Kebahagiaan Janda Yang Tersakiti

Kebahagiaan Janda Yang Tersakiti
part 111


__ADS_3

"Loh,semua pada kemana bik? Kenapa belum ada yang turun untuk makan malam?"seru papa Jimmy ketika sudah berada dimeja makan pada bik Iyem yang sedang menyiapkan makan malam dibantu pelayan yang lain


"Hehehe,iya tuan. Mungkin masih kelelahan semua,kalau gitu biar saya panggilkan tuan"ucap bi Iyem berlalu meninggalkan meja makan menuju ke lantai dua


tok tok


"Tuan muda,non...ini bi Iyem untuk mengajak tuan dan nona muda untuk turun kebawah makan malam,karna Tuan dan Nyonya besar sudah menunggu dibawah"seru bi Iyem sopan dibalik pintu kamar Ardi dan Rya yang disambut baik oleh pemilik nya


"Eh,iya bi..sebentar lagi kami turun"sahut Ardi dari dalam yang sedang mengeringkan rambut sang istri


Bi Iyem pun berlalu menuju kamar Angga dan Erin,Monik,Adik adik,dan mama Rita juga nenek untuk mengajak mereka makan malam


Ketika Rya membukakan pintu kamar nya yang kebetulan bi Iyem lewat dari depan kamar nya.


"Bibi udah memanggil seluruh nya?"


"Udah non,kecuali ncus baby twins dan Eci juga ncus nya"


"Loh,kenapa bi? Di ajak aja semua..Ya sudah biar saya aja yang panggilkan,Bibi duluan saja turun "


"Baik non"


"Mas,kamu duluan saja yah. Biar saya panggilkan mereka,karna kan mereka pasti lapar juga"Rya pergi menuju kamar ncus dimana putra putri nya berada dan di iyakan sang suami


tok tok


"Nur..Rin..kalian sedang apa?"Rya yang sudah membuka pintu kamar para ncus setelah Rya mengetuk nya


"Eh,ibu..Ada apa bu? Baby twins sedang bobo bu,karna tadi setelah ibu beri ASI mereka kenyang trus bobo setelah bermain sebentar tadi bu. Tapi,kakak Eci sedang belajar itu bu"Rina yang menyambut majikan nya dan. menjelaskan keadaan

__ADS_1


"Hmm,kalau begitu ayo kita turun untuk makan malam. Kalian lapar juga kan,kita makan malam bersama"


"Tapi bu,baby twins sedang tidur. Kami nanti saja kalau gak bu,setelah ibu selesai"


"Sudah bareng saja ayo,gak apa apa baby twins di tinggal sebentar yang penting aman tempat mereka. Ayo kakak Eci,kita turun semua untuk makan malam kasihan yang lain udah pada nungguin loh"


Akhir nya mereka semua turun ke bawah,karna memang tinggal mereka saja yang belum hadir di meja makan.


"Maaf pah,mah,semua nya kami lama. Ya sudah kita lanjut makan malam kita"seru Rya dan sambil menghidangkan makanan dipiring sang suami Dan putri nya


"Iya,gak apa apa nak. Si kembar aman kan di kamar"sahut papa Jimmy lembut di iyakan Rya


Mereka semua pun menikmati makan malam dengan hikmat, baik itu keluarga maupun semua pekerja di rumah itu walaupun beda meja dari keluarga baskoro kecuali Dion yang memang sudah di anggap bagian dari keluarga Baskoro


Ketika Monik sedang mengambil daging ayam dari tempat penyajian itu,tiba tiba Dion pun ingin mengambil nya yang membuat Dion secara tidak sengaja memegang tangan Monik


"Ehem ehem"Ardi berdehem yang membuat Dion dan Monik buru buru saling menarik tangan mereka


"Jika perlu,lamaran terus"timpal Angga yang membuat semua tertawa


"Ya ampuuuun bos,apa an sih kalian berdua! Bocor amat. Emang asal yah lamar gadis orang apalagi gadis itu belum tentu suka sama saya bos"sahut Dion memberi kode untuk Monik yang membuat Monik menjadi bingung


*Apa mas Dion ada perasaan terhadap ku? Tapi,masa iya? Sejak kapan? Nanti Mas Dion karna kasihan pada ku,hanya karna aku sudah gagal sampai dua kali. Tapi...kata kata mas Dion tadi...Ah sudah lah,jangan terlalu berharap juga takut aku sakit lagi*Monik bermonolog dalam hati nya dengan berbagai macam pertanyaan


"Woi,bengong aja. Kasih jawaban tuh"Erin mengaget kan Monik yang terdiam bingung


"Hus,kamu tuh yah dasar bar bar!"kesal Monik sambil mengerucutkan bibir nya yang membuat semua tertawa


"Sudah sudah,kasihan Monik kalian efek terus. Jika memang mereka berjodoh,sejauh dan sebanyak apapun wanita yang dikenal Dion dan seberapa banyak lelaki yang mendekati Monik jika mereka yang berjodoh pasti akan jadi juga,kita doa kan saja semoga hal itu terjadi"mama Imel mencairkan suasana agar Monik tidak di garai lagi

__ADS_1


"Amiiiiiiin"jawab semua yang disitu dengan serentak membuat wajah Monik merona


Baik Dion maupun Monik merasakan debaran jantung yang begitu berdebar dan dengan salah tingkah mereka


*Huh,ini jantung kenapa begini pula lah. Membuat ku makin grogi saja*gumam Monik dalam hati


*Aku makin yakin,jika perasaan ku gak salah terhadap Monik. Aku harus segera ungkap kan,jika tidak Monik akan disambar pria lain,aku tidak mau itu terjadi *Dion juga bergumam dalam hati sambil melirik Monik


"Udah Ion,jangan di pandang terus. Langsung ungkap kan,nanti keburu ditikung yang lain loh"Ardi yang memperhatikan Dion seakan tau isi hati Dion membuat Dion semakin salah tingkah saja


"Bos apaan sih"Dion yang memang sudah selesai dengan makanan nya pun berlalu pergi ke dapur untuk mengambil air dingin dari kulkas


"Hei,mau kemana kamu? Main tinggal saja!"seru Ardi mengejek


"Mau ambil air dingin,untuk mendinginkan otak panas ku ini bos karna kelakuan bos!"Dion berlalu kedapur menuju kulkas besar itu


"Beb,jika hal itu benar kamu harus beri jawaban yang tepat untuk Dion yah...Karna Dion itu adalah pria yang baik dan juga bertanggung jawab "ucap Rya memberi pesan pada Monik yang membuat Monik melongo


"Apa an sih beb? Udah ah,bahas yang lain aja"Monik yang sambil membereskan sisa makanan di atas meja


"Jeng,ayo ah kita ke ruang keluarga saja. Mendengar pembahasan mereka membuat kepala pusing"mama Imel mengajak mama Rita dan yang lain untuk segera meninggalkan meja makan itu


"Iya memang mama sayang ku dan mama mertua ku. Ini khusus pembahasan anak muda,hahaha"sahut Ardi yang langsung dapat jeweeran pelan ditelinga nya dari mama Imel yang membuat Ardi meringis


"Dasar anak ga ada akhlak kamu yah,hm"mama Imel masih menjewer putra kesayangan nya itu


"Iya iya mah,ampun. Sakit loh mah,aish"ringis Ardi dan dilepas mama Imel


"Maka nya kamu tuh jadi anak jangan nyebelin sama orang tua,ayo jeng"ucap mama Imel menarik tangan besan nya dan disambut tawa Angga,Erin,Monik,dan Rya membuat Ardi jadi kesal

__ADS_1


"Maka nya mas jangan gitu sama mama,tuh rasa in enak kan jeweran mama,hahaha"Rya tertawa sambil memukul lengan sang suami yang membuat Ardi makin kesal


*Keluarga Baskoro benar benar harmonis,bahkan saling bercanda satu sama lain menambah kehangatan di keluarga ini. Aku bahagia melihat mu bahagia sahabat ku,dan aku juga berharap semoga selama nya seperti ini*gumam Monik yang menyaksikan semua itu


__ADS_2