
Begitu sampai diruangan wanita yang terbaring lemas yang ingin meminta maaf kepada mereka bahkan sudah mengeluarkan nafas yang begitu sesak didengar
Mama Imel,rya,Angga bahkan Ardi sendiri begitu terkejut melihat keadaan wanita yang terbaring lemas itu...
"Liana...."ucap mama Imel dan rya serentak dengan keterkejutan
Liana yang mendengar nama nya disebut langsung melihat kearah mereka dan mengulurkan tangannya untuk meraih mereka
Mama Imel,rya,Ardi dan Angga yang melihat nya langsung menghampiri Liana...
Sela yang melihat pemandangan itu sedari tadi sudah menangis sesenggukan dan Eci yang masih kecil memilih diam dengan urusan orang dewasa itu
"Te ri ma ka sih ka li an su dah da ta ng,a ku sa ngat ba ha gia"seru Liana dengan suara yang terbata sambil mengeluarkan air mata
Rya yang memang seorang wanita yang baik dan berhati lembut langsung meraih tangan Liana yang terulur dan gak kuasa juga menahan air mata nya yang sudah membendung sedari tadi
"Hiks,,,hiks,,,ma af kan a ku ry a,,,a ku du lu su dah me nya ki ti ha ti mu..a ku ber ni at me ru sak ru mah tang ga mu de ngan Ar di,ma af kan a ku,hiks hiks a gar a a ku te nang per gi"tangis Liana pecah ketika rya mau menyambut uluran tangan nya dan menggenggam nya erat
__ADS_1
Liana merasa sangat bersalah terhadap rya,karena rya benar benar wanita yang cantik hati dan rupa nya.Dan Ardi pantas berdampingan dan membina rumah tangga yang bahagia bersama rya karena Ardi juga adalah pria yang baik dan bertanggung jawab
"Iya iya,aku sudah memaafkan mu sebelum kamu minta maaf,sekarang kamu jangan mikirin hal yang tidak baik yah..aku yakin kamu akan sembuh,hiks hiks"rya juga menangis ketika memberi kekuatan untuk wanita yang pernah menjadi bagian dari masa lalu suami nya
"A a Ar di...ma af kan ju ga a ku ya a...kar na a ku ju ga te lah me noreh kan lu ka di ha ti mu da aan a ku ju ga ham pir mem bu at ru mah tang ga mu han cur...a ku mo hon ma af kan a ku,daaan a ku mo hon ja ngan per nah sa ki ti issstri mu kar na ry a a wa ni ta ba ik,tu lus daan can tik,hik hik a a a"Liana meminta maaf juga kepada Ardi dengan suara tersendat karena sudah tidak sanggup lagi
"Tan te i Mel,,,,ma af kan a ku kar na a ku ju ga per nah me nya ki ti ha ti Tan te...hik hik,,"lanjut Liana
Ketika Liana melihat Angga juga ia pun memanggil Angga agar mendekat pada nya
"Li..Lia..Liana...kamu harus kuat yah,kamu harus sembuh...mas tolong panggil kan dokter"rya yang menggenggam tangan Liana berteriak pada sang suami agar memanggil kan dokter tapi Liana menahan karena memang ia akan segera pergi untuk selamanya
"Ga aak per lu,ka li an su su dah me ma af kaan a a ku su su dah le le bih da ri cu cu kup....te te ri ma ka ka sih se se mua nya,a a ku per gi...haaaf aaaa"genggaman tangan Liana terlepas dari tangan rya krna Liana menghembuskan nafas terakhirnya sesuai dengan permintaan maaf nya yang sudah tersampaikan
"Liaaaannnaa"rya menangis dan memeluk tubuh Liana yang sudah terkujur lemas,lalu Ardi dan mama Imel merangkul rya dari belakang
Sela pun yang begitu menyayangi Liana merasa sangat kehilangan dan terpukul hingga sela menangis sesenggukan sementara Eci digendong Angga yang menangis juga
__ADS_1
Ardi perintah kan Angga untuk mengurus semua keperluan Liana mulai dari pembayaran biaya selama dirumah sakit hingga pemakaman
"Tuan Ardi, Nyonya Imel dan Nyonya rya terimakasih atas kebaikan kalian karena bersedia memenuhi keinginan nyonya Liana"sela menunduk kan kepala nya sebagi ucapan terimakasih nya yang begitu tulus
"Sama sama sel,setelah ini kamu gak usah kuatir karena tidak akan ada pekerjaan setelah kehilangan Liana..jika kamu mau,kamu bisa menjadi asisten istri ku karena sebentar lagi istri ku akan melahirkan...kapan pun kamu sudah siap datang lah kerumah"Ardi menepuk pundak sela seperti memberikan syarat agar sela tidak begitu takut tidak ada pekerjaan setelah kehilangan majikan nya
"Te terima kah tuan,anda sangat baik...dan saya bersedia tuan dengan tawaran tuan"sela menunduk kan kepala nya kembali sebagai ucapan terimakasih nya yang sangat tulus
"Ya sudah sekarang kita pulang ke rumah biar kita berangkat kan Liana dari rumah kita saja"mama Imel mendekati putra dan menantu nya
"Iya mah,itu lebih baik karena Liana sudah tidak punya siapa-siapa lagi.... terimakasih mah,karna mama sangat baik dan aku sangaaaat beruntung punya mama mertua seperti mama"rya memeluk mama Imel dengan hangat nya
"Mama juga beruntung punya menantu setulus kamu"mama Imel mencium kening menantu kesayangannya itu
Mereka pun bergegas pulang kerumah untuk menyiapkan semua keperluan pemakaman Liana...setelah mama Imel sudah memberi kabar kepada sang suami
bersambung......
__ADS_1