Kebahagiaan Janda Yang Tersakiti

Kebahagiaan Janda Yang Tersakiti
part 167


__ADS_3

"Ayo lah bu,tolong di angkat. Aku mau tahu,apakah istri ku pulang kerumah ibu atau bagaimana?" Niko yang sudah melakukan panggilan kelima tapi tak kunjung di jawab oleh mertua nya


Ibu nya Mela yang sudah bosan mendengar ponsel nya berdering,segera menghubungi putri nya terlebih dahulu. Ingin tahu,apa sebenarnya yang ingin di katakan suami nya itu agar tau memberikan jawaban untuk Niko


Tring tring


Ponsel Mela pun berdering ketika Mela hendak bersiap siap mau berangkat. Ponsel nya yang terletak di meja makan langsung di panggil Frans karna ponsel Mela berdering


"Mel,ponsel mu berdering. Ibu kamu ini yang menghubungi " seru Frans yang masih di meja makan menghabiskan susu nya Sementara Mela sedang ke dapur membantu bik Yem mengangkat piring kotor


Ibu..


Mela pun berlari kecil menuju meja makan dan mengambil ponsel nya serta mengusap tombol hijau itu pada layar nya dan sedikit menghindar dari keluarga Baskoro agar Mela merasa ada hal penting yang ingin di sampai kan oleh ibu nya


"Assalamualaikum buk,tumben ibu pagi pagi gini menghubungi Mela. Ada masalah apakah bu?" Ucap Mela yang merasa heran,karna gak biasa nya ibu pagi pagi nelpon. Mela kuatir ada yang terjadi


"Walaikumsalam nak,gak apa pa sayang. Apa salah ibu menghubungi mu? Ibu mau tau,kamu dimana nak?" jawab ibu nya Mela di seberang telpon yang ingin tahu keberadaan putri nya


deg


Mela terdiam,takut membuat ibu nya kepikiran. Mungkin suami nya Niko melaporkan hal yang gak gak pada ibu,tapi Mela tetap merasa tenang


"Ada apa ibu nanya seperti itu,hm? Aku baik baik saja buk,dan sekarang aku memang di rumah teman ku buk. Di kediaman keluarga Baskoro loh buk,orang terkaya di kota M. Ibu tau kan,keluarga Baskoro?" ucap Mela bahagia karna bertemu dengan orang yang baik dan tulus

__ADS_1


"Oh iya iya nak,ibu tau. Pernah ibu lihat di televisi,waktu pernikahan putra tunggal nya kalau gak salah tahun lalu" sahut Ibu Mela mengingat


"Pantes saja Niko menghubungi ibu,mungkin ingin menanyakan keberadaan mu nak. Pasti Niko gak tau kamu di sana kan nak" lanjut ibu Mela ingin tahu


"Oooh,jadi mas Niko menghubungi ibu? Ya udah bu,angkat saja. Ibu pura pura gak tau saja apa yang terjadi,supaya ibu tau apa yang akan di kata kan nya" Mela memberi saran pada ibu nya


"Baik lah bu,Mela mau berangkat kerja ini. Pokoknya pintar pintar ibu saja menjawab manusia gak tau rasa bersalah itu yah bu,Mela mau berangkat. Assalamualaikum "


"Iya nak,hati hati kamu yah. Walaikumsalam "


Obrolan mereka pun berakhir dan baru saja ibu Mela mematikan meletakkan ponsel nya di atas meja,tiba tiba ponsel nya sudah berdering lagi


*Hmm,ya sudah lah. Lebih baik aku angkat saja,apa yang ingin di kata kan nya* gumam ibu Mela dan mengusap tombol hijau pada layar ponsel nya


"Iss,kamu tuh yah Niko. Kebiasaan gak ucap salam dulu, lagian kenapa seperti orang kesetanan gitu kamu,hah?" ketus ibu Mela karna kesal


"Maaf buk,aku hanya ingin tau keberadaan istri ku. Karna aku begitu kuatir,Mela pulang gak bilang bilang" Ucap Niko dengan percaya diri nya


"Mela? Emang Mela Kenapa dan dimana? Jangan bilang putri ku gak lagi bersama mu!" ucap ibu Mela pura pura tidak tahu


"Ma ma maksud ibu gimana? Jadi,Mela gak ada disana buk? Ibu gak lagi bercanda kan?! Ibu beneran gak tau istri ku dimana? Iya buk?" Niko membondong ibu Mela dengan banyak pertanyaan membuat nya sedikit takut karna pemikiran Niko mertua nya tidak tau apa yang terjadi


"Emang ada masalah apa di antara kalian? Jangan bilang putri ku pergi dari rumah,kamu gak tau yah" ucap ibu Mela marah membuat Niko sedikit takut

__ADS_1


"Eh eh,itu anu buk. Ya sudah buk,aku tutup telpon nya dulu,karna aku mau hubungi kakak dulu siapa tau Mela main ke rumah kakak" Niko langsung memutuskan panggilan nya karna Niko salah menanyakan nya pada ibu mertua nya


*Aduuh,gimana ini? Ternyata Mela gak ke rumah ibu! Lalu,kemana kamu sayang? Jangan buat aku semakin takut kehilangan mu* gumam Niko takut


Niko yang begitu panik dan takut,karna dia tidak tau sama sekali kabar istri nya itu dan tidak tau keberadaan nya sedikit pun merasa seperti dunia nya runtuh. Berbeda dengan Mela yang bahagia ,tertawa lepas seperti tidak ada beban bersama Frans dari parkiran menuju ke dalam kantor yang membuat siapa saja melihat pasti mengira jika mereka berdua sepasang kekasih


"Frans,makasih yah. Kamu udah datang di saat yang tepat,di saat aku benar benar butuh tempat mengadu dan kamu malah mempertemukan ku dengan orang baik dan tulus seperti keluarga Baskoro " ucap Mela sendu dan kagum


"Sama sama. Sudah jangan sedih seperti itu,aku akan setia menunggu janda mu dan akan tetap membantu mu apapun yang kamu butuhkan" Frans membelai rambut Mela lembut membuat Mela ternyata sudah memiliki getaran sama hal nya seperti Frans


Cinta memang kita tidak tahu kapan datng nya,tanpa kita sadari ternyata cinta sudah hadir begitu saja di saat kenyamanan sudah meliputi hati kita


"Hmm,iya Frans. Ya sudah aku ke ruangan ku dulu yah. Semangat kerja nya" Mela membuat tangan nya semangat untuk Frans yang membuat Frans semakin berbunga bunga dan di ikuti anggukan nya


Mereka berdua pun berpisah di persimpangan jalan ruangan mereka.


"Nanti siang,kita makan siang bareng yah. Nanti aku hubungi kamu" seru Frans sembari berjalan


"Iya Frans,makasih" sahut Rya sedikit berteriak membuat Frans merasa peluang besar untuk mendapatkan cinta Mela semakin besar


Mereka pun melanjutkan ke ruangan mereka masing masing dengan suasana hati yang begitu bahagia pada kedua insan itu


*Aku berharap,kamu benar benar bisa menerima ku sebagai kekasih mu nanti dan kalau bisa langsung jadi suami kamu. Aku akan setia menunggu janda mu resmi,dan akan tetap menjaga hati di antara kita berdua agar tetap hangat sampai kita sah nanti nya menjalin hubungan* gumam Frans dengan wajah berseri dan senyum mengembang

__ADS_1


Jangan pernah bosan tinggalkan jejak yah kakak kakak🙏🤗♥️


__ADS_2