Kebahagiaan Janda Yang Tersakiti

Kebahagiaan Janda Yang Tersakiti
part 154


__ADS_3

Seminggu sudah keluarga Baskoro berada di pulau Bali yang indah itu menikmati liburan mereka,hingga kini saat nya mereka akan kembali ke kota M. Oleh oleh khas dari Bali tidak lupa mereka borong untuk di berikan kepada pak satpam san keluarga nya yang sudah menjaga rumah dengan baik dan juga untuk rekan rekan kerja


"Sudah selesai semua nya? Mm,bi Yem..itu semua barang barang kita udah di masuk kan kebagasi semua kan " Ardi yang memperhatikan sekeliling villa dan menanyakan bik Yem


"Udah den,semua sudah beres. Kita cuma tinggalkan jejak kaki kita aja di sini den,heheh" sahut Bik Yem sambil terkekeh pelan membuat semua ikut tertawa


"Hmm,pak Ar. Eh,maksud ku Ar terimakasih banyak untuk semua ini. Tadi nya aku liburan menggunakan tabungan ku yang gak seberapa itu,tapi karna kalian mengajak ku bergabung disini memberikan keuntungan jadi nya untuk ku" ucap Frans kagum sambil berseloro membuat dia harus dapat tatapn tajam dari suami bucin sahabat nya itu


"Hahhahah,iya iya Frans. Santai aja,suami ku pun berterima kasih juga karna selama bersama kami,kamu mampu membuat anak anak kami begitu ceria karna lelucuan kamu. Iya kan mas" seru Rya yang sengaja menjawab Frans karna melihat tatapn tajam sang suami


"Iya sayang ku" sahut Ardi singkat dengan wajah yang begitu lembut dan senyum yang hangat membuat Frans sedikit kesal


*Huuh,giliran istri nya aja yang ngomong dia bisa senyum. Tapi,kalau yang lain ngomong dia pasang wajah masam nya yang seasam jeruk nipis muda itu* gumam Frans dalam hati yang mengumpat Ardi

__ADS_1


"Jangan kau umpat aku dengan bahasa aneh mu! Kau mau aku gebukin?" ucap Ardi tegas membuat Frans kikuk karna seolah tau isi hati nya


"Eh eh,mana berani aku mengumpat mu? Karna aku masih ingin hidup panjang dan merasakan indah nya berumah tangga" sahut Frans dengan suara gugup membuat Erin dan Monik menertawakan nya


"Hahahahahah,ternyata kau masih ingin menikah Frans,hah? Hahahaha" tawa Erin dan Monik keras membuat Frans semakin kesal


Mama Imel dan orang tua yang lain memperhatikan tingkah anak anak muda di hadapan mereka hanya mampu geleng geleng kepala karna mereka terlalu konyol


"Ehhh,sudah sudah. Kalian terlalu membully putra ku Frans,mama gak setuju yah. Sudah semua,cukup kalian bully Frans,sekarang kita berangkat karna kita sudah di tunggu in itu" mama Imel menengahi mereka dan memberi pembelaan untuk Frans membuat Frans merasa tertolong


"Hmmm,terimakasih mama sayang. Mereka memang benar benar gak ada hati,huh! " Frans 000merangkul dan merengek manja membuat Ardi sedikit kesal


Baru aja Ardi ingin melayangkan tinju nya pada Frans,mama Imel langsung sigap menengahi

__ADS_1


"Sudah sudah,sekarang kita jalan" timpal mama Imel membuat semua mengikuti. Karna jika sudah mama Imel yang berbicara tidak akan ada yang berani membantah


Mereka semua pun bergegas menuju bus dan berlalu meninggalkan villa Leana yang memberikan tempat untuk mereka selama mereka tinggal di sana


Di dalam bus,ntah kenapa mama Imel ingin sekali menanyakan tentang pribadi Frans lebih dalam dan mengapa dia begitu sulit untuk mendapatkan kekasih. Karna jika di lihat dari tampang,dia memiliki paras yang tampan dan di lihat dari pekerjaan,dia memiliki pekerjaan yang bisa di katakan gaji nya mampu untuk memberi makan anak gadis orang


"Nak,kamu gak berniat gitu untuk menikah? Karna mama lihat wajah dan pekerjaan kamu mampu kok untuk memikat hati wanita. Tapi,sampai sekarang pun menantu ku wanita yang pernah kamu sukai dulu sudah memiliki anak lagi loh. Udah gitu usia mu udah lewat kepala tiga tuh,yang arti nya kamu udah perjaka tua" mama Imel yang secara to the poin mampu membuat Frans begitu kikuk karna mama Imel bisa tau jika diri nya dulu pernah menaruh hati pada wanita yang menjadi menantu kesayangan nya itu


"Eh,itu mah anu..maksud ku belum ada yang cocok. Karna sejauh ini belum ada yang mampu membuat ku berdebar dan jatuh cinta pada pandangan pertama mah,hehehe" kekeh Frans sedikit malu sambil menggaruk tengkuk nya yang tidak gatal itu


"Kalau begitu,kami doa kan semoga dalam waktu dekat ini ada wanita yang mampu membuat kamu jatuh cinta pada pandangan pertama yah nak" mama Imel mengusap pundak Frans seolah memberi semangat Di ikuti teriakan yang lain


"Amiiiiiiiin" ucap mereka semua serentak membuat Frans begitu terharu

__ADS_1


*Ya Allah,kabulkan doa kami ini semua. Kirimkan jodoh yang terbaik untuk ku,dan izinkan hamba tetap bersama mereka menikmati kebahagiaan yang begitu sempurna ini* gumam Frans dalam hati nya yang merasa kagum dan bahagia


__ADS_2