
"Eeeh,Frans?? Kok kamu ada disini? Kenapa bisa bersama mereka? Trus bareng siapa?" Erin yang melihat kedatangan sahabat nya Rya dan Ardi bersama Frans mantan sekantor mereka dulu
"Aish,kamu tuh yah. Dari dulu gak pernah berubah,pasti suami mu pusing dengan sikap bar bar mu. Sekarang yang mana dulu nih aku jawab?" tanya Frans balik sambil menggoda Erin di ikuti tawa semua nya
"Hahaha,baru nyadar kamu Frans? Walaupun udah mamak mamak tetap selalu begitu,selalu bar bar, hahaha" tawa Monik melihat Frans yang masih ingat dengan kelakuan mereka
"Uuh,terserah kalian aja deh. Frans,jawab pertanyaan ku terserah jawab yang mana dulu" ketus Erin sambil mengerucutkan bibir nya membuat semua orang tertawa kembali
"Iya iya,maaf yah maaf. Ini,tadi kami ketemu di ujung sana. Awal nya aku ragu mau negur,karna takut salah orang. Soal nya aku melihat mereka berdua terlalu mesra,karna yang aku perhatikan suami Rya kan dingin sedingin kutub utara" jelas Frans membuat dia harus mendapat deheman keras dari Ardi
"Ehem Ehem" dehem Ardi membuat Frans sedikit kikuk dan agak menundukkan kepala
*Mati aku* gumam Frans dalam hati nya sambil menggaruk tengkuk nya yang tidak gatal
"Hehehe,iya maksud saya bukan seperti itu Ar. Itu maksud saya,hmm anu" Frans yang masih sedikit takut karna tatapan tajam Ardi membuat nya susah untuk berkata kata,dan langsung di sambut tawa kencang Rya
"Hahahhhaa,Fransss. Kamu itu kenapa jadi begitu? Lucu tau,hahahaha. Suami ku bukan lah monster yang harus kamu takuti,sudah lanjut ucapan mu" Rya yang tertawa melihat raut wajah Frans membuat nya jadi tertawa
__ADS_1
"Ini Rin,aku dapat cuti dari kantor. Karna aku merasa,hidup ku butuh refreshing. Karna selama ini kegiatan ku kerja,pulang ke kost,makan,tidur,kerja lagi. Ahk,pokok nya gitu terus...Mau pulang ke kampung,mau jumpai siapa? Karna ayah ibu ku sudah gak ada lagi,saudara ku gak ada karna memang aku kan anak tunggal. Jadi,daripada aku suntuk mending liburan kan! Siapa tau aku bisa dapat jodoh di sini" Frans menjelaskan tujuan nya dengan raut wajah sendu
Ucapan Frans,mampu membuat mama Imel terenyuh. Mama Imel merasa,jika Frans hidup sebatang kara dan butuh rumah untuk pulang
"Ya ampun nak,jika kamu gak ada tujuan pulang. Kamu boleh kok datang ke rumah kami,dan kamu boleh anggap kami bagian dari keluarga mu. Iya kan pah" seru mama Imel yang mendapat tatapan aneh dari putra nya Ardi dan di angguk kan oleh papa Jimmy
"Mah,terlalu banyak nanti yang mendapat kasih sayang mama loh" ketus Ardi dengan raut wajah yang kecut dan langsung di tenangkan oleh istri nya yang memegang tangan nya
"Mas,jangan ngomong seperti itu dong. Kasian Frans,dia sama seperti Angga yang tidak memiliki keluarga lagi mas" bisik Rya tepat di telinga sang suami membuat hati Ardi akhir nya meleleh
Frans heran,ternyata Ardi yang dia kenal begitu dingin,kaku,arogan ternyata mampu mengatakan kata sederhana itu tapi sangat bermakna. Apalagi Ardi meminta maaf pada nya,yang hanya rekan kerja istri nya dulu
"Eh,paaa. Itu maksud ku Ar,gak perlu juga kamu minta maaf. Harus nya aku yang minta maaf,karna gak bermaksud ingin mendapat perhatian dari kalian. Tapi,murni itu cerita hidup ku kok" Frans yang begitu gugup,membuat Ardi tertawa renyah
"Hahahha,kamu itu kenapa sih? Hm? Sudah biasa saja dan santai saja,kamu sekarang bagian dari keluarga ku. Kamu boleh kapan saja datang ke rumah kami,dan panggil saja aku brother sama seperti Angga dan Dion memanggilku,Kamu paham?" Ardi merentangkan kedua tangan nya mengajak Frans untuk datang ke pelukan nya membuat Frans dan semua orang terharu
Tanpa menunggu lama dan berfikir lama, Frans langsung berhambur memeluk Ardi dan terisak haru di pelukan Ardi yang membuat semua orang melihat sisi lain Ardi yang begitu lembut dan baik hati
__ADS_1
*Hiks,siapa yang menaruh bawang di sini. Aku jadi mewek* gumam Erin yang menghapus jejak air mata nya
"Terima kasih Ar,terimakasih. Aku sangat bersyukur bisa menjadi bagian dari keluarga Baskoro yang terkenal begitu baik. Aku janji,akan menjadi bagian keluarga mu yang begitu kamu bangga kan nanti dan aku gak akan mengecewakan mu yang membuat nama baik Baskoro jelek,aku janji. Hiks" isak Frans yang terharu sembari dapat tepukan senang di pundak nya dari Ardi
"Sudah sudah,mewek mewek nya. Sekarang kita nikmati liburan kita ini,udah siang kan. Kita udah bisa makan siang dong yah..Dan,kamu Frans berapa lama liburan? Boleh lah kamu bareng kami aja yah! Boleh yah mas" Rya mencairkan suasana dan meminta persetujuan sang suami
"Iya istri ku yang cantik,boleh jika Frans pun setuju. Apa yang gak untuk istri cantik ku ini,hm?" Ardi memeluk istri nya dari samping dan mencium kening sang istri membuat semua yang melihat pun baper
"Ehem Ehem,dasar bucin kamu nak. Liat situasi juga lah,jangan mesra mesra an di depan kami semua. Liat tuh jeng,menantu kamu yang bucin nya udah akut sama menantu tersayang ku" mama Imel berdehem dan memberi pernyataan lucu itu pada besan nya dan membuat semua orang tertawa
* Aku sangat beruntung ya Allah,engkau pertemukan aku dengan mereka. Keluarga ini sangat harmonis,dan Rya pantas mendapatkan ini semua* gumam Frans dalam hati sambil tersenyum
Setelah Rya menyuruh pak Karto dan bi Iyem memesan makan siang dari kafe yang dekat dengan mereka berada yang tepat di pinggir pantai,akhir nya mereka pun makan siang dan penuh dengan kedamaian
Akhir nya Frans pun bergabung bersama dengan keluarga Baskoro menikmati liburan di Bali dan tinggal di villa tempat keluarga Baskoro berada setelah Ardi meminta nya
Frans yang begitu bahagia pun,tidak mampu menolak permintaan Ardi yang mulai sekarang akan menjadi kakak nya. Karna Ardi meminta nya,dan itu membuat Ardi juga merasa senang karna memiliki banyak saudara
__ADS_1