Kebahagiaan Janda Yang Tersakiti

Kebahagiaan Janda Yang Tersakiti
part 120


__ADS_3

"Mon,kamu pulang sekarang atau besok aja? Karna tadi siang kamu udah bilang sama kakak kamu kalau pulang nya sekitar jam 8 an gitu"seru Rya pada Monik yang duduk di samping mama Rita setelah selesai makan malam


Posisi mereka sekarang sedang berada di ruang tamu,sedang bercengkrama hangat dan berbincang bincang menambah kehangatan di keluarga itu


"Hmm,gimana yah beb. Aku mau nya pulang sekarang aja,karna udah rindu juga dengan ponakan ku yang udah seminggu gak ketemu. Tapi,aku takut ngerepoti lagi"ucap Monik sendu


"Gak ngerepoti lah,aku siap kok untuk mengantarkan mu asal kamu gak keberatan aja"sahut Dion tegas yang memotong Rya untuk menjawab


Semua orang memandang pada Dion,merasa heran apakah Dion serius atau gimana. Karna Dion begitu semangat untuk berdua dengan Monik


"Kamu serius ini Ion? Jika kamu becanda,maka akan ku po.."

__ADS_1


"Saya serius bos,karna saya gak mau gaji saya di potong sama bos apalagi sampai 50%"Dion malah memotong ucapan bos reseh nya itu yang membuat semua orang tertawa


"Mas gak apa apa aku repotin? Karna gak apa apa juga,jika besok pulang nya karna ini udah malam. Aku tinggal telpon kakak sih"Monik yang sedikit gugup menjawab Dion sambil tertunduk membuat Ardi,Angga,Rya,dan Erin saling memandang


"Iya Mon,Dion gak merasa di repotkan kok. Malah Dion semakin bahagia bisa mengenal dan dekat dengan mu supaya Dion lebih cepat untuk mengutarakan perasaan nya pada mu"ucap Ardi tegas yang membuat wajah Dion memerah bak udang rebus


"Bos,jangan kayak kereta api gitu dong lancar sangat ngomong nya"sahut Dion kesal yang membuat semua nya tertawa


"Ayo buk,nak Monik jika pun jadi pulang di antar Dion hati hati yah nak. Kami mau ke atas dulu"mama Rita memapah nenek naik ke atas dan menyarankan Monik supaya hati hati jika jadi pulang


"Iya tante,terimakasih karna sudah menyayangi ku juga"ucap Monik sopan dan hanya di angguki mama Imel dan mama Rita

__ADS_1


Akhir nya tinggal lah mereka ber enam di ruang tamu itu yang masih saling sindir menyindir tentang kejombloan Dion dan Monik agar mereka segera jadian sebagai sepasang kekasih


"Jadi,gimana Mon? Kamu mau di antarin Dion kan,supaya lebih aman juga gitu loh"ucap Ardi yang membuat Dion sedikit semangat karna ada dukungan


"Iya beb,mau yah. Jadi,kami juga merasa tenang jika kamu bersama Dion"lanjut Rya menimpali ucapan suami nya


"Hmm,baik lah jika memang mas Dion merasa gak di repotkan. Aku mau di anterin sama mas Dion"Monik yang mau gak mau harus mau akhir nya menyetujui pendapat sahabat sahabat nya itu


Karna bagaimana pun,para sahabat nya itu tidak mungkin membiarkan diri nya mengalami hal yang tidak di inginkan maka nya disarankan untuk di antarkan Dion


*Yes...Terimakasih,nanti di perjalanan akan ku Utara kan perasaan ku ini. Karna aku gak bisa lama lama memendam nya sendiri. Urusan kamu terima atau gak itu belakangan,yang penting usaha aja dulu*gumam Dion ber yes ria dalam hati nya sambil menampilkan senyum termanis nya

__ADS_1


Apakah Dion akan mengutarakan perasaan nya pada Monik? Lalu,apakah Monik menerima nya???


__ADS_2