
Erin yang merasa nama nya dipanggil menoleh ke arah sumber suara di ikuti Angga juga. Dan,betapa terkejutnya Erin jika satu perjuangan nya dulu diperusahaan pak Stefan hadir di acara aqiqahan putra twin sahabat nya
Erin dan Angga pun yang setia menggenggam tangan Erin yang sudah mulai bucin akut kayak bos nya berjalan menuju rombongan pak Stefan yang juga ditemani Ardi dan rya
"Hai semua,apa kabar? Pak Stefan.."Erin menyapa mereka semua dan menyalami satu per satu
"Rin,kamu makin cantik. Kami aja tadi sampai pangling loh! Kamu nikah kenapa gak undang undang kita,hem?"salah satu dari mereka langsung bertanya to he poin sambil melempar pujian untuk Erin
Angga yang jadi salah tingkah karna mantan satu kantor Erin dulu menganggap nya sebagai suami sudah
Erin pun yang salah tingkah karna pertanyaan mereka langsung dimengerti rya. Seolah rya ingin menolong Erin dari sebuah masalah
"Maaf semua,mereka belom menikah. Tapi doa kan dalam waktu dekat ini mereka akan segera melangsungkan pernikahan,ya kan ngga..rin.."ucap rya yang sukses membuat mata sepasang kekasih itu membulat sempurna
Angga pun yang tidak mampu menolak tuntutan jawaban dari nona nya langsung menjawab nya mantap
"Iya,doa kan semua lancar yah. Dan,kami tidak akan lupa untuk mengundang kalian semua"senyum Angga berbinar
Semua para wanita dari rombongan pak Stefan merasa iri dengan Erin,karna ia dan sahabat nya rya bisa menikah dengan pria kaya dan juga tampan
"Wah Erin,kamu beruntung loh dapat suami kayak pak Angga"
"Iya,udah tampan..mapan lagi"
"Seandainya aku dulu yang mengundurkan diri dari perusahaan Stefan grup dan bekerja di perusahaan suami rya,pasti aku deh yang bakal menikah dengan pak Angga. Karna kan aku gak kalah cantik dari mu"ketus seseorang yang bernama Siska itu yang tidak menyukai rya dan Erin dari dulu
Angga yang mendengar itu,menatap wanita yang berkata dengan pede itu membuat Angga mual. Bagaimana tidak,Angga yang melihat penampilan nya bagai kan wanita malam yang berpakaian memamerkan belahan dada dan paha nya
"Ck,belom tentu"decak Angga spontan yang disambut gelak tawa mereka semua
Siska yang merasa ditolak secara langsung pun merasa malu dengan wajah nya yang merona
"Hus,mas gak boleh gitu! Liat tuh Siska,jadi malu mas"Erin yang merasa tidak enak memukul lengan Angga dan berbisik
__ADS_1
"Biarin aja,biar gak kepedean"jawab Angga cuek
"Sudah sudah semua,kalian semua jika lapar boleh kok ambil makanan nya duluan nunggu acara di mulai"rya yang melihat keadaan mulai tegang dan mengundang perhatian pun tiba tiba membuyarkan agar mencair kembali
"Maaf pak,karna hampir membuat kegaduhan. Biasa lah pak,para wanita ini sulit dimengerti"pak Stefan menepuk bahu Ardi pelan dan langsung dapat tatapan tajam dari wanita nya dan wanita Ardi
"Hehehe,bukan begitu maksud papa mah"pak Stefan merangkul istri nya dan dapat senyuman dari rya dan Ardi
Mama Imel yang datang menghampiri Ardi dan rya beserta rombongan Stefan grup pun menyapa semua nya
"Nak,rupa nya kalian disini. Ya udah ayok kesana karna acara akan dimulai"mama Imel merangkul menantu nya yang membuat semua disana merasa kagum dan haru
"Ternyata Nyonya Baskoro sangat lembut yah"
"iya,rya sangat beruntung"
"Memang keluarga Baskoro terkenal dengan keharmonisan berkeluarga"
Dan,masih banyak lagi bisik bisik kekaguman yang terlontar terhadap mertua rya dan rya sendiri. Rya pun merasa bangga dan bahagia krna mendengar semua ucapan dari para undangan itu
"Ya sudah pak,buk,kami permisi mau kedepan. Nanti kita lanjut obrolan kita yah pak,mari semua"rya yang dirangkul mesra pinggang nya dari samping pamit dari hadapan mereka karna acara akan dimulai
*
*
*
*
*
Di lain tempat seorang lelaki yang melihat rya dan keluarga baru nya yang begitu bahagia tanpa sadar meneteskan air mata nya
__ADS_1
Karna salah satu mantan teman sekantor rya yang bernama Dewi itu melakukan siaran langsung yang kebetulan berteman dengan nya
"Kamu benar benar pantes mendapatkan itu semua rya,karna kamu adalah wanita yang baik. Aku yang bodoh, melepaskan mu hanya akrna nafsu ku semata"lirih lelaki itu yang tak lain adalah Niko mantan suami rya sambil memejamkan kedua mata nya
Tiba tiba Niko berbinar sempurna karena melihat seorang anak kecil perempuan berada dekat dengan Ardi tersorot kamera teman nya dewi itu
"Apakah itu Eci? Ya Tuhan, ternyata putri ku sudah besar. Bahkan sangat bahagia dan dekat dengan tuan Ardi"Niko yang merasa sesak karena melihat putri nya begitu lengket dengan Ardi
"Papa ingin sekali memeluk mu nak,hiks hiks. Andai waktu bisa papa putar kembali,semua akan papa perbaiki. Dan tangan yang akan selalu kamu pegang sudah pasti tangan papa,hiks hiks kamu sangat cantik nak,sama seperti mama kamu"tangis Niko pecah ketika melihat keakraban putri nya dengan Ardi
Untung saja Niko hanya sendiri disana,karna kebetulan jam istirahat nya. Salah satu teman nya yang melihat keadaan Niko yang rapuh datang menghampiri nya
"Bro,kamu kenapa? kamu baik baik saja? dan apa yang terjadi?,hem?"teman nya yang bernama Alex itu memberikan nya pertanyaan beruntun
Semakin menjadi lah tangisan Niko,karna pertanyaan teman nya itu
"Aku bodoh Lex,bahkan sangat bodoh hiks hiks. Aku melepaskan berlian hanya demi batu kerikil yang ternyata mampu menimpa ku dengan sesak,hik hik"tangis Niko menyesali semua nya
"Maksud kamu apa? Aku gak ngerti! Sebenarnya apa yang kamu lihat?"Alex meraih ponsel Niko ditangan nya dan melihat apa yang membuat teman nya itu menangis sesenggukan
"Loh,ini kan tuan Ardi Baskoro. Apa yang membuat mu menangis? hah?"Alex menatap heran pada Niko
"Wanita yang disamping tuan Ardi itu adalah mantan istri ku yang kusakit dulu dan putri kecil yang menggenggam tangan nya itu adalah putri ku Lex,hiks hiks. Aku sangat sakit melihat putri ku begitu dekat dengan tuan Ardi"Niko menjelaskan semua nya sambil sesenggukan yang membuat Alex kaget
"Ja ja jadi,nona muda ini mantan istri mu? Wah,aku gak nyangka loh, ternyata wanita yang kau sia sia kan dipungut tuan Ardi Baskoro. Kamu bodoh ko,tapi ya sudahlah. Tuhan sudah mengatur takdir kita masing-masing termasuk mantan istri mu,kamu tidak perlu menangisi dan menyesali nya cukup kamu perbaiki tingkah mu agar kamu dipertemukan dan dipercayakan Tuhan kembali untuk mendapatkan wanita seperti mantan istri mu"Alex menepuk pundak Niko memberi nasehat dan semangat
"Iya Lex,semoga Tuhan masih percaya pada ku.Dan aku akan berubah, terimakasih yah Lex"Niko merangkul Alex dan menghapus air matanya
**bersambung....
Jangan lupa tinggalkan jejak yah🙏🙏🙏
like,vote,dan gift nya🙏🙏🤗🌹**
__ADS_1