"sahut Monik dengan gugup


"Udah deh Mon,kamu aja yang duduk dekat Dion. Masa iya bos duduk bareng Dion sementara pasangan nya ikut"ucap Erin sekena nya aja


Mau tak mau,akhirnya Monik pun menuruti ucapan mereka dan duduk di samping Dion membuat degup jantung nya semakin tidak beraturan


Di dalam mobil itu,mereka begitu bahagia terutama Rya karna untuk pertama kali nya ia belanja bersama kedua sahabat nya setelah perpisahan mereka beberapa tahun itu


"Bos,kita parkir ke bawah atau di depan ini aja?"ucap Dion ketika mereka sudah memasuki halaman pusat perbelanjaan paling besar di kota M


"Lebih baik di depan saja Ion,supaya lebih enak"sahut Ardi singkat


Dion pun memilih parkiran tepat dekat dengan pintu masuk agar mereka tidak terlalu jauh dan mereka bergegas masuk ke dalam untuk segera memburu keperluan rumah

__ADS_1


"Mas,kalian bertiga ikut juga? Atau kalian menunggu saja di situ sambil ngopi? Atau bagaimana? Nanti jika kami sudah selesai,kami hubungi kalian gimana?"tanya Rya sambil menunjuk sebuah tempat ngopi di tempat itu


"Ah iya,ide bagus sayang. Kami nongkrong di situ aja. Karna kan,biasa nya jika wanita sudah belanja pasti akan sangat memakan waktu yang banyak. Iya kan bro"sahut Ardi dan di iya kan Dion dan juga Angga


Rya,Erin dan Monik pun menuju tempat yang menjual berbagai jenis sembako karna memang itu lah yang paling utama untuk mereka incar sementara Ardi,Angga dan Dion menuju tempat ngopi itu untuk bersantai dan saling berbagi cerita


Tapi,baru aja menaiki eskalator menuju lantai dua dimana tempat khusus sembako itu berada sepasang mata sedang memperhatikan mereka dengan perasaan yang masih dipenuhi dengan rasa penyesalan


*Ternyata mereka bertiga benar benar persahabatan yang baik,hingga sekarang pertemuan mereka begitu bahagia dan dipenuhi dengan canda tawa hingga Monik sudah melupakan kejadian berapa hari yang lalu, apa aku minta maaf secara langsung dan tulus aja sekarang yah* gumam pria yang memperhatikan mereka itu yang tak lain adalah Niko


*Ya sudah lah,di tanggapi atau nggak itu urusan belakangan. Agar aku dengan lega menjalani hidup ku tanpa beban apapun*lanjut Niko bergumam


"Monik"....

__ADS_1


__ADS_2